Mengubah Niat Beraksi Menjadi Tindakan Nyata: La Nuit des Idées 2025 Ungkap Semangat Kerja Sama Prancis-Indonesia

Previous slide
Next slide

Lebih dari sekadar malam pertemuan penuh ide, serangkaian kegiatan selama satu minggu di empat kota di Indonesia telah mengubah perspektif tentang kemampuan individu dan kolektif dalam mewujudkan ide-ide menjadi suatu kemajuan nyata, sekaligus menunjukkan keberhasilan kemitraan Prancis dan Indonesia.

La Nuit des Idées diluncurkan di Paris pada tahun 2016 dan menjadi ajang berskala global yang setiap tahunnya mempertemukan ribuan orang di seluruh dunia dengan satu tujuan bersama, yaitu bersama-sama memikirkan kembali masa depan kita. Untuk edisi tahun 2025, festival internasional ini mengangkat tema “Pouvoir agir” atau “Saatnya beraksi”, mengajak publik mengeksplorasi kapasitas kita bersama untuk mengubah kondisi hidup dalam menghadapi tantangan besar dunia masa kini. 

Di Indonesia, hal tersebut menjadi perspektif yang sangat berarti selama periode 21–27 April lalu. Empat kota, yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya, menjadi tuan rumah bagi 29 acara yang menghadirkan sekitar 160 narasumber dan lebih dari 3.000 pengunjung. Jauh dari sekadar wacana intelektual, acara ini menunjukkan eratnya hubungan antara Prancis dan Indonesia serta potensi nyata yang lahir dari kolaborasi tersebut.

Peringatan Hari Lahir R.A Kartini: Pertukaran pandangan tentang hak-hak perempuan
Diskusi publik ‘Dinamika Hak-Hak Perempuan: Progresi atau Regresi?’ bersama moderator, Dr. Sari Damar Ratri, di IFI Thamrin, Jakarta, pada 21 April.

Pekan acara La Nuit des Idées dibuka bertepatan dengan peringatan Hari Lahir R.A Kartini atau hari peringatan kebebasan hak perempuan Indonesia, pada 21 April. Di Jakarta, diskusi “Dinamika Hak-Hak Perempuan: Kemajuan atau Kemunduran?” mempertemukan para pakar dari kedua negara untuk menelaah kemajuan dan kemunduran global terkait isu ini.

Pendekatan reflektif ini mencerminkan filosofi dari tema “Saatnya beraksi”, yaitu memahami mekanisme yang menghambat atau memperkuat pemberdayaan individu, baik dalam konteks ketimpangan gender, sosial, maupun wilayah. Kontribusi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Perempuan (UN Women Indonesia), Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM), akademisi Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Gadjah Mada (UGM), serta alumni program pendidikan Prancis menunjukkan bagaimana kerja sama pendidikan antara Prancis dan Indonesia memperkuat keahlian lokal.

Di Surabaya, pendekatan ini juga dilakukan melalui konferensi “Perempuan dalam Sains dan Kewirausahaan”, yang menghadirkan peneliti dan pengusaha perempuan lulusan Prancis untuk berbagi pengalaman mereka. Salah satunya adalah Yuliati Umrah dari Yayasan Alit, yang beberapa waktu lalu diundang ke Prancis. Yuliati mempresentasikan inovasinya dalam bidang pertanian lokal bagi petani muda sebagai contoh konkret pertukaran pengetahuan lintas batas.

Kecerdasan buatan untuk kemanusiaan
Lokakarya “La Nuit des Idées 2025” di Yogyakarta, pada 22 April, mengenai peran kecerdasan buatan dalam memperkuat kemampuan manusia melalui pendekatan ilmu humaniora.

Di Yogyakarta, Institut français Indonesia (IFI) dan UGM mengeksplorasi dimensi lain dari “kemampuan untuk bertindak” masa kini, peran kecerdasan buatan (IA) dalam pemberdayaan manusia. Lokakarya bertema “Enhancing AI Society through Humanities Sciences: Freedom to Act, Ability to Do” mempertemukan para ahli Prancis dan Indonesia untuk menjawab pertanyaan penting: bagaimana IA dapat memperkuat kapasitas manusia, alih-alih menggantikannya?

Pemikiran maju ini sejalan dengan kekhawatiran yang diangkat dalam sebuah forum di Paris, yakni dalam menghadapi “guncangan besar dunia”, regulasi publik seperti apa yang harus diciptakan? Diskusi tersebut membangun visi bersama mengenai teknologi yang mendukung perkembangan manusia.

Kompetisi Debat “Le Grand Débat”: Pemuda, sains, dan masyarakat dalam (inter)aksi
Kompetisi debat “Le Grand Débat”, di IFI Jakarta, pada 25 April, mempertemukan pemuda, alumni, dan pakar untuk berdialog tentang aksi nyata menghadapi ketimpangan dalam masyarakat.

Pada Jumat, 25 April, IFI Jakarta menggelar format acara baru, “Le Grand Débat – Pouvoir agir”. Layanan kerja sama sains dan universitas menyelenggarakan acara yang menciptakan dialog antargenerasi antara dua puluh pemuda, tiga alumni program pertukaran Prancis-Indonesia, serta empat pakar dari kedua negara (dosen, sosiolog, dan pakar komunikasi Lembaga Swadaya Masyarakat/LSM).

Pertanyaan utama “Bagaimana bertindak menghadapi ketimpangan?” mengungkap kedewasaan pemikiran generasi muda. Kompetisi debat oleh para kandidat muda dan pelatih alumni mereka dilanjutkan dengan diskusi bersama para ahli. Topik kompleks pun bermunculan, seperti bahasa sebagai hambatan atau alat kebebasan, perampasan wilayah oleh komunitas lokal, hingga perasaan ingin memiliki dampak nyata terhadap lingkungan sekitarnya.

Malam tersebut menjadi wujud nyata dari semangat La Nuit des Idées, mengubah kilas balik akademik menjadi keterlibatan dalam masyarakat, menciptakan jembatan antara pendidikan, penelitian, dan aksi masyarakat lintas generasi dan batas geografis.

Acara “La Matinée des Idées”: Tempat bertemunya berbagai ide
Duta Besar Prancis, Y.M. Fabien Penone, berdialog langsung dengan peserta pameran dalam acara ‘Matinée des Idées’ di IFI Thamrin, Jakarta, pada 27 April.

Puncak acara ini berlangsung pada Minggu, 27 April, lewat penyelenggaraan acara “Matinée des Idées” yang inovatif di Jakarta. Sekitar 1.500 pengunjung menjelajahi stan dari 27 LSM dan institusi, menciptakan ruang nyata bagi lahirnya berbagai solusi konkret.

Keragaman wilayah asal dari para mitra dan peserta acara menunjukkan semangat masyarakat Indonesia. Organisasi dari Jawa, Kalimantan, hingga Papua bersanding dengan lembaga penelitian Prancis, seperti Institut de Recherche pour le Développement (IRD) dan Centre de coopération Internationale en Recherche Agronomique pour le Développement (CIRAD). Ajang temu ini telah membantu mengidentifikasi sinergi baru antara keahlian ilmiah Prancis dan inovasi sosial Indonesia.

Tembok ekspresi, yang menampung 276 pesan dari pengunjung dari berbagai usia, menjadi wadah aspirasi publik mengenai pesan perdamaian, pelestarian lingkungan, dan kesetaraan gender berdampingan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sadar dan peduli terhadap tantangan global.

Kunjungan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Y.M Fabien Penone, yang meluangkan waktu untuk berdialog dengan setiap peserta pameran, menegaskan pentingnya nilai diplomatik yang diberikan terhadap kemitraan lapangan semacam ini.

Keharmonisan, keberlanjutan, dan komitmen
Seminar “Kiprah Perempuan dalam Sains & Kewirausahaan” di IFI Surabaya, pada 25 April.

Beragam rangkaian acara ini bukan sekadar menjadi forum cara pandang bersama, melainkan menghasilkan dampak nyata bagi kerja sama antara Prancis dan Indonesia. Pertemuan antara Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memiliki berbagai misi, IFI, CIRAD, dan IRD telah menghasilkan peluang-peluang baru untuk kerja sama riset ilmiah.

Inovasi-inovasi yang dipresentasikan dalam bidang daur ulang kreatif maupun upaya melawan polusi plastik laut kini didukung oleh jaringan kerja yang semakin kuat. Bahkan, acara ini menunjukkan nilai dan prinsip keberlanjutan, seperti disediakannya ratusan gelas pakai ulang oleh mitra Balikin, seluruh katering berbasis nabati, logistik yang dikelola. Keselarasan antara apa yang disampaikan dan apa yang dilakukan benar-benar meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta.

Selain itu, salah satu pembicara dalam konferensi “Perempuan dalam Sains dan Kewirausahaan” di Surabaya dan rekan-rekannya telah merancang rencana berikutnya, yaitu menyelenggarakan konferensi dalam ajang International Youth Conference for Fair Trade and Sustainable Development yang dijadwalkan berlangsung di Bandung dan Surabaya pada 27 Oktober hingga 2 November 2025, dengan fokus undangan yang ditujukan kepada negara-negara di Afrika dan Asia.

Pendorong kerja sama Prancis-Indonesia
Foto bersama Duta Besar Prancis, Y.M Fabien Penone, di tengah rangkaian kegiatan ‘Matinée des Idées’.

La Nuit des Idées 2025 di Indonesia bukan hanya sekadar tema, tetapi juga membuktikan bagaimana kerja sama lintas sektor dan lintas generasi dapat berjalan secara efektif. Empat Institut Prancis di Indonesia berhasil menyesuaikan tema global dengan konteks lokal, melibatkan mitra media lokal, dan bersama-sama menciptakan sebuah acara yang benar-benar mencerminkan semangat kolaborasi Prancis-Indonesia.

Pendekatan ini sangat selaras dengan semangat “kemampuan untuk beraksi” dengan memperkuat inisiatif lokal di Indonesia maupun Prancis, dengan bertumpu pada jaringan internasional. Hal ini menunjukkan bahwa kerja sama sains, pendidikan, dan budaya dapat mendorong lahirnya solusi atas berbagai tantangan zaman, mulai dari krisis iklim hingga perkembangan kecerdasan buatan, termasuk isu kesetaraan.

Liputan media yang luar biasa menjadi bukti bahwa masyarakat peduli dengan tema yang diangkat. Acara La Nuit des Idées 2025 lebih dari sekadar ajang unjuk gigi budaya Prancis di Indonesia, namun juga membuktikan bahwa kedua negara mampu bersama-sama menciptakan jawaban atas kegelisahan di zaman. Dinamika ini telah membentuk fondasi yang kuat untuk edisi-edisi selanjutnya sekaligus mendorong pendalaman kerja sama Prancis-Indonesia dalam menghadapi tantangan besar di abad ini.

Untuk informasi lebih lanjut dan melihat program lengkap La Nuit des Idées 2025, silahkan klik di sini.

Bayu Suseno

Bayu Suseno adalah mahasiswa doktoral yang sedang menempuh studi di bidang Statistika dan Sains Data di Institut Pertanian Bogor, Indonesia. Ia menjadi penerima beasiswa mobilitas penelitian Séjour Scientifique de Haut Niveau (SSHN) tahun 2024 dan tahun 2025 di bidang Informasi, Teknologi, Analisis Lingkungan, dan Proses Pertanian (UMR ITAP) di Institut Agro Montpellier, Prancis.

Simak kesan dan pesan Bayu selama menempuh perjalanan penelitiannya.

• Dapatkah Anda mendeskripsikan bidang penelitian Anda?

Bidang penelitian saya berfokus pada statistik dan data sains yang menitikberatkan pada pengembangan model statistik tingkat lanjut untuk memprediksi fase pertumbuhan padi. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan pendekatan kuantitatif dan data dari penginderaan jauh guna meningkatkan akurasi dan efisiensi prediksi, yang dapat diterapkan dalam bidang pertanian.

• Tahun ini, Anda berkesempatan untuk mengunjungi Universitas/Laboratorium di Prancis. Apa yang menjadi tujuan Anda dalam kunjungan ini?

Tujuan utama saya adalah untuk berkolaborasi dalam proyek penelitian bersama para ahli di bidang saya. Kegiatan ini mencakup pertukaran pengetahuan, peningkatan keterampilan dalam penulisan ilmiah, serta publikasi artikel di jurnal ilmiah bereputasi (Q1). Kunjungan ini juga memungkinkan saya untuk memperdalam keterampilan teknis dan metodologis saya, sekaligus memperkuat hubungan akademis antara universitas asal saya dan laboratorium tuan rumah di Prancis.

  • Apa pencapaian yang berhasil dilakukan pada kunjungan Anda ke universitas/laboratorium di Prancis?

Selama saya di Prancis, beasiswa ini memberikan saya kesempatan untuk belajar bahasa dan mengenal budaya Prancis. Saya juga mampu menulis dan mengirimkan artikel ilmiah untuk jurnal bereputasi tingkat Q1.
Selain itu, kunjungan ini memungkinkan saya memperluas jaringan profesional dengan membangun hubungan yang berharga dengan banyak kolega dan pakar di bidang saya.

  • Apa pengalaman paling berkesan yang Anda rasakan dari kunjungan Anda di universitas/laboratorium di Prancis?

Saya menetap selama tiga bulan di Montpellier, Prancis, dan itu merupakan pengalaman pertama saya di luar negeri. Salah satu pengalaman yang paling tak terlupakan adalah bisa hidup seperti orang Prancis: mengenal gaya hidup mereka, mencicipi makanan khas seperti keju, roti, croissant, dan baguette, sungguh luar biasa!

 

Orang-orangnya sangat ramah dan bersahabat, yang membuat kunjungan saya semakin menyenangkan. Pemandangannya sangat menakjubkan, dan momen bertemu salju untuk pertama kalinya menjadi kenangan yang magis. Secara akademis, mendapatkan kesempatan untuk menulis dan mengirimkan artikel ilmiah ke jurnal peringkat Q1 adalah sebuah prestasi yang sangat saya banggakan dan akan selalu menjadi salah satu momen penting dari kunjungan ini.

  • Bagaimana kunjungan Anda ke universitas/laboratorium di Prancis dapat bermanfaat bagi karier Anda ke depannya?

Pengalaman saya di Prancis memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan karier saya. Pertama, kunjungan ini memungkinkan saya untuk memperluas jaringan ilmiah melalui kolaborasi dengan peneliti dan pakar ternama. Kedua, kemampuan bahasa Prancis saya meningkat, yang merupakan aset berharga untuk kolaborasi internasional.

 

Selain itu, kunjungan ini membantu saya memperkuat kemampuan dalam menulis dan mengirimkan artikel ilmiah ke jurnal peringkat Q1.
Keterampilan baru ini, baik linguistik maupun ilmiah, akan memainkan peran penting dalam pengembangan karier akademis saya dan dalam pencapaian tujuan penelitian saya di masa depan.

Bayu sudah membuktikan bahwa pengalaman riset internasional bukan hanya memperluas wawasan ilmiah, tetapi juga memperkaya perjalanan akademik secara menyeluruh. Yuk, kini giliran Anda untuk mengambil peluang, menjalin kolaborasi global, dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia ilmu pengetahuan!

Mission (im)possible – Doctorants, inscrivez-vous au concours « Ma Thèse en 180 secondes Indonésie 2025 » !

Jeune chercheur-se en mission ? Il est temps de passer à l’action ! 

Le concours Ma Thèse en 180 secondes (MT180) revient pour sa 8ème édition en Indonésie. Votre mission, si vous l’acceptez : présenter votre sujet de thèse en 180 secondes, en français, avec une seule diapositive, et convaincre un public non expert.  

Pourquoi tenter la mission ? 

  • Pour faire connaître et comprendre vos recherches au grand public
  • Pour affûter vos capacités de communication orale et de vulgarisation scientifique
  • Pour rejoindre un réseau actif de jeunes chercheurs indonésiens francophones
  • Et pour vivre une expérience unique… sous pression ! 

Gains :

  • Un coaching professionnel à la vulgarisation scientifique, à l’expression orale, non verbale et à la scénarisation
  • Une finale nationale à Jakarta le 15 août 2025 avec certificat de participation  
  • Le ou la lauréat-e remportera une bourse de mobilité (jusqu’à 1 500 €*) pour participer à un colloque scientifique international
  • Pour plus d’information, consultez le règlement officiel du concours suivant


Consultez le règlement officiel du concours MT180 Indonésie 2025

Conditions pour intégrer l’opération :

  • Être de nationalité indonésienne
  • Être inscrit en doctorat en 2024-2025, ou avoir soutenu votre thèse en 2023-2024
  • Pouvoir présenter votre sujet en français (le coaching vous aidera !)
  • Ne pas avoir été finaliste national auparavant
  • Être disponible en personne le 15 août à Jakarta pour la grande finale du concours 
  • Informer votre directeur de thèse de votre participation
  • Remplir le formulaire de candidature avant le 4 juillet 2025 à 23h59 (heure de Jakarta) 


Formulaire de candidature au concours MT180 Indonésie 2025

Relevez le défi !

Pour vous inspirer, (re)visionnez la finale MT180 2024 et découvrez comment d’autres doctorant-es ont su captiver leur public. 

https://www.youtube.com/watch?v=yNgecRb7p_Q

*Bourse soumise à validation du projet par l’IFI

Mission (im)possible – Ayo Mahasiswa Doktor, Daftarkan Diri Anda pada Kompetisi “Ma Thèse en 180 secondes” (MT180) Indonesia 2025! 

Apakah Anda adalah peneliti muda yang siap menjalankan misi? Ini saatnya beraksi! 

Kompetisi Disertasiku dalam 180 Detik (Ma Thèse en 180 secondes – MT180) kembali hadir untuk edisi yang ke-8 di Indonesia. Apabila Anda menyanggupi, misi Anda adalah mempresentasikan topik disertasi dalam 180 detik, dalam Bahasa Prancis, dengan hanya menggunakan satu slide presentasi, dan meyakinkan publik yang awam. 

Mengapa harus mencoba misi ini? 

  • Untuk memperkenalkan dan menjelaskan penelitian Anda kepada masyarakat umum 
  • Untuk mempertajam kemampuan Anda dalam berkomunikasi secara lisan, sekaligus mempopulerkan riset
  • Untuk bergabung dalam jaringan peneliti muda Indonesia frankofon yang aktif 
  • Dan untuk merasakan pengalaman unik… di bawah tekanan! 

Keuntungan yang diperoleh: 

  • Pelatihan profesional untuk mempopulerkan riset, berkomunikasi secara verbal maupun non-verbal, serta menulis naskah
  • Acara final akan diselenggarakan di Jakarta, pada 15 Agustus 2025 dan sertifikat partisipasi tersedia untuk peserta
  • Pemenang akan meraih beasiswa perjalanan (hingga 1 500 €)* untuk mengikuti konferensi ilmiah internasional
  • Untuk informasi lebih lanjut, silakan pelajari peraturan kompetisi di bawah ini


Lihat Peraturan Kompetisi MT180 Indonesia 2025

Ketentuan untuk berpartisipasi : 

  • Berkewarganegaraan Indonesia
  • Terdaftar sebagai mahasiswa doktor pada tahun ajaran 2024/2025; atau telah menyelesaikan disertasi Anda di antara tahun 2023 dan 2024
  • Mampu mempresentasikan disertasi Anda dalam bahasa Prancis (tersedia pelatihan untuk membantu Anda!)
  • Belum pernah menjadi finalis nasional di kompetisi-kompetisi MT 180 sebelumnya
  • Bersedia hadir secara fisik di Jakarta pada 15 Agustus 2025 untuk mengikuti acara final kompetisi
  • Menginformasikan keikutsertaan Anda kepada pembimbing disertasi Anda
  • Mengisi formulir pendaftaran selambatnya 4 Juli 2025, Pukul 23.59 WIB 


Formulir Pendaftaran MT180 Indonesia 2025

Ambillah tantangan ini! 

Sebagai inspirasi, mari saksikan lagi Final Kompetisi MT 180 edisi 2024 dan simak bagaimana para mahasiswa doktor memikat hati penonton. 

https://www.youtube.com/watch?v=yNgecRb7p_Q

*Beasiswa diberikan setelah divalidasi oleh pihak IFI. 

EFEO recrute un(e) assistant(e) principalement dans le domaine des bibliothèques et de l’édition

Vous êtes rigoureux, organisé et curieux, à l’aise aussi bien avec les livres qu’avec les logiciels de mise en page ? Vous aimez évoluer dans un environnement scientifique international, au croisement des cultures et des disciplines ? Rejoignez l’École française d’Extrême-Orient à Jakarta !

ENVIRONNEMENT PROFESSIONNEL

L’École française d’Extrême-Orient (EFEO) est un établissement public français de recherche, relevant du ministère de l’Enseignement supérieur et de la Recherche. Spécialisée dans l’étude des civilisations asiatiques, elle dispose d’un réseau unique de 18 centres répartis dans 12 pays du continent asiatique, qui permet à ses chercheurs d’être sur leurs terrains d’étude.

Le Centre EFEO de Jakarta est l’un des plus anciens et dynamiques du réseau. Présent en Indonésie depuis les années 1950, l’EFEO mène des programmes de recherche de haut niveau en archéologie, histoire, philologie, anthropologie et islamologie. Son Centre de Jakarta développe des partenariats durables avec les institutions indonésiennes et publie des travaux scientifiques, notamment dans la collection « Textes et documents nousantariens ».

Le Centre dispose d’une bibliothèque de référence, forte de plus de 12 000 ouvrages, ouverte aux chercheurs indonésiens et internationaux. Il accueille régulièrement des doctorants, des missions de terrain, des événements scientifiques et des programmes de publication.

PLACE DU POSTE DANS L’ORGANISATION

Le poste est situé au sein du Centre de l’EFEO à Jakarta. Le professeur Arlo Griffiths en est le responsable. L’assistant/assistante sera placé/placée sous son autorité hiérarchique et sous l’autorité fonctionnelle de la Directrice des bibliothèques à Paris pour ce qui concerne les missions documentaires.

MISSIONS

L’assistant/l’assistante gère les fonds documentaires du Centre et participe à la mise en œuvre de la politique documentaire définie par l’établissement. Elle/il assure le suivi et l’exécution des tâches qui concourent, en interne ou en sous-traitance, à la réalisation d’un projet d’édition scientifique.

ACTIVITES PRINCIPALES

Elle/Il est chargé/chargée des activités suivantes :

Dans le domaine de la documentation :

  • Catalogage dans le SUDOC d’ouvrages en langues indonésienne et occidentales.
  • Acquisitions en langues indonésienne et occidentales, concernant l’Indonésie et sa région selon la politique documentaire de l’établissement.
  • En concertation avec la responsable du fonds Asie du Sud-Est de la Bibliothèque à Paris, acquisitions en langues indonésienne et occidentales à destination de Paris.
  • Préparation et suivi des envois pour Paris.
  • Participation à l’accueil et au renseignement des lecteurs.
  • Participation aux tâches transversales (rangement des documents, reporting, etc.).

Dans le domaine de l’édition :

  • Contrôle de la conformité technique et de la qualité des documents reçus (structure, textes, images) et à chaque étape du processus de publication (format papier comme numérique).
  • Participation à la vérification et à l’application des règles orthographique, grammaticale, syntaxique et typographique des textes, à partir de fichiers Word.
  • Réalisation des maquettes à l’aide d’InDesign.
  • Mise en page (papier et numérique), dans le respect de la maquette et de la charte graphique.
  • Acquisition, création ou optimisation des illustrations à l’aide des logiciels Illustrator ou Photoshop.
  • Échanges, écrits ou oraux, avec les différents interlocuteurs : auteurs et sous-traitants (traducteurs, éditeurs, imprimeurs).
  • Gestion de la relation contractuelle avec les prestataires de service : demande de devis, suivi de contrats, traitement des factures et suivi du respect des engagements contractuels.
  • Diffusion des ouvrages publiés en Indonésie comme à l’international.
  • Estimation des coûts et respect du budget alloué.

Activités générales

  • Aide à la traduction de documents en langue indonésienne.
  • Rédaction et diffusion de contenus dans la newsletter de l’EFEO et sur les réseaux sociaux du Centre.
  • Contribution à l’organisation des évènements du Centre (manifestations scientifiques, réceptions invités et partenaires…).
  • Contribution à la continuité de service, notamment à la suppléance ponctuelle de la régie.

COMPETENCES

Connaissances et compétences techniques :

  • Notions de bibliothéconomie.
  • Connaissance des règles de typographie, de grammaire et d’orthographe en langue indonésienne.
  • Connaissance des normes de mise en page et de publication (papier et numérique).
  • Pratique avancée des logiciels de Publication Assistée par Ordinateur (PAO) : InDesign, Illustrator, Photoshop.
  • Maîtrise des outils bureautiques, notamment Word, pour la préparation et la correction des manuscrits, et Excel pour la gestion de données quantitatives.
  • Langues : indonésien, français (min. B1) et anglais (min. IELTS 5,5/TOEFL 500).
  • Diplôme niveau : Licence

Compétences organisationnelles et relationnelles :

  • Aisance relationnelle.
  • Réactivité et capacité d’adaptation aux contraintes de planning.
  • Rigueur et organisation.
  • Investissement personnel et dynamisme.
  • Aptitude à rendre compte.
  • Polyvalence, sens du travail en équipe.
  • Autonome.

Lieu de travail

Ecole française d’Extrême-Orient, Jl. Jeruk Purut Dalam no. 36A RT.6/RW.3, Cilandak Timur, Pasar Minggu Jakarta Selatan 12560 Indonésie

Conditions de recrutement

Dans le cadre de sa démarche en faveur de l’égalité professionnelle et de la diversité, l’EFEO s’engage contre toute forme de discrimination et encourage tous les candidats et toutes les candidates éligibles à transmettre leur candidature. Ce poste est disponible à compter du 1er juillet 2025. Ce poste est à temps plein, pour une durée de 12 mois, renouvelable.

Rémunération

Entre 7 000 000 et 9 000 000 IDR de bruts mensuels, selon profil et expérience.

Soumission des candidatures et contact

Veuillez adresser un CV, copies des diplômes et une lettre de motivation (en indonésien, en français ou en anglais) à l’attention de Monsieur Arlo Griffiths, responsable du Centre à arlo.griffiths@efeo.net.

Date limite de candidature

12 juin 2025

EFEO merekrut Asisten untuk perpustakaan dan penerbitan

Apakah Anda teliti, rapih, dan penuh rasa ingin tahu, senang mengelola buku dan terampil dengan perangkat lunak tata letak? Apakah Anda ingin bekerja di lingkungan ilmiah internasional, di persimpangan budaya dan disiplin ilmu? Bergabunglah dengan École française d’Extrême-Orient di Jakarta!

LINGKUNGAN PROFESIONAL

École française d’Extrême-Orient (EFEO) adalah lembaga penelitian publik Prancis di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi dan Riset, Republik Prancis. Dengan misi khusus untuk melakukan kajian kebudayaan Asia, EFEO memiliki jaringan yang unik dengan 18 pusat penelitian di 12 negara di seantero Asia, yang memfasilitasi riset di lapangan yang dilakukan para penelitinya.

Pusat penelitian EFEO di Jakarta merupakan salah satu yang tertua dan paling dinamis dalam jaringan ini. Hadir di Indonesia sejak tahun 1950-an, EFEO melakukan program penelitian tingkat tinggi di bidang arkeologi, sejarah, filologi, antropologi, dan Islamologi. Kantor perwakilan EFEO di Jakarta mengembangkan kemitraan jangka panjang dengan berbagai lembaga di Indonesia dan menerbitkan karya-karya ilmiah, terutama dalam seri “Naskah dan Dokumen Nusantara”.

Kantor EFEO di Jakarta memiliki perpustakaan dengan referensi lebih dari 12.000 buku, yang terbuka untuk peneliti Indonesia dan mancanegara. Secara rutin, kantor EFEO menjadi tuan rumah bagi mahasiswa program S2 dan S3, penelitian lapangan, acara ilmiah, dan program penerbitan.

POSISI

Pekerjaan ini berlokasi di kantor perwakilan EFEO di Jakarta, yang dikepalai oleh Prof. Dr. Arlo Griffiths. Asisten akan ditempatkan di bawah tanggung jawab hierarkis Kepala Perwakilan dan berada di bawah tanggung jawab fungsional Direktur Perpustakaan EFEO di Paris untuk tugas-tugas pustakawan.

MISI

Asisten akan mengelola koleksi perpustakaan dan ikut melaksanakan kebijakan dokumentasi yang telah ditetapkan oleh lembaga. Selain itu, asisten akan melaksanakan tugas-tugas terkait dengan penerbitan buku ilmiah.

TUGAS

Secari lebih rinci, asisten akan menangani tugas-tugas berikut ini:

Di bidang perpustakaan:

  • Katalogisasi buku dalam bahasa Indonesia dan Eropa di sistem daring Prancis terpadu (SUDOC).
  • Akuisisi buku mengenai Indonesia dan kawasan Asian Tenggara, sesuai dengan kebijakan dokumentasi lembaga.
  • Akuisisi untuk perpustakaan Paris, dalam konsultasi dengan penanggung jawab koleksi Asia Tenggara di Perpustakaan Paris.
  • Mempersiapkan dan memantau pengiriman buku ke Paris.
  • Membantu menyambut dan memberi informasi kepada para pembaca.
  • Membantu tugas-tugas lintas bidang (merapikan dokumen, membuat laporan, dll.).

Di bidang penerbitan:

  • Memeriksa kesesuaian teknis dan kualitas dokumen yang diterima (struktur, teks, gambar) pada setiap tahap proses publikasi (format kertas dan digital).
  • Ikut memeriksa dan menerapkan aturan ejaan, tata bahasa, sintaksis, dan tipografi pada teks, dengan menggunakan format Word.
  • Pembuatan tata letak buku dengan menggunakan InDesign.
  • Tata letak halaman (cetak dan digital), sesuai dengan pedoman grafis yang berlaku di seri-seri penerbitan EFEO.
  • Akuisisi, pembuatan, atau pengoptimalan ilustrasi menggunakan Illustrator atau Photoshop.
  • Komunikasi, baik secara tertulis maupun lisan, dengan penulis dan pihak lain (penerjemah, penerbit, percetakan).
  • Memantau hubungan kontrak dengan pemberi jasa: meminta penawaran, membuat kontrak, memproses faktur, dan memeriksa kepatuhan terhadap syarat dan ketentuan kontrak.
  • Distribusi karya yang telah diterbitkan di Indonesia dan ke luar negeri.
  • Membantu mengerjakan estimasi anggaran penerbitan.

Kegiatan umum

  • Membantu penerjemahan dokumen ke dalam bahasa Indonesia.
  • Penulisan dan penyebaran konten di newsletter bulanan EFEO dan di jejaring sosial EFEO Jakarta.
  • Kontribusi pada penyelenggaraan acara (kegiatan ilmiah, resepsi untuk tamu dan mitra, dan lain-lain).
  • Kontribusi pada kelangsungan pekerjaan harian, khususnya membantu dalam bidang keuangan

KETERAMPILAN

Pengetahuan dan keterampilan teknis:

  • Ilmu dasar tentang perpustakaan.
  • Pengetahuan tentang kaidah-kaidah tipografi, tata bahasa, dan ejaan dalam bahasa Indonesia.
  • Pengetahuan tentang tata letak dan standar publikasi (cetak dan digital).
  • Pengetahuan tingkat lanjut mengenai perangkat lunak penerbitan: InDesign, Ilustrator, Photoshop.
  • Kemahiran menggunakan perangkat lunak perkantoran, terutama Word, untuk persiapan dan koreksi naskah, serta Excel untuk manajemen data kuantitatif.
  • Bahasa: Indonesia, Prancis (min. B1) dan Bahasa Inggris (min. IELTS 5.5/TOEFL 500).
  • Tingkat pendidikan: S1

Keterampilan organisasi dan interpersonal:

  • Daya komunikasi interpersonal yang baik
  • Cekatan dan mampu beradaptasi dengan kendala jadwal
  • Ketelitian dan keterampilan organisasi
  • Dinamis dan berkomitmen
  • Kemampuan untuk membuat laporan
  • Fleksibilitas, keterampilan kerja tim
  • Otonomi

Lokasi kerja

École française d’Extrême-Orient (EFEO) Jl. Jeruk Purut Dalam no. 36A RT.6/RW.3, Cilandak Timur, Pasar Minggu Jakarta Selatan 12560 Indonesia

Ketentuan rekrutmen

Sebagai bagian dari komitmennya terhadap kesetaraan profesional dan keragaman, EFEO memerangi segala bentuk diskriminasi dan mendorong semua kandidat yang memenuhi syarat untuk melamar. Posisi ini dibuka mulai 1 Juli 2025. Posisi ini penuh waktu, untuk jangka waktu 12 bulan, kemudian dapat diperpanjang.

Gaji

Antara Rp 7.000.000 hingga Rp 9.000.000 kotor per bulan, tergantung dari profil dan pengalaman.

Pengajuan lamaran dan kontak

Mohon kirimkan CV, salinan ijazah dan surat lamaran (dalam bahasa Indonesia, Prancis atau Inggris) kepada Bapak Arlo Griffiths, Kepala Perwakilan EFEO Jakarta di arlo.griffiths@efeo.net.

Batas waktu pendaftaran

12 Juni 2025

Ouverture des candidatures pour le programme de bourses doctorales LPDP–France 2025

Qu’est-ce que la Bourse LPDP – France Programme Doctorat 2025 ?

Il s’agit d’un programme de bourse issu d’un partenariat entre l’Agence pour la Gestion des Financements de l’Éducation (LPDP) et le gouvernement français. Ce programme a pour objectif d’offrir aux citoyens indonésiens l’opportunité de poursuivre un doctorat en France, dans des domaines en ligne avec les priorités de développement de l’Indonésie.

L’objectif principal est de former une génération de chercheurs et de leaders indonésiens compétents, innovants, à la vision globale et spécialisés dans des domaines stratégiques pour l’avenir.

Qui peut postuler ?

La bourse est ouverte à tous les citoyens indonésiens remplissant les critères suivants :

  1. Être CPNS, PNS, membre du TNI ou de la POLRI ;
  2. Être titulaire d’un diplôme de master (S2) ;
  3. Ne pas être en cours ou diplômé d’un autre programme de doctorat (exceptions possibles avec justificatif d’arrêt) ;
  4. Être âgé de 47 ans maximum au 31 décembre 2025 ;
  5. Choisir un programme et une université listés par le LPDP ;
  6. Remplir toutes les exigences administratives et académiques ;
  1. Veuillez télécharger un certificat d’aptitude à la langue anglaise valable pour les deux (2) dernières années au plus tard, à compter de la date d’annonce des résultats des épreuves de la période d’inscription actuelle (25 juin 2025). Le certificat est délivré par ETS (ets.org) ou IELTS (www.ielts.org) avec un score minimum de compétence en anglais :
    • TOEFL iBT® : 72,
    • IELTS™ : 6.0,
    • DELF B2 ;
  2.  Les candidats qui ont obtenu un diplôme d’une université étrangère au niveau d’études précédent doivent joindre :
  • – les résultats d’équivalence du ministère de l’enseignement supérieur, de la science et de la technologie (https://kemdiktisaintek.go.id) ou du ministère des affaires religieuses (https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/)
  • Les résultats de la conversion de la moyenne générale du ministère de l’enseignement supérieur, de la science et de la technologie via la page https://kemdiktisaintek.go.id ou du ministère des affaires religieuses via la page https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/.
  • Capture d’écran de la demande d’égalisation des diplômes et/ou de conversion de la moyenne générale sur le site web du ministère de l’enseignement supérieur, de la science et de la technologie ou du ministère des affaires religieuses concernant l’égalisation des diplômes et la conversion de la moyenne générale pour les candidats dont l’égalisation des diplômes et/ou la conversion de la moyenne générale n’a pas été délivrée. La capture d’écran doit montrer l’identité du demandeur.
  1. Les candidats qui poursuivent actuellement un master (en cours) peuvent s’inscrire aux conditions suivantes:
  • S’inscrire à un programme d’études et/ou à une université de destination différents de ceux poursuivis ;
  • Les candidats qui réussissent la sélection de fond doivent rédiger et signer une lettre de démission adressée à l’école supérieure du programme d’études poursuivi et soumettre la lettre à LPDP au plus tard 14 (quatorze) jours calendaires après l’annonce de la réussite de la sélection de fond.
  • Les candidats sont tenus de présenter une lettre officielle de renvoi du programme d’études ou de l’établissement d’enseignement supérieur avant de signer la lettre de déclaration du bénéficiaire de la bourse.
  • Pour les candidats qui réussissent la sélection sur le fond et qui ne remplissent pas les conditions susmentionnées, LPDP peut annuler leur statut de candidat bénéficiaire d’une bourse d’études.
  • Pour les candidats qui terminent leurs études et obtiennent un diplôme avant l’annonce de la sélection sur le fond, le LPDP peut annuler leur statut de candidat boursier.
  1. Joindre une lettre de recommandation émise au plus tard 1 (un) an dans le même mois que la demande de bourse. Les lettres de recommandation peuvent être soumises de deux manières :
  • Le formulaire de lettre de recommandation en ligne, soumis en saisissant les données du recommandeur via l’application d’enregistrement, à savoir le nom du recommandeur, son institution, son poste, son adresse électronique active et son numéro de téléphone portable. En outre, LPDP enverra un courriel au recommandeur pour qu’il remplisse la recommandation, qui sera ensuite envoyée (soumise) à LPDP
  • Formulaire de lettre de recommandation hors ligne (upload) signé par le recommandeur, soumis en téléchargeant le document sur la demande d’inscription et en remplissant les données relatives au mois et à l’année de la lettre émise ou signée (modèle de format ci-joint).
  1. Pour les candidats ayant le statut CPNS / PNS, il est important de joindre une lettre de proposition ou de recommandation au moment de l’inscription à la bourse LPDP au moins signée par un fonctionnaire de niveau échelon II en charge du développement / développement des RH au ministère / agence ou gouvernement régional où le candidat travaille avec les dispositions ;
  • Proposer ou recommander au candidat de rejoindre la bourse LPDP – France Doctoral Programme 2025, et
  • Inclure le nom complet et le numéro d’identification de l’employé (NIP) du candidat.
  1. Pour les diplômés d’écoles officielles (non encore CPNS), il est essentielle de soumettre une lettre explicative de leur ministère ;
  2. Les candidats ayant le statut de soldat TNI dans tous les programmes de bourses LPDP doivent joindre une lettre de proposition adressée au LPDP et au moins signée par un responsable du développement des ressources humaines au siège du TNI / de l’armée de terre / de la marine / de l’armée de l’air pour participer au programme de bourses LPDP – France Doctoral 2025.
  3. Les policiers (POLRI) doivent fournir une lettre officielle de leur direction des ressources humaines ;
  4. La bourse est uniquement destinée aux classes régulières ou à d’autres classes déterminées par le LPDP, et n’est pas destinée aux classes suivantes :
  • Classe exécutive ;
  • Classe spéciale ;
  • Classe des employés ;
  • Classe longue distance ;
  • Classes internationales pour les candidats ayant des destinations d’études nationales ;
  • Classes organisées dans plus d’un pays universitaire ; ou
  • d’autres classes qui ne répondent pas aux dispositions du LPDP.
  1. Il est demandé de télécharger un document attestant que la moyenne pondérée cumulative (GPA) au niveau d’études précédent (Master / S2) est d’au moins 3,0 sur une échelle de 4,00 ou son équivalent, comme le prouve le relevé de notes original ou légalisé. Pour les candidats au doctorat issus d’un programme de master sans moyenne générale, il convient de joindre un certificat de l’université d’origine.
  2. Accepter la lettre d’engagement fournie dans la demande d’inscription à la bourse LPDP (points joints) ;
  3. Rédiger un profil personnel comprenant l’historique des études qui n’a pas été complété dans la demande d’inscription ;
  4. Présenter un plan de retour et de contribution en Indonésie après l’étude ;
  5. Si le candidat a des publications scientifiques, des résultats en championnat ou hors championnat et une expérience organisationnelle, il remplit l’historique des publications scientifiques, des résultats en championnat ou hors championnat et de l’expérience organisationnelle sur la demande d’inscription.

Comment fonctionne le processus de candidature ?

Le candidat doit s’enregistrer en parallèle :

Après la sélection administrative, l’IFI oriente les candidats vers un thème et un promoteur. Le directeur de recherche organisera un entretien et un processus de sélection supplémentaire. Les candidats qui sont sélectionnés et qui reçoivent une lettre d’acceptation inconditionnelle de l’université partenaire passeront la phase suivante.

Qu’est-ce que la bourse couvre ?

La bourse finance les éléments suivants :

Frais pédagogiques :

  • Frais de scolarité,
  • Frais d’inscription,
  • Aide à l’achat de livres,
  • Financement de la recherche doctorale,
  • Participation à des séminaires internationaux,
  • Publication dans des revues internationales.

Frais de soutien :

  • Billets d’avion,
  • Frais de visa,
  • Fonds de l’assurance-maladie,
  • Allocation de subsistance mensuelle,
  • Caisse d’allocations familiales.

Quel est le calendrier d’inscription et comment s’inscrire ?

L’inscription administrative est ouverte du 2 mai au 2 juin 2025.

Les candidats doivent remplir tous les documents requis avant la date limite.

  • Inscriptions : 2 mai – 2 juin 2025
  • Sélection administrative : 3 – 12 juin 2025
  • Annonce des résultats provisoires : 13 juin 2025
  • Période de recours : 14 – 16 juin 2025
  • Annonce finale : 25 juin 2025
  • Traitement de la LoA : 13 juin – 14 juillet 2025
  • Sélection substantielle : 14 juillet – 15 août 2025
  • Émission de la LoA : 25 août – 1er septembre 2025
  • Début des cours : à partir d’octobre 2025

Pour plus d’informations (programmes, universités partenaires), veuillez consulter le site du LPDP ou celui de l’IFI : www.ifi-id.com.

Pendaftaran Beasiswa Program Doktor LPDP–France 2025 Dibuka

Apa Itu Beasiswa LPDP – France Program Doktor 2025?

Beasiswa LPDP – France Program Doktor 2025 adalah program beasiswa hasil mitra kerja sama antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Pemerintah Prancis. Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) melanjutkan studi doktoral (S3) di universitas-universitas terkemuka di Prancis, dalam bidang-bidang yang menjadi prioritas pembangunan nasional Indonesia.

Tujuan utama dari program ini adalah untuk mendukung lahirnya generasi peneliti dan pemimpin Indonesia yang kompeten, inovatif, berwawasan global, dan memiliki spesialisasi di bidang yang strategis bagi masa depan bangsa.

Siapa yang Bisa Mendaftar?

Program beasiswa ini terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

  1. Termasuk CPNS/PNS/TNI/POLRI.
  2. Lulusan program magister (S2).
  3. Tidak sedang atau telah menempuh program doktoral (S3) lainnya sebelumnya, namun bagi pendaftar yang pernah menempuh studi S3 namun tidak menyelesaikan studi pada program doktor dapat mendaftar dengan melampirkan surat pemberhentian/sejenisnya sebagai mahasiswa/i dari perguruan tinggi tersebut.
  4. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran, yaitu berusia maksimal 47 (empat puluh tujuh) tahun.
  5. Memilih perguruan tinggi dan program studi sesuai ketentuan LPDP sebagaimana daftar terlampir.
  6. Memenuhi syarat administratif dan akademik sesuai ketentuan program beasiswa.
  7. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan (25 Juni 2025). Sertifikat diterbitkan oleh ETS (ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris:
  • TOEFL iBT® 72,
  • IELTS™ 6.0, atau
  • DELF B2 untuk bahasa Prancis.
  1. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan:
  1. Pendaftar yang sedang menempuh studi S2 (on going)dapat mendaftar dengan ketentuan berikut:
  • Mendaftar pada program studi dan/atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda dari yang sedang ditempuh;
  • Pendaftar yang lulus seleksi substansi wajib membuat dan menandatangani surat pengunduran diri yang ditujukan kepada perguruan tinggi atas program studi yang sedang ditempuh serta menyampaikan surat tersebut kepada LPDP paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah diumumkan lulus seleksi substansi.
  • Pendaftar wajib untuk menyerahkan surat pemberhentian resmi dari program studi atau perguruan tinggi sebelum penandatanganan surat pernyataan Penerima Beasiswa.
  • Bagi pendaftar yang lulus seleksi substansi dan tidak memenuhi ketentuan tersebut di atas, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.
  • Bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dan mendapat gelar sebelum pengumuman seleksi substansi, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.
  1. Melampirkan surat rekomendasi yang diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa. Surat rekomendasi dapat disampaikan dengan dua cara:
  • Surat Rekomendasi Online Form, disampaikan dengan cara menginput data pemberi rekomendasi melalui aplikasi pendaftaran yang terdiri dari nama perekomendasi, instansi, jabatan, email aktif dan nomor handphone. Selanjutnya, LPDP akan mengirimkan email kepada perekomendasi untuk mengisikan rekomendasi yang kemudian dikirimkan (submit) kepada LPDP.
  • Surat Rekomendasi Offline Form (unggahan) yang ditandatangani oleh pemberi rekomendasi, disampaikan dengan cara mengunggah dokumen pada aplikasi pendaftaran serta mengisikan data bulan dan tahun surat tersebut diterbitkan atau ditandatangani (contoh format terlampir).
  1. Bagi pendaftar berstatus CPNS/PNS, wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi pada saat pendaftaran beasiswa LPDP sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah tempat pendaftar bekerja dengan ketentuan;
  • Mengusulkan atau merekomendasikan pendaftar untuk mengikuti program Beasiswa LPDP – France Program Doktor Tahun 2025, dan
  • Mencantumkan Nama Lengkap serta Nomor Induk Pegawai (NIP) pendaftar.
  1. Bagi pendaftar yang merupakan lulusan Sekolah Kedinasan yang belum diangkat menjadi CPNS diperbolehkan mendaftar dengan mengunggah surat keterangan dari Kementerian/Lembaga yang menaungi sekolah tersebut dan menjelaskan bahwa pendaftar sedang dalam proses pengangkatan CPNS dan mendapatkan izin untuk mengikuti seleksi beasiswa LPDP sebagai pengganti surat usulan dari institusi pendaftar.
  2. Bagi pendaftar berstatus prajurit TNI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/ TNI AD/ TNI AL/ TNI AU untuk mengikuti program Beasiswa LPDP – France Program Doktor Tahun 2025.
  3. Bagi pendaftar berstatus anggota POLRI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada MABES POLRI untuk mengikuti program Beasiswa LPDP – France Program Doktor Tahun 2025.
  4. Beasiswa hanya diperuntukkan bagi kelas reguler atau kelas lain yang ditetapkan oleh LPDP, dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
  • Kelas eksekutif;
  • Kelas khusus;
  • Kelas karyawan;
  • Kelas jarak jauh;
  • Kelas internasional bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri;
  • Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi; atau
  • Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.
  1. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya (Magister/S2) sekurang – kurangnya 3,0 pada skala 4,00atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir. Bagi pendaftar jenjang Doktor dari program Master tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.
  2. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP (poin-poin terlampir).
  3. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran.
  4. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
  5. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi maka pendaftar mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi pendaftaran.

Bagaimana Skema & Proses Pendaftarannya?

Pendaftar diharuskan melakukan dua langkah pendaftaran secara paralel sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku, diantaranya :

Setelah lulus seleksi administrasi, pendaftar akan diarahkan oleh Institut français d’Indonésie (IFI) untuk memilih topik riset dari daftar yang tersedia dan menghubungi calon pembimbing (promotor). Pembimbing akan melakukan proses wawancara dan seleksi lanjutan. Pendaftar yang dipilih dan mendapatkan LoA (Letter of Acceptance) tanpa syarat dari mitra universitas dinyatakan lolos seleksi substansi.

Apa Saja yang Dibiayai?

Beasiswa LPDP – France Program Doktor 2025 memberikan pendanaan menyeluruh yang mencakup:

  • Dana Pendidikan
    1. Biaya Kuliah (Tuition Fee),
    2. Dana Pendaftaran,
    3. Dana Tunjangan Buku,
    4. Dana Penelitian Tesis,
    5. Dana Seminar Internasional,
    6. Dana Publikasi Jurnal Internasional,
  • Dana Pendukung
    1. Dana Transportasi,
    2. Dana Aplikasi Visa,
    3. Dana Asuransi Kesehatan,
    4. Dana Hidup Bulanan, dan
    5. Dana Tunjangan Keluarga

 

Kapan Jadwal Pendaftarannya dan Bagaimana Cara Daftarnya?

Pendaftaran administrasi dibuka mulai 2 Mei hingga 2 Juni 2025.

Pendaftar diharapkan melengkapi seluruh dokumen persyaratan sebelum tenggat waktu tersebut.

Tahapan seleksi beasiswa terdiri atas :

  • Seleksi Administratif (3 – 12 Juni 2025)
  • Pengumuman Hasil Seleksi Administratif Sementara (13 Juni 2025)
  • Pengajuan Sanggah*) (14-16 Juni 2025)
  • Pengumuman Hasil Sanggah & Hasil Seleksi Administratif Final (25 Juni 2025)
  • Pemrosesan LoA oleh Universitas (13 Juni – 14 Juli 2025)
  • Seleksi Substantif (14 Juli – 15 Agustus 2025)
  • Penerbitan LoA (25 Agustus – 1 September 2025)
  • Periode Perkuliahan paling cepat (Oktober 2025)

*) Sanggah merupakan bentuk klarifikasi Pendaftar atas hasil Seleksi Administrasi dan tidak dapat menggantikan informasi pada dokumen persyaratan yang telah disampaikan saat pendaftaran kepada LPDP.

Untuk informasi lebih lanjut, termasuk daftar universitas dan program studi yang direkomendasikan, dapat diakses melalui buku panduan yang terdapat di laman LPDP dan situs resmi LPDP atau www.ifi-id.com.

 

La Nuit des Idées 2025 : Pouvoir agir ?!

Du 21 au 27 avril 2025, la Nuit (ou plutôt, la “Semaine”) des Idées transforme votre ville en laboratoire de pensée vivant et créatif !

Un festival international exceptionnel qui donne la parole aux citoyens du monde 

Imaginez un événement où les frontières intellectuelles s’effacent, où les idées circulent librement, où chaque conversation peut faire naître un changement… C’est ça, la Nuit des Idées, un rendez-vous mondial né en 2016 à Paris qui réunit chaque année des milliers de personnes autour d’une même ambition : (re)penser ensemble notre avenir. 

Le thème 2025 : “Pouvoir Agir” 

Pour son édition 2025, la Nuit des Idées abordera le thème commun “Pouvoir Agir”. Un concept qui invite à réfléchir ensemble sur notre capacité à transformer le monde.  

De Jakarta à Paris, de Tokyo à Mexico, des centaines d’Instituts français vont explorer comment nos idées, nos engagements et nos innovations peuvent faire la différence face aux grands défis contemporains : climat, technologies, démocratie. Une opportunité exceptionnelle pour dialoguer avec des acteurs du changement et inventer des futurs possibles. 

Une semaine d’événements qui sera clôturée par un dimanche festif et participatif 

Dimanche 27 avril, de 6h du matin à 13h, à l’IFI Thamrin : Le festival des possibles.

Place à l’action et à la créativité ! Un rendez-vous participatif et ludique, pour tous les âges, qui transforme la réflexion en expérience concrète.

Au menu : 

  • Explorez les stands des ONG et des initiatives citoyennes. 
  • Inventez et fabriquez aux ateliers créatifs. 
  • Vibrez au rythme des performances artistiques engagées. 
  • Savourez et/ou cuisinez de délicieux mets écoresponsables. 
  • Dialoguez avec les acteurs qui réinventent le monde. 
  • Ressourcez-vous par des ateliers de méditation ou de réflexion collective. 
  • Capturez l’instant : coin photo souvenir (et surprises pour les chanceux du jour !) 

Un événement sponsorisé par :

Avec BALIKIN, nos idées se parent de responsabilité ! Pour cette édition 2025, notre nouveau partenaire s’engage concrètement en mettant à disposition du public 500 gobelets réutilisables. Un geste simple mais efficace : éviter le jetable et réduire notre impact environnemental. 

Qui peut participer ? Tout le monde ! 

Étudiants, artistes, entrepreneurs, familles, militants, curieux… Peu importe votre âge, votre origine ou votre parcours. La seule condition ? Avoir envie de penser, de comprendre et d’agir. 

Alors, prêt à réinventer le monde ? 

Parcourez le programme complet et réservez votre place. Cette année, la Nuit (ou “Semaine”) des Idées ne sera pas un événement auquel on assiste, mais où on sera acteur. 

Découvrez tous les autres événements de la semaine ici:


Programme de La Nuit des Idées 2025

La Nuit des Ideés 2025: Saatnya Beraksi?!

Mulai 21 hingga 27 April 2025, Malam (atau lebih tepatnya, Pekan) Pertemuan Ide siap mengubah kota Anda menjadi wadah ide yang hidup dan kreatif!

Sebuah festival internasional luar biasa yang memberi kesempatan kepada publik untuk bersuara 

Pernahkah Anda membayangkan, sebuah acara di mana batas-batas intelektual memudar, ide-ide bebas berkeliaran, bahkan setiap percakapan dapat melahirkan sebuah perubahan? Lahir pada tahun 2016 di Paris, La Nuit des Idées (Malam Pertemuan Ide), sebuah pertemuan tahunan yang mempertemukan jutaan orang dengan keinginan yang sama : untuk bersama-sama membayangkan kembali masa depan kita.

Tema tahun 2025: “Saatnya Beraksi” 

Untuk edisi tahun 2025, Nuit des Idées mengusung tema besar “Saatnya Beraksi”. Sebuah tema yang mengajak kita untuk merenungi bersama kemampuan kita untuk mengubah dunia. 

Dari Jakarta hingga Paris, dari Tokyo hingga Meksiko, ratusan Institut français akan mengeksplorasi bagaimana ide, komitmen, dan inovasi kita dapat menciptakan perubahan nyata dalam menghadapi tantangan saat ini seperti iklim, teknologi, dan demokrasi. Sebuah kesempatan yang luar biasa untuk berdialog dengan para aktor perubahan dan inventor masa depan. 

Acara sepekan yang akan ditutup pada hari Minggu yang meriah dan participatif 

Sebuah festival dengan beragam aktivitas akan hadir pada Minggu, 27 April 2025, Pukul 06.00-13.00 WIB di IFI Thamrin 

Saatnya beraksi dan berkreasi! Sebuah pertemuan partisipatif dan menyenangkan, untuk semua umur, yang mengubah refleksi menjadi pengalaman nyata. 

Apa saja kegiatannya? 

  • Mengeksplorasi stan NGO dan inisiatif komunitas. 
  • Menciptakan dan membuat sesuatu di lokakarya kreatif. 
  • Bergerak mengikuti irama pertunjukan seni. 
  • Mencicipi dan/atau memasak menu lezat yang ramah lingkungan.  
  • Berdialog dengan para agen perubahan. 
  • Menenangkan pikiran melalui workshop meditasi atau refleksi kolektif. 
  • Mengabadikan momen di pojok foto sebagai kenang-kenangan (dan temukan kejutan bagi pengunjung yang beruntung!) 

 

 

Acara ini didukung oleh:

Bersama BALIKIN, kami mengedepankan aspek tanggung jawab terhadap lingkungan dalam acara ini! Untuk edisi tahun 2025, mitra baru kami berkomitmen secara nyata dengan menyediakan 500 gelas guna ulang untuk pengunjung. Sebuah langkah sederhana, namun efektif: menghindari produk sekali pakai dan mengurangi dampak kita terhadap lingkungan.  

Siapa yang dapat berpartisipasi? Semua orang! 

Mahasiswa/pelajar, seniman, pengusaha, keluarga, dan siapapun yang memiliki antusiasme dan keingintahuan. Tidak ada syarat usia, daerah asal atau pengalaman tertentu. Satu-satunya syarat yaitu memiliki keinginan untuk berpikir, memahami dan beraksi. 

Jadi, siap untuk menata kembali dunia?  

Simak program lengkapnya dan daftarkan diri Anda. Tahun ini, Malam (atau “Pekan”) Pertemuan Ide bukan sekadar acara untuk ditonton, tetapi ajang untuk menjadi bagian dari perubahan. 

Temukan seluruh acara dalam sepekan di sini: 


Program La Nuit des Idées 2025