Residensi Rimbaud
Pada tahun 1876, Arthur Rimbaud singgah di Semarang, sebuah persinggahan istimewa dalam perjalanan yang membawanya hingga ke berbagai penjuru dunia. Seratus lima puluh tahun setelah kunjungan tersebut, Institut français d’Indonésie (IFI) meluncurkan program residensi penulisan Rimbaud, sebagai penghormatan kepada sosok yang menjadikan perjalanan sebagai bagian penting dari pengalaman menulis.
Program residensi silang antara Prancis dan Indonesia ini bertujuan membangun hubungan pertukaran sastra yang berkelanjutan antara kedua negara. Program ini bertujuan mendukung penciptaan karya kontemporer Indonesia, mendorong dialog antara warisan budaya Prancis dan Indonesia, serta memperkenalkan dan mengangkat kekayaan sastra Indonesia kepada publik Prancis. Dengan demikian, program ini turut memperkuat pengaruh timbal balik antara ekosistem sastra dan penerbitan kedua negara.
Program ini akan memungkinkan seorang penulis Prancis menjalani residensi selama tiga bulan di Semarang (September hingga November 2026), kemudian seorang penulis Indonesia akan menjalani residensi di Cité internationale de la langue française – Château de Villers-Cotterêts (8 Februari hingga 8 Mei 2027).
Cité internationale de la langue française
Terbuka terhadap dunia dan berakar kuat di wilayahnya, Cité internationale de la langue française merupakan ruang budaya dan kehidupan yang sepenuhnya didedikasikan untuk bahasa Prancis. Cité menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan bahasa Prancis serta dunia Francophonie melalui tiga pilar: budaya dan penciptaan, pendidikan dan pelatihan, serta penelitian dan inovasi. Cité bertujuan menampilkan bahasa Prancis sebagai sumber kreativitas dan pertukaran, pengembangan intelektual dan estetika, kesenangan, sekaligus sebagai sarana inklusi sosial, ekonomi, dan kewargaan.
Melalui program residensi seni dan penelitian ilmiahnya, Cité mendukung para seniman dan peneliti dengan menyediakan ruang untuk eksplorasi, penciptaan, dan pertemuan dengan publik. Dari sastra hingga komik, humor, teater, dan berbagai jenis musik, serta penelitian mengenai bahasa dan perkembangannya, setiap residensi menjadi kesempatan unik untuk mengeksplorasi dan berbagi berbagai sisi kreativitas francophone.
Ketentuan umum residensi
Tema:
- Disiplin: penciptaan sastra kontemporer (fiksi, novel, cerita pendek, narasi, puisi naratif)
- Tema: perjalanan; arsitektur; lanskap. Tema-tema ini harus mendukung refleksi sastra yang berakar pada dialog antara budaya Prancis dan Indonesia.
Durasi residensi:
- Residensi selama tiga bulan di Cité internationale de la langue française di Villers-Cotterêts, dari Senin, 8 Februari hingga Sabtu, 8 Mei 2027, dengan pembacaan karya di hadapan publik pada Sabtu, 20 Maret 2027.
Fasilitas yang ditanggung:
- Tunjangan hidup: setara dengan €1.500 per bulan selama 3 bulan;
- Tiket pulang-pergi kelas ekonomi kota tempat tinggal – kota residensi;
- Biaya visa;
- Akomodasi yang ditanggung langsung oleh Cité internationale de la langue française, berupa kamar individu. Selama masa tinggal, residen memiliki akses ke dapur yang dilengkapi peralatan dan ruang bersama. Akomodasi berjarak 5 menit berjalan kaki dari Cité dan 5 menit berjalan kaki dari stasiun Villers-Cotterêts, di pusat kota Villers-Cotterêts, dekat dengan toko kebutuhan sehari-hari dan restoran;
- Ruang kerja individu: Cité memiliki beberapa jenis studio: 3 studio individu (antara 19 dan 23 m²), 1 studio khusus seni rupa (58 m², dilengkapi wastafel), dan 1 ruang besar seluas 100 m² yang sesuai untuk kerja kolektif;
- Pendampingan profesional oleh seorang pendamping khusus;
Prasyarat
Penulis yang memenuhi kriteria berikut dapat mengajukan lamaran:
- Berkewarganegaraan Indonesia, masyarakat kota Semarang (dibuktikan dengan KTP), dan berusia di atas 18 tahun;
- Telah menerbitkan setidaknya satu karya fiksi (novel, kumpulan cerita pendek/puisi, narasi) melalui penerbit;
- Mengajukan proyek penulisan orisinal yang berkaitan dengan tema program;
- Bersedia mengikuti seluruh periode residensi di Cité internationale de la langue française, dari Senin, 8 Februari hingga Sabtu, 8 Mei 2027;
- Bersedia untuk melakukan pembacaan publik proyek penulisan pada Sabtu, 20 Maret 2027 dalam rangka Hari Internasional Francophonie.
Berkas lamaran:
Seluruh dokumen harus digabungkan dalam satu berkas PDF dan ditulis dalam bahasa Inggris:
1. Presentasi proyek (2 hingga 4 halaman) yang memuat:
- motivasi mengikuti residensi,
- catatan maksud dan tujuan proyek penulisan,
- arti penting residensi dalam perjalanan karier penulis,
- prospek penerbitan.
Setiap proyek yang memiliki keterkaitan khusus dengan wilayah francophone akan mendapat perhatian khusus dalam proses penilaian.
2. Portofolio: kutipan karya yang telah diterbitkan, artikel, tautan situs web, cuplikan video, dan lain-lain.
Dokumen yang dilampirkan dalam portofolio dapat ditulis dalam bahasa Indonesia.
3. CV sastra terperinci
4. Salinan KTP
5. Pas foto terbaru, berwarna, dan tampak seluruh badan
6. Sudah memiliki paspor, dengan masa berlaku minimal sampai Desember 2027.
Kriteria dan mekanisme seleksi:
Juri yang terdiri atas perwakilan Kedutaan Besar Prancis – Institut Français d’Indonésie, Alliance Française Semarang, Pemerintah Kota Semarang, dan Cité internationale de la langue française akan menilai lamaran berdasarkan kriteria berikut:
- Kualitas rekam jejak sastra kandidat;
- Kualitas dan relevansi proyek terhadap tema program;
- Keterkaitan proyek dengan konteks Indonesia dan pendekatan lintas budaya;
- Kemampuan kandidat untuk terlibat dalam dinamika pertukaran dan interaksi dengan publik setempat.
- Partisipasi dalam residensi mensyaratkan kemampuan bahasa Prancis tingkat dasar, yang memungkinkan peserta memahami dan menggunakan ungkapan sehari-hari serta berpartisipasi dalam percakapan sederhana dengan publik pada kegiatan yang diselenggarakan. Untuk mempersiapkan masa residensi sebaik mungkin, penerima residensi akan mengikuti kursus bahasa Prancis wajib yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Semarang.
Setelah tahap praseleksi berdasarkan berkas, kandidat yang lolos akan diundang untuk mengikuti wawancara daring guna membahas proyek mereka secara lebih mendalam.
Komitmen penerima residensi
- Memprioritaskan pengerjaan proyek yang diajukan dalam lamaran dan dipilih oleh juri, dalam bahasa penulisannya (bahasa Indonesia);
- Memiliki asuransi individu (tanggung jawab perdata dan repatriasi internasional) sebelum keberangkatan;
- Mencantumkan program Rimbaud dan para mitranya dalam setiap komunikasi terkait proyek serta dalam setiap publikasi selanjutnya;
- Menyelenggarakan presentasi publik atas hasil kerjanya sebelum residensi berakhir;
- Pada akhir residensi, menyerahkan teks singkat (kutipan, catatan maksud, atau bentuk bebas) yang memaparkan pekerjaan dan pengalamannya. Jika karya tersebut kemudian diterbitkan, memberikan lima eksemplar kepada masing-masing mitra.
Pembatalan dan pengunduran diri
Apabila mengundurkan diri setelah menerima tawaran residensi, penerima residensi wajib memberitahukan penyelenggara secara tertulis sesegera mungkin.
Penyelenggara berhak menawarkan residensi kepada kandidat yang masuk dalam daftar tunggu.
Apabila pembatalan dilakukan kurang dari 3 minggu sebelum residensi dimulai, penyelenggara berhak meminta penggantian biaya yang telah dikeluarkan dan tidak dapat dikembalikan (tiket pesawat, biaya visa, biaya penyelenggaraan), kecuali dalam keadaan kahar yang dapat dibuktikan.
Dalam hal terjadi keadaan kahar atau keadaan luar biasa yang menghalangi pelaksanaan residensi, penyelenggara berhak menunda, menyesuaikan, atau membatalkan program. Yang termasuk keadaan kahar antara lain:
- Perang, perang saudara atau tindakan terorisme, kebakaran, badai, banjir, epidemi, gempa bumi, kecelakaan nuklir atau kimia;
- Peristiwa politik di Prancis dan/atau Indonesia;
- Pemogokan yang menghambat kelancaran pelaksanaan residensi;
- Sakit atau kecelakaan, dengan menunjukkan surat keterangan medis.
Jadwal dan pendaftaran
Jadwal:
- Peluncuran panggilan aplikasi: 15 September 2026
- Batas akhir pendaftaran: 30 Oktober 2026
- Praseleksi berkas oleh juri: 13 November 2026
- Wawancara dengan kandidat yang lolos praseleksi: 20 November 2026
- Pengumuman penerima residensi: 24 November 2026
- Residensi di Cité internationale de la langue française: dari Senin, 8 Februari hingga Sabtu, 8 Mei 2027, dengan pembacaan publik pada Sabtu, 20 Maret 2027.
Batas akhir pendaftaran:
Lamaran harus dikirim sebelum 30 Oktober 2026 ke:
dinas_arpus@semarangkota.go.id
residences.citelanguefr@monuments-nationaux.fr
residencelitteraire@ifi-id.com