Bagaimana menulis cerita yang tampak sederhana tetapi tetap memikat?
Bagaimana membangun unsur absurditas tanpa kehilangan makna?
Dan yang terpenting, bagaimana menciptakan akhir cerita yang mampu mengjutkan pembaca?
Pertanyaan-pertanyaan inilah yang menjadi inti lokakarya “Écrire simple, c’est compliqué ? L’art de l’absurde et de la chute”, yang dipandu oleh Michaël Escoffier, penulis sastra anak asal Prancis yang telah menerbitkan lebih dari seratus buku dan karyanya telah diterjemahkan ke berbagai bahasa di seluruh dunia.
Diselenggarakan oleh Institut français d’Indonésie (IFI) pada 8 Mei 2026, lokakarya ini mempertemukan para pemelajar bahasa Prancis yang ingin mengeksplorasi teknik penulisan naratif melalui kesederhanaan, permainan absurditas, dan kekuatan kejutan naratif.
Melalui pendekatan khas karya-karyanya, Michaël Escoffier menunjukkan bahwa di balik cerita yang tampak ringan dan sederhana, tersembunyi sebuah proses penulisan yang mendalam, di mana setiap katanya sangat berarti. Dengan memainkan ekspektasi pembaca, ia mengajak para peserta untuk mengeksplorasi unsur humor, keberanian, dan imajinasi.
Para peserta diajak menelusuri tahapan penciptaan cerita: mulai dari membangun situasi awal, mengembangkan alur, hingga merancang akhir cerita yang tak terduga. Melalui berbagai latihan menulis, mereka kemudian menciptakan cerita pendek mereka sendiri dalam bahasa Prancis dengan menerapkan teknik-teknik yang telah dipelajari selama lokakarya.
Hasilnya adalah kumpulan cerita yang mencerminkan keberagaman imajinasi, kepekaan, dan sudut pandang para peserta, sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa dapat menjadi ruang untuk berekspresi, bereksperimen, dan berkarya.
Dari Kata Menjadi Gambar
Lokakarya ini tidak berhenti pada tahap penulisan.
Sebagai lanjutan dari proses kreatif, seluruh cerita yang dihasilkan kemudian disampaikan kepada mahasiswa Institut Kesenian Jakarta (IKJ) untuk diinterpretasikan secara visual. Setiap ilustrator menghadirkan perspektifnya masing-masing sehingga tercipta sebuah dialog antara sastra dan seni visual.
Kolaborasi unik ini mempertemukan para penulis pemula, pemelajar bahasa Prancis, dan seniman muda dalam satu ruang kreatif. Kata-kata yang lahir dari imajinasi para peserta memperoleh dimensi baru, sementara ilustrasi-ilustrasi tersebut menghadirkan interpretasi yang penuh perasaan dan unik terhadap setiap cerita.
Melalui program ini, bahasa Prancis menjadi lebih dari sekadar alat komunikasi: ia hadir sebagai sarana penciptaan, kolaborasi, dan dialog budaya antara Indonesia dan Prancis.
Sebuah karya kolaboratif: Petites histoires, grandes surprises !
E-book Petites Histoires, Grandes Surprises ! – Cerita Kecil, Kejutan Besar! merupakan hasil akhir dari petualangan bersama ini, yang mempertemukan imajinasi, bahasa, dan seni visual.
Buku ini mengumpulkan cerita-cerita yang ditulis oleh para peserta lokakarya di bawah bimbingan dan inspirasi dari Michaël Escoffier, disertai ilustrasi-ilustrasi orisinal yang dibuat oleh para mahasiswa Institut Kesenian Jakarta (IKJ).
Di dalamnya, pembaca akan menemukan beragam cerita pendek: kisah-kisah yang kadang lucu, kadang absurd, terkadang mengharukan, tetapi selalu penuh dengan kejutan.
Baca dan Unduh E-book
Buku elektronik ini menjadi bukti kekayaan pertukaran artistik dan pedagogis yang dapat lahir melalui pembelajaran bahasa Prancis. Buku ini juga menggambarkan komitmen Institut français d’Indonésie (IFI) dalam mempromosikan bahasa Prancis sebagai ruang berekspresi yang mendorong kolaborasi.
Kami mengundang Anda untuk menjelajahi cerita-cerita yang lahir dari lokakarya ini, menemukan dunia-dunia imajinatif para peserta, dan menikmati interpretasi visual dari para ilustrator muda Indonesia.
Unduh e-book dan temukan bagaimana kesederhanaan, absurditas, dan kejutan dapat melahirkan cerita-cerita yang tak terlupakan!