Arrum Hamid Harahap

Arrum Hamid Harahap adalah mahasiswa studi doktor di Universitas Andalas dan peneliti di dalam proyek KONEKI yang didanai oleh pemerintah Australia. Selama studi doktoral, ia fokus pada jasa ekosistem hutan bagi petani di Tapanuli, dengan tujuan memahami ketergantungan, ekosistem, serta visi mereka tentang manfaat hutan di masa depan. Pada tahun 2024, Ia memiliki kesempatan untuk memiliki relasi dengan Unit Penelitian Hutan dan Masyarakat di Pusat Kerja Sama Internasional dalam Penelitian dan Pengembangan Pertanian (CIRAD), melalui beasiswa mobilitas penelitian Séjour Scientifique de Haut Niveau (SSHN).

Simak kesan dan pesan Arrum selama menempuh perjalanan penelitiannya.

• Dapatkah Anda mendeskripsikan bidang penelitian Anda ?

Bidang penelitian saya meliputi pengelolaan sumber daya alam, konservasi hutan dan pesisir, sosial ekonomi masyarakat lokal dan masyarakat adat, dan adaptasi berbasis ekosistem untuk perubahan iklim.

• Tahun ini, Anda berkesempatan untuk mengunjungi Universitas/Laboratorium di Prancis. Apa yang menjadi tujuan Anda dalam kunjungan ini ?

Tujuan perjalanan penelitian saya ke Prancis adalah untuk menjalin hubungan dengan Unit Penelitian Hutan dan Masyarakat dari Centre de coopération internationale en recherche agronomique pour le développement (CIRAD), yang telah berkontribusi di Indonesia selama kurang lebih 30 tahun. Selama di sana, penelitian saya dikaji bersama dan kami mempelajari lingkup kerja di negara-negara dengan hutan tropis, serta mengeksplorasi peluang dan kolaborasi antar institusi di masa depan.

• Apa pencapaian yang berhasil dilakukan pada kunjungan Anda ke universitas/laboratorium di Prancis ?

Beasiswa ini memberikan saya kesempatan untuk belajar langsung di bawah bimbingan Dr. Plinio Sist dan Dr. Manuel Boisserie, yang telah terbukti memiliki rekam jejak kerja yang sangat kredibel di negara-negara tropis. Saya memaparkan hasil penelitian saya dalam forum yang diselenggarakan oleh Departemen Forest and Societies dan terhubung dengan kerangka kerja South East Asia Landscape for Sustainable Agriculture (SALSA) yang diinisiasi oleh CIRAD serta berbagai institusi pertanian di Asia Tenggara. Melalui beasiswa ini, saya diberikan peluang untuk mengeksplorasi kolaborasi lebih lanjut antara Universitas Andalas dan CIRAD, yang diharapkan dapat diwujudkan secara konkret pada tahun 2025.

• Apa pengalaman paling berkesan yang Anda rasakan dari kunjungan Anda di universitas/laboratorium di Prancis ?

Saya berada di Montpellier selama enam minggu. Dari sisi profesional, kunjungan ini memberikan saya kesempatan untuk membangun jejaring dengan para ilmuwan yang tergabung dalam jaringan CIRAD. Selain itu, saya juga terhubung dengan banyak peneliti yang berbasis di Montpellier, yang memiliki berbagai proyek penelitian di berbagai lokasi di seluruh dunia. Selama kunjungan tersebut, saya juga berkesempatan mempresentasikan hasil penelitian saya dan mendapatkan masukan berharga dari para peneliti di CIRAD.

• Bagaimana kunjungan Anda ke universitas/laboratorium di Prancis dapat bermanfaat bagi karier Anda ke depannya ?

Kunjungan saya ke CIRAD di Prancis memberikan manfaat besar bagi pengembangan karir saya ke depan. Selama kunjungan tersebut, saya tidak hanya memperluas jaringan profesional dengan para ilmuwan internasional, tetapi juga mendapatkan wawasan baru tentang pendekatan dan metodologi penelitian yang inovatif dalam bidang konservasi dan pengelolaan sumber daya alam. Pengalaman ini memungkinkan saya untuk meningkatkan kualitas penelitian saya di masa depan dan memperluas kolaborasi dengan institusi global, seperti CIRAD. Saya juga berharap kunjungan ini dapat membuka peluang untuk inisiasi proyek bersama, serta memperkuat hubungan antara Universitas Andalas dan CIRAD, yang dapat berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan implementasi praktis di bidang konservasi hutan dan pembangunan berkelanjutan.

Pengalaman Arrum bersama CIRAD menunjukkan betapa pentingnya membangun jaringan global dalam upaya menjaga sumber daya alam. Mari perluas langkah Anda dan jadilah bagian dari solusi dunia!

Miratul Khusna Mufida

Miratul Khusna Mufida adalah dosen di Politeknik Negeri Batam dan mahasiswa program doktoral di Université Polytechnique Hauts-de-France (UPHF). Penelitiannya berfokus pada deep learning mengenai kecerdasan buatan untuk prediksi hunian parkir yang berkelanjutan di lingkungan perkotaan.

Simak kesan dan pesan Miratul selama menempuh perjalanan penelitiannya.

• Dapatkah Anda mendeskripsikan bidang penelitian Anda?

Bidang penelitian saya berfokus pada pengembangan sistem berbasis kecerdasan buatan untuk memprediksi ketersediaan tempat parkir. Ini mencakup perancangan algoritma yang menganalisis data waktu nyata untuk mengoptimalkan manajemen parkir, mengurangi kemacetan perkotaan, dan berkontribusi pada pengurangan polusi udara.

Dengan menerjemahkan model teoretis menjadi aplikasi praktis, penelitian saya tidak hanya menyediakan solusi mobilitas cerdas, seperti memungkinkan pengendara merencanakan perjalanan dan memastikan tempat parkir yang nyaman, tetapi juga menangani masalah dunia nyata secara efektif. Pendekatan ini mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan dan mempromosikan mobilitas perkotaan yang berkelanjutan.

• Tahun ini, Anda berkesempatan untuk mengunjungi Universitas/Laboratorium di Prancis. Apa yang menjadi tujuan Anda dalam kunjungan ini ?

Tujuan kunjungan saya ke laboratorium di Prancis adalah untuk melanjutkan pengembangan penelitian doktoral saya, terutama dalam meningkatkan sistem prediksi ketersediaan tempat parkir berbasis kecerdasan buatan. Kunjungan ini juga memungkinkan saya untuk berkolaborasi secara erat dengan peneliti terkemuka dan memanfaatkan sumber daya canggih yang tersedia di laboratorium Prancis untuk menyempurnakan dan menerapkan solusi inovatif.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Indonesia dan Prancis dengan memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan keahlian, meningkatkan kapasitas penelitian, dan memberikan aplikasi praktis yang dapat mengatasi tantangan mobilitas perkotaan di kedua negara.

• Apa pencapaian yang berhasil dilakukan pada kunjungan Anda ke universitas/laboratorium di Prancis ?

Beasiswa ini memberikan kesempatan berharga untuk melanjutkan riset doktoral saya di Laboratorium Otomasi, Mekanika, dan Komputasi Industri dan Manusia, Université Polytechnique Hauts-de-France (LAMIH-UPHF), Prancis, dengan fokus pada topik terkini yaitu prediksi ketersediaan tempat parkir berbasis kecerdasan buatan. Penelitian ini merupakan kelanjutan dari proyek yang saya mulai selama studi doktoral, memungkinkan saya untuk terus berkontribusi pada pengembangannya di laboratorium Prancis.

Proyek ini telah menunjukkan kemajuan signifikan dan mendapatkan dukungan dari CNRS untuk pengembangan start-up. Dengan menjadi bagian dari perkembangan ini, saya dapat memastikan keberlanjutan dan kualitas penelitian saya. Selain itu, kolaborasi ini membuka peluang untuk membangun laboratorium bersama Indonesia-Prancis, sehingga memperkuat dampak positif penelitian bagi kedua negara.

• Apa pengalaman paling berkesan yang Anda rasakan dari kunjungan Anda di universitas/laboratorium di Prancis ?

Selama tiga bulan saya di Valenciennes, saya memiliki kesempatan untuk memanfaatkan sepenuhnya keahlian ilmiah dan teknis dari Universitas Polytechnique Hauts-de-France. Pengalaman ini sangat memperkaya dari segi profesional. Saya dapat berkolaborasi dengan peneliti terkenal dunia, yang memungkinkan saya untuk memperoleh keterampilan baru dan memperdalam pengetahuan saya di bidang saya.

Saya terlibat dalam berbagai proyek inovatif, memanfaatkan sumber daya dan teknologi canggih yang tersedia di universitas. Imersi ini tidak hanya membantu saya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang metode penelitian dan manajemen proyek ilmiah. Masa tinggal ini benar-benar merupakan keuntungan besar bagi perkembangan karier saya.

• Bagaimana kunjungan Anda ke universitas/laboratorium di Prancis dapat bermanfaat bagi karier Anda ke depannya ?

Kunjungan saya ke Universitas di Prancis memungkinkan saya untuk membangun jaringan penelitian internasional, berkolaborasi dengan peneliti terkenal dunia, dan belajar langsung dari mereka tentang cara melakukan dan menerbitkan penelitian. Pengalaman ini telah menjadi batu loncatan untuk pengembangan profesional saya, memungkinkan saya untuk bekerja secara internasional dengan tim profesional.

Keterampilan ini sangat penting untuk mengambil tanggung jawab di masa depan, seperti manajemen tim penelitian di universitas asal saya. Saya telah berpartisipasi dalam berbagai kegiatan ilmiah, seperti pertemuan penelitian, sesi brainstorming, seminar Tec-Log, dan saya telah mempresentasikan penelitian saya, menerima umpan balik berharga dari rekan-rekan di bidang yang sama.

Dengan tekad dan kolaborasi, Miratul berhasil membawa inovasi dari ruang riset menuju solusi nyata. Yuk, kini giliran Anda untuk mengikuti jejaknya dan menciptakan perubahan lewat sains dan teknologi!

Bayu Suseno

Bayu Suseno adalah mahasiswa doktoral yang sedang menempuh studi di bidang Statistika dan Sains Data di Institut Pertanian Bogor, Indonesia. Ia menjadi penerima beasiswa mobilitas penelitian Séjour Scientifique de Haut Niveau (SSHN) tahun 2024 dan tahun 2025 di bidang Informasi, Teknologi, Analisis Lingkungan, dan Proses Pertanian (UMR ITAP) di Institut Agro Montpellier, Prancis.

Simak kesan dan pesan Bayu selama menempuh perjalanan penelitiannya.

• Dapatkah Anda mendeskripsikan bidang penelitian Anda?

Bidang penelitian saya berfokus pada statistik dan data sains yang menitikberatkan pada pengembangan model statistik tingkat lanjut untuk memprediksi fase pertumbuhan padi. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan pendekatan kuantitatif dan data dari penginderaan jauh guna meningkatkan akurasi dan efisiensi prediksi, yang dapat diterapkan dalam bidang pertanian.

• Tahun ini, Anda berkesempatan untuk mengunjungi Universitas/Laboratorium di Prancis. Apa yang menjadi tujuan Anda dalam kunjungan ini?

Tujuan utama saya adalah untuk berkolaborasi dalam proyek penelitian bersama para ahli di bidang saya. Kegiatan ini mencakup pertukaran pengetahuan, peningkatan keterampilan dalam penulisan ilmiah, serta publikasi artikel di jurnal ilmiah bereputasi (Q1). Kunjungan ini juga memungkinkan saya untuk memperdalam keterampilan teknis dan metodologis saya, sekaligus memperkuat hubungan akademis antara universitas asal saya dan laboratorium tuan rumah di Prancis.

  • Apa pencapaian yang berhasil dilakukan pada kunjungan Anda ke universitas/laboratorium di Prancis?

Selama saya di Prancis, beasiswa ini memberikan saya kesempatan untuk belajar bahasa dan mengenal budaya Prancis. Saya juga mampu menulis dan mengirimkan artikel ilmiah untuk jurnal bereputasi tingkat Q1.
Selain itu, kunjungan ini memungkinkan saya memperluas jaringan profesional dengan membangun hubungan yang berharga dengan banyak kolega dan pakar di bidang saya.

  • Apa pengalaman paling berkesan yang Anda rasakan dari kunjungan Anda di universitas/laboratorium di Prancis?

Saya menetap selama tiga bulan di Montpellier, Prancis, dan itu merupakan pengalaman pertama saya di luar negeri. Salah satu pengalaman yang paling tak terlupakan adalah bisa hidup seperti orang Prancis: mengenal gaya hidup mereka, mencicipi makanan khas seperti keju, roti, croissant, dan baguette, sungguh luar biasa!

 

Orang-orangnya sangat ramah dan bersahabat, yang membuat kunjungan saya semakin menyenangkan. Pemandangannya sangat menakjubkan, dan momen bertemu salju untuk pertama kalinya menjadi kenangan yang magis. Secara akademis, mendapatkan kesempatan untuk menulis dan mengirimkan artikel ilmiah ke jurnal peringkat Q1 adalah sebuah prestasi yang sangat saya banggakan dan akan selalu menjadi salah satu momen penting dari kunjungan ini.

  • Bagaimana kunjungan Anda ke universitas/laboratorium di Prancis dapat bermanfaat bagi karier Anda ke depannya?

Pengalaman saya di Prancis memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan karier saya. Pertama, kunjungan ini memungkinkan saya untuk memperluas jaringan ilmiah melalui kolaborasi dengan peneliti dan pakar ternama. Kedua, kemampuan bahasa Prancis saya meningkat, yang merupakan aset berharga untuk kolaborasi internasional.

 

Selain itu, kunjungan ini membantu saya memperkuat kemampuan dalam menulis dan mengirimkan artikel ilmiah ke jurnal peringkat Q1.
Keterampilan baru ini, baik linguistik maupun ilmiah, akan memainkan peran penting dalam pengembangan karier akademis saya dan dalam pencapaian tujuan penelitian saya di masa depan.

Bayu sudah membuktikan bahwa pengalaman riset internasional bukan hanya memperluas wawasan ilmiah, tetapi juga memperkaya perjalanan akademik secara menyeluruh. Yuk, kini giliran Anda untuk mengambil peluang, menjalin kolaborasi global, dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia ilmu pengetahuan!

Témoignages : Quels succès pour les lauréats de la première édition de France Excellence niveau doctorat ?

L’Ambassade de France en Indonésie, au Timor Oriental et auprès de l’ASEAN et l’Institut français d’Indonésie mènent depuis 2019 le programme boursier France Excellence niveau doctorat. À destination des indonésiens souhaitant effectuer leur doctorat en France ou en codirection en France et en Indonésie, il vise à renforcer les collaborations scientifiques existantes entre les deux pays tout en donnant une opportunité de tremplin à des chercheurs d’excellence en puissance.

Les trois lauréats de cette première édition de 2019 ont tous brillement conclut leur doctorat. Le service de Coopération Scientifique et Technologique de l’IFI-Ambassade de France a alors recueilli leurs témoignages (en anglais), instructifs et inspirants, et leur souhaite toute la réussite qu’ils méritent.

Pour plus d’informations sur les critères de postulation et sur les modalités des bourses France Excellence, rendez-vous sur la page de l’appel à projet.

Nurul Novelia Fuandila
Soleh Fajar Junjunan
Indra Bayu Vimono
Nurul Novelia Fuandila

Testimoni: Nurul Novelia Fuandila

Testimoni: Nurul Novelia Fuandila


Apa topik disertasi Anda?

Judul: Peran variasi struktural dalam keragaman genetik dan evolusi Virus Herpes cyprinid 3 (CyHV-3). Cyprinid herpesvirus 3 (CyHV-3) adalah salah satu virus patogen yang paling banyak menginfeksi ikan mas dan koi. Variasi genom virus tersebut menjadi penghambat terhadap terapi antivirus dan pemberian vaksinasi. Studi ini melakukan pengujian atas perubahan dalam variasi struktural (SV) dan dinamika akumulasi polimorfisme nukelotida tunggal (SNP) dalam genom CyHV-3 melalui serangkaian kultur jaringan sel yang telah diberikan tekanan termal. Beberapa temuan menunjukkan bahwa SV dapat menjadi faktor penting dalam evolusi in vitro CYHV-3 dan studi in vivo menunjukkan berkurangnya keragaman virus pada ORF150.

Apa aktivitas Anda saat ini dan bagaimana disertasi Anda mempengaruhi aktivitas tersebut?

Dalam beberapa bulan de depan, saya akan tetep mengerjakan beberapa eksperimen bersama pembimbing disertasi saya di IRD Montpellier. Eksperimen tersebut adalah kelanjutan dari disertasi saya, yang mengevaluasi potensi gen untuk digunakan dalam pencegahan penyakit, seperti penerapan praktis pada pengurangan virulensi dan strategi untuk pengembangan vaksin.

Mengapa Anda tertarik mendaftar program France Excellence?

Karena France Excellence merupakan salah satu dari program beasiswa terbaik di Prancis yang memberikan alokasi biaya hidup yang cukup bagi penerimanya. Selain itu, beasiswa tersebut memberikan peluang untuk merasakan atmosfer akademis internasional, sekaligus akses ke  berbagai pusat penelitian terdepan di bidang budidaya perikanan.

Bagaimana Anda menemukan topik penelitian dan pembimbing disertasi Anda?

Pembimbing saya di Indonesia memperkenalkan program beasiswa ini dan membantu saya untuk menghubungi pembimbing disertasi di Prancis. Bagai gayung bersambut, ternyata beliau telah memiliki kolaborasi penelitian dengan instansi Pemerintahan di Indonesia.

Bagaimana pengalaman Anda di Prancis dan di laboratorium? Apa pengalaman yang paling berkesan?

Yang paling berkesan adalah dengan hadirnya sejumlah rekan mahasiswa yang bersedia membantu dan mendukung saya. Bahkan, anggota unit laboratorium sekalipun sangat mendukung saya dan bersikap sangat baik kepada saya. Saya sangat mengapresiasi dukungan emosional tak terhingga yang diberikan oleh para pembimbing disertasi saya dan rekan-rekan saya di laboratorium selamastudi. Kontribusi mereka sangat berharga dan patut diapresiasi; sekali lagi terima kasih atas dukungan dan saran-sarannya. Tak lupa, saya juga berterima kasih kepada anggota ISEM (Institute of Evolutionary Sciences, Montpellier) dan DGIMI (Institute of Genetics, Microbes, and Evolution) atas sambutan yang hangat dan lingkungan akademik yang menyenangkan.

Apa saja pengalaman Anda dengan France Excellence dan bagaimana program ini dapat membantu Anda dalam penelitian yang Anda lakukan?

Saya mengucapkan terima kasih kepada tim France Excellence baik itu di Campus France Prancis maupun rekan-rekan tim Kerja sama sains (CST)  Indonesia atas bantuannya. Mereka telah memberikan saran-saran berharga bagi saya dalam mempersiapkan seluruh prosedur administratif yang diperlukan. Berkenaan dengan dukungan finansial selama masa studi, program France Excellence telah bersedia untuk memperpanjang beasiswa saya karena adanya sejumlah keterlambatan dalam kalender penelitian saya. Mereka mengurus seluruh dokumen dengan cepat dan tertata. Di samping itu, tim France Excellence juga membantu saya menemukan tempat tinggal yang sangat strategis untuk mengakses laboratorium. Terima kasih kepada seluruh pihak dari France Excellence yang begitu responsif dan bersedia menjawab berbagai pertanyaan saya.

Keterampilan teknis apa yang Anda dapatkan dari program France Excellence?

Berkat dukungan pendanaan ini, saya memiliki keterampilan di bidang biologi molekuler dan teknik sequencing. Saya juga mendapatkan pengalaman bekerja dengan berbagai metode penelitian, metode kualitatif, analisis data, dan visualiasi.

Keterampilan nonteknis apa yang Anda dapatkan dari program France Excellence?

Saya menggabungkan beberapa pengetahuan dari beragam bidang yang saling berkaitan untuk menjawab rumusan-rumusan masalah secara efektif. Pengalaman tersebut mengajarkan saya untuk menemukan informasi dari berbagai referensi, proses merancang eksperimen atau kerangka kosenptual studi, menarik kesimpulan dan berpikir kritis, serta keterampilan memecahkan masalah. Di samping itu, keterampilan untuk mempresentasikan penelitian di depan publik luas turut meningkatkan keterampilan komunikasi saya dalam menyampaikan ide yang kompleks secara efektif.

Prospek masa depan apa yang tersedia untuk Anda dan bagaimana program France Excellence dapat berkontribusi pada hal tersebut?

Saya ingin mengembangkan karir saya di bidang kesehatan dan nutrisi ikan. Saya sangat antusias untuk berkontribusi pada kelompok riset tertentu atau untuk kesempatan posdok. France Excellence juga mengadakan pertemuan bagi para mahasiswa untuk bertukar informasi mengenai lowongan pekerjaan dan kesempatan untuk bertukar gagasan. Saya juga ingin memperluas kesempatan mendapatkan pekerjaan yang lebih menjanjikan melalui kesempatan-kesempatan tersebut.

Bagaimana Anda dapat berkontribusi untuk memajukan sains?

Saya telah mencoba mendorong para nelayan di Indonesia untuk lebih peduli terhadap minat mereka di bidang akuakultur dengan menerapkan prinsip budidaya yang wajar dan ramah lingkungan. Wabah di Indonesia tidak lagi terbatas pada suhu, tetapi tingkat keparahan penyakit sangat bergantung pada kepadatan ikan tersebut. Oleh karena itu, kepadatan yang optimal dan praktik budidaya perikanan yang baik harus dipertimbangkan untuk mengendalikan wabah.

Apakah Anda akan merekomendasikan program France Excellence dan kepada kandidat yang seperti apa?

Saya sangat merekomendasikan program France Excellence kepada para kandidat yang yang memiliki minat terhadap penelitian dan antusias untuk mempelajari hal baru. Selain itu, saya juga merekomendasikan program ini kepada kandidat yang cepat belajar danmudah bergaul, sehingga mudah beradaptasi di lingkungan baru.

Kesimpulan Anda

Program France Excellence memberikan saya kesempatan berharga untuk menyempurnakan pengetahuan saya. Saya ingin meyakinkan calon kandidat bahwa kuliah di Prancis akan menjadi pilihan terbaik untuk karir dan pengembangan diri mereka.

Soleh Fajar Junjunan

Testimoni: Soleh Fajar Junjunan

Testimoni: Soleh Fajar Junjunan

Apa topik disertasi Anda?

Disertasi saya yang berjudul « Investigasi Eksperimental Perilaku Kebakaran dan Pemadaman Kebakaran dengan Kabut Air di Kompartemen Mesin Kendaraan Darat » mengeksplorasi berbagai alternatif selain Halon untuk proteksi kebakaran. Melalui pengujian skala-1, saya mempelajari efektivitas kabut air dalam memadamkan kebakaran kolam di dalam kompartemen mesin kendaraan militer, dengan mengidentifikasi kondisi optimal dan bahan tambahan untuk meningkatkan kinerja.

Apa aktivitas Anda saat ini, dan bagaimana disertasi Anda mempengaruhi aktivitas tersebut?

Saat ini, penelitian saya berfokus pada teknologi proteksi kebakaran. Pembelajaran dari disertasi saya berkontribusi pada upaya berkelanjutan untuk mengoptimalkan sistem pemadaman kebakaran, khususnya dalam skenario menantang seperti gangguan atmosfer.

Mengapa Anda tertarik mendaftar program France Excellence?

Selain komitmennya terhadap keunggulan ilmiah, program ini menyederhanakan proses administrasi, sehingga memberikan keuntungan tambahan. Misalnya, biaya kuliah, administrasinya lebih sederhana karena saya tidak perlu melakukan transfer untuk membayar.

Bagaimana Anda menemukan topik penelitian dan pembimbing disertasi Anda?

Dalam kasus saya, pembimbing saya menentukan topik penelitian saya dan saya menemukan pembimbing disertasi saya tersebut melalui mantan mentor saya di ITB.

Bagaimana pengalaman Anda di Prancis dan di laboratorium? Apa pengalaman yang paling berkesan?

Pengalaman di laboratorium sangat kaya. Kolaborasi dengan tim memberikan suasana penelitian yang kondusif sehingga meninggalkan kesan mendalam.

Apa saja pengalaman Anda dengan France Excellence dan bagaimana program ini dapat membantu Anda dalam penelitian yang Anda lakukan?

Proses pengelolaan beasiswa telah disederhanakan dengan menghilangkan proses administasi tertentu, sehingga memungkinkan saya untuk berkonsentrasi penuh pada penelitian saya. Dukungan dari penyelenggara beasiswa telah meningkatkan pelaksanaan dan dampak studi saya.

Keterampilan teknis apa yang Anda dapatkan dari program France Excellence?

Saya mengasah keterampilan teknis terkait instalasi eksperimental, analisis data, dan teknik optimisasi. Dukungan yang diterima berkontribusi pada keahlian yang kuat dalam penelitian proteksi kebakaran.

Keterampilan nonteknis apa yang Anda dapatkan dari program France Excellence?

Menurut saya keterampilan umum, termasuk komunikasi yang efektif, manajemen proyek, dan kolaborasi dengan beragam tim, telah meningkat.

Prospek masa depan apa yang tersedia untuk Anda dan bagaimana program France Excellence dapat berkontribusi pada hal tersebut?

Dalam pekerjaan saat ini sebagai peneliti di BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh melalui beasiswa ini telah memajukan karir saya dan menempatkan saya untuk berkontribusi secara signifikan terhadap pengembangan sumber daya manusia di BRIN.

Bagaimana Anda dapat berkontribusi untuk memajukan sains?

Pekerjaan saya dapat berkontribusi dengan memberikan informasi seputar teknologi-teknologi pemadaman kebakaran yang ramah lingkungan, dengan melibatkan aspek penting dari kelangsungan hidup dan keselamatan kendaraan.

Apakah Anda akan merekomendasikan program France Excellence dan kepada kandidat yang seperti apa?

Saya akan merekomendasikan program France Excellence kepada para peneliti masa depan yang berkomitmen untuk mendobrak batas-batas pengetahuan ilmiah. Bagi saya, pekerja keras dan seseorang yang mampu beradaptasi dengan tim yang berbeda merupakan kandidat yang ideal.

Kesimpulan Anda

Saya mengucapkan terima kasih kepada program France Excellence atas dukungan yang tiada henti dalam perjalanan penelitian saya.

Indra Bayu Vimono

Testimoni: Indra Bayu Vimono

Testimoni: Indra Bayu Vimono

Apa topik disertasi Anda?

Salah satu pencapaian terbaik saya adalah menyelesaikan studi di Prancis dengan disertasi berjudul “Filogeografi Bulu Babi jenis Echinometra dan Diadema (Echinoidea) dari Kepulauan Indo-Melayu”. Penelitian yang dilakukan pada bulu babi Diadema dan Echinometra di Kepulauan Indo-Melayu (dalam hal ini, sebagian besar wilayah Segitiga Terumbu Karang) bertujuan untuk memahami struktur genetik, diferensiasi populasi, dan mekanisme spesiasi mereka. Beberapa marka genetik yang digunakan dalam filogeografi adalah gen COI dan marka nuklir tipe RADseq-SNP. Struktur genetik yang kuat terlihat pada Diadema setosum, yang memiliki tiga populasi berbeda untuk diamati, yakni Laut Andaman, Laut Indonesia Barat, dan Laut Indonesia Timur. Di sisi lain, struktur filogeografi yang lemah ditemukan di wilayah ini pada setiap spesies Echinometra. Pola diferensiasi genetik alopratrik dan parapatrik pada D. setosum sesuai dengan hipotesis bahwa segitiga terumbu karang berperan sebagai pusat pertahanan. Berbeda dengan model D. setosum, model Echinometra tidak memvalidasi hipotesis apapun yang menjadikan segitiga terumbu karang sebagai model pusat spesiasi/asal-usul, model pusat akumulasi, model pusat tumpang tindih, ataupun model pusat pertahanan.

Mengapa Anda tertarik mendaftar program France Excellence?

Program France Excellence memberikan saya berbagai kesempatan dan dukungan untuk studi doktor saya, ketika saya nyaris percaya bahwa studi di Prancis berada di luar jangkauan saya.

Bagaimana Anda menemukan topik penelitian dan pembimbing disertasi Anda?

Saya telah bekerja sama dengan pembimbing saya sejak tahun 2014 dalam sebuah ekspedisi riset bersama, kemudian kami mulai berdiskusi tentang kemungkinan melanjutkan studi doktor serta topik yang relevan dengan minat saya dan keahlian beliau. Seiring berjalannnya waktu, lima tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2019, beasiswa Pemerintah Prancis mengirim saya ke Université de Montpellier, sebuah mimpi yang menjadi kenyataan!

Bagaimana pengalaman Anda di Prancis dan di laboratorium? Apa pengalaman yang paling berkesan?

Suasana penelitian di kampus tersebut memberikan saya wawasan dan pengalaman baru. Perencanaan, manajemen, dan pekerjaan selama penelitian berjalan sangat efisien, serta terdapat pembagian tanggung jawab yang jelas. Kesetaraan selama berinteraksi antartim peneliti dan kebebasan dalam mengutarakan kesulitan, serta cara penyelesaiannya membuat alur kerja tim selalu ke arah yang positif. Dengan begitu, silahturahmi pun terjalin, sehingga memperkuat pemahaman antarindividu dan membantu menyelesaikan berbagai kesulitan. Suasana Liberté (Kebebasan), Égalité (Kesetaraan), Fraternité (Persaudaraan) sangat tercermin pada tim penelitian.

Keterampilan teknis apa yang Anda dapatkan dari program France Excellence?

Tim France Excellence telah membantu saya untuk tetap sesuai jalur, khususnya laporan kemajuan studi, juga mengingatkan saya pada sejumlah proses administrasi yang berdampak pada studi saya, serta pengingat lainnya.

Keterampilan teknis apa yang Anda dapatkan dari program France Excellence?

Sebagai peneliti yang berfokus pada keanekaragaman hayati dan ekologi bulu babi, disertasi ini telah membantu saya untuk mengembangkan pemahaman saya mengenai keragaman genetik dan bagaimana struktur populasi mereka dibentuk oleh faktor paleogeografi dan oseanografi.

Prospek masa depan apa yang tersedia untuk Anda dan bagaimana program France Excellence dapat berkontribusi pada hal tersebut?

Pemahaman saya terhadap sistem pendidikan dan sistem penelitan di Prancis akan membuka peluang kolaborasi di masa depan yang lebih besar, terlebih lagi program France Excellence membuat saya selalu terhubung dengan para peneliti dan lembaga penelitian Prancis. Di samping itu, metode ilmiah baru dan teknologi canggih yang digunakan dalam penelitian saya bukanlah pembelajaran terakhir dalam karir saya sebagai peneliti, namun hal ini adalah awal dari evolusi karir saya terhadap metode dan teknologi yang digunakan oleh para peneliti Eropa, khususnya di Prancis.

Apakah Anda akan merekomendasikan program France Excellence dan kepada kandidat yang seperti apa?

Program France Excellence adalah sebuah oase untuk mencari bantuan dan dukungan jika Anda ingin melaksanakan studi di Prancis.

Kesimpulan Anda

Saya berharap agar semakin banyak talenta muda yang dapat tumbuh dan berkembang lebih baik berkat dukungan France Excellence…

Testimoni: Apa saja kesuksesan angkatan pertama penerima beasiswa doktor France Excellence?

Sejak tahun 2019, Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN serta Institut français d’Indonésie telah menawarkan program beasiswa France Excellence tingkat S3. Beasiswa tersebut ditujukan bagi kandidat asal Indonesia yang ingin melanjutkan studi doktor di perguruan tinggi Prancis dan/atau bagi mereka yang disertasinya terdaftar sebagai program  joint supervision antara Prancis dan Indonesia. Di samping itu, program beasiswa ini bertujuan untuk memperkuat riset kolaborasi yang tengah berjalan antara kedua negara dengan memberikan kesempatan bagi para peneliti unggul dan potensial.

Ketiga penerima beasiswa edisi pertama di tahun 2019 telah berhasil meraih gelar doktor mereka. Kantor Kerja Sama Sains dan Teknologi IFI-Kedutaan Besar Prancis mengumpulkan testimoni mereka (dalam bahasa Inggris), yang akan mengarahkan dan tentunya menginspirasi kita. Kami berharap kesuksesan bagi mereka di masa yang akan datang.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kriteria pendaftaran dan persyaratan beasiswa France Excellence, silakan kunjungi laman Panggilan Proyek Penelitian.

Nurul Novelia Fuandila
Soleh Fajar Junjunan
Indra Bayu Vimono
Nurul Novelia Fuandila

Testimoni: Nurul Novelia Fuandila


Apa topik disertasi Anda?

Judul: Peran variasi struktural dalam keragaman genetik dan evolusi Virus Herpes cyprinid 3 (CyHV-3). Cyprinid herpesvirus 3 (CyHV-3) adalah salah satu virus patogen yang paling banyak menginfeksi ikan mas dan koi. Variasi genom virus tersebut menjadi penghambat terhadap terapi antivirus dan pemberian vaksinasi. Studi ini melakukan pengujian atas perubahan dalam variasi struktural (SV) dan dinamika akumulasi polimorfisme nukelotida tunggal (SNP) dalam genom CyHV-3 melalui serangkaian kultur jaringan sel yang telah diberikan tekanan termal. Beberapa temuan menunjukkan bahwa SV dapat menjadi faktor penting dalam evolusi in vitro CYHV-3 dan studi in vivo menunjukkan berkurangnya keragaman virus pada ORF150.

Apa aktivitas Anda saat ini dan bagaimana disertasi Anda mempengaruhi aktivitas tersebut?

Dalam beberapa bulan de depan, saya akan tetep mengerjakan beberapa eksperimen bersama pembimbing disertasi saya di IRD Montpellier. Eksperimen tersebut adalah kelanjutan dari disertasi saya, yang mengevaluasi potensi gen untuk digunakan dalam pencegahan penyakit, seperti penerapan praktis pada pengurangan virulensi dan strategi untuk pengembangan vaksin.

Mengapa Anda tertarik mendaftar program France Excellence?

Karena France Excellence merupakan salah satu dari program beasiswa terbaik di Prancis yang memberikan alokasi biaya hidup yang cukup bagi penerimanya. Selain itu, beasiswa tersebut memberikan peluang untuk merasakan atmosfer akademis internasional, sekaligus akses ke  berbagai pusat penelitian terdepan di bidang budidaya perikanan.

Bagaimana Anda menemukan topik penelitian dan pembimbing disertasi Anda?

Pembimbing saya di Indonesia memperkenalkan program beasiswa ini dan membantu saya untuk menghubungi pembimbing disertasi di Prancis. Bagai gayung bersambut, ternyata beliau telah memiliki kolaborasi penelitian dengan instansi Pemerintahan di Indonesia.

Bagaimana pengalaman Anda di Prancis dan di laboratorium? Apa pengalaman yang paling berkesan?

Yang paling berkesan adalah dengan hadirnya sejumlah rekan mahasiswa yang bersedia membantu dan mendukung saya. Bahkan, anggota unit laboratorium sekalipun sangat mendukung saya dan bersikap sangat baik kepada saya. Saya sangat mengapresiasi dukungan emosional tak terhingga yang diberikan oleh para pembimbing disertasi saya dan rekan-rekan saya di laboratorium selamastudi. Kontribusi mereka sangat berharga dan patut diapresiasi; sekali lagi terima kasih atas dukungan dan saran-sarannya. Tak lupa, saya juga berterima kasih kepada anggota ISEM (Institute of Evolutionary Sciences, Montpellier) dan DGIMI (Institute of Genetics, Microbes, and Evolution) atas sambutan yang hangat dan lingkungan akademik yang menyenangkan.

Apa saja pengalaman Anda dengan France Excellence dan bagaimana program ini dapat membantu Anda dalam penelitian yang Anda lakukan?

Saya mengucapkan terima kasih kepada tim France Excellence baik itu di Campus France Prancis maupun rekan-rekan tim Kerja sama sains (CST)  Indonesia atas bantuannya. Mereka telah memberikan saran-saran berharga bagi saya dalam mempersiapkan seluruh prosedur administratif yang diperlukan. Berkenaan dengan dukungan finansial selama masa studi, program France Excellence telah bersedia untuk memperpanjang beasiswa saya karena adanya sejumlah keterlambatan dalam kalender penelitian saya. Mereka mengurus seluruh dokumen dengan cepat dan tertata. Di samping itu, tim France Excellence juga membantu saya menemukan tempat tinggal yang sangat strategis untuk mengakses laboratorium. Terima kasih kepada seluruh pihak dari France Excellence yang begitu responsif dan bersedia menjawab berbagai pertanyaan saya.

Keterampilan teknis apa yang Anda dapatkan dari program France Excellence?

Berkat dukungan pendanaan ini, saya memiliki keterampilan di bidang biologi molekuler dan teknik sequencing. Saya juga mendapatkan pengalaman bekerja dengan berbagai metode penelitian, metode kualitatif, analisis data, dan visualiasi.

Keterampilan nonteknis apa yang Anda dapatkan dari program France Excellence?

Saya menggabungkan beberapa pengetahuan dari beragam bidang yang saling berkaitan untuk menjawab rumusan-rumusan masalah secara efektif. Pengalaman tersebut mengajarkan saya untuk menemukan informasi dari berbagai referensi, proses merancang eksperimen atau kerangka kosenptual studi, menarik kesimpulan dan berpikir kritis, serta keterampilan memecahkan masalah. Di samping itu, keterampilan untuk mempresentasikan penelitian di depan publik luas turut meningkatkan keterampilan komunikasi saya dalam menyampaikan ide yang kompleks secara efektif.

Prospek masa depan apa yang tersedia untuk Anda dan bagaimana program France Excellence dapat berkontribusi pada hal tersebut?

Saya ingin mengembangkan karir saya di bidang kesehatan dan nutrisi ikan. Saya sangat antusias untuk berkontribusi pada kelompok riset tertentu atau untuk kesempatan posdok. France Excellence juga mengadakan pertemuan bagi para mahasiswa untuk bertukar informasi mengenai lowongan pekerjaan dan kesempatan untuk bertukar gagasan. Saya juga ingin memperluas kesempatan mendapatkan pekerjaan yang lebih menjanjikan melalui kesempatan-kesempatan tersebut.

Bagaimana Anda dapat berkontribusi untuk memajukan sains?

Saya telah mencoba mendorong para nelayan di Indonesia untuk lebih peduli terhadap minat mereka di bidang akuakultur dengan menerapkan prinsip budidaya yang wajar dan ramah lingkungan. Wabah di Indonesia tidak lagi terbatas pada suhu, tetapi tingkat keparahan penyakit sangat bergantung pada kepadatan ikan tersebut. Oleh karena itu, kepadatan yang optimal dan praktik budidaya perikanan yang baik harus dipertimbangkan untuk mengendalikan wabah.

Apakah Anda akan merekomendasikan program France Excellence dan kepada kandidat yang seperti apa?

Saya sangat merekomendasikan program France Excellence kepada para kandidat yang yang memiliki minat terhadap penelitian dan antusias untuk mempelajari hal baru. Selain itu, saya juga merekomendasikan program ini kepada kandidat yang cepat belajar danmudah bergaul, sehingga mudah beradaptasi di lingkungan baru.

Kesimpulan Anda

Program France Excellence memberikan saya kesempatan berharga untuk menyempurnakan pengetahuan saya. Saya ingin meyakinkan calon kandidat bahwa kuliah di Prancis akan menjadi pilihan terbaik untuk karir dan pengembangan diri mereka.

Soleh Fajar Junjunan

Testimoni: Soleh Fajar Junjunan

Testimoni: Soleh Fajar Junjunan

Apa topik disertasi Anda?

Disertasi saya yang berjudul “Investigasi Eksperimental Perilaku Kebakaran dan Pemadaman Kebakaran dengan Kabut Air di Kompartemen Mesin Kendaraan Darat” mengeksplorasi berbagai alternatif selain Halon untuk proteksi kebakaran. Melalui pengujian skala-1, saya mempelajari efektivitas kabut air dalam memadamkan kebakaran kolam di dalam kompartemen mesin kendaraan militer, dengan mengidentifikasi kondisi optimal dan bahan tambahan untuk meningkatkan kinerja.

Apa aktivitas Anda saat ini, dan bagaimana disertasi Anda mempengaruhi aktivitas tersebut?

Saat ini, penelitian saya berfokus pada teknologi proteksi kebakaran. Pembelajaran dari disertasi saya berkontribusi pada upaya berkelanjutan untuk mengoptimalkan sistem pemadaman kebakaran, khususnya dalam skenario menantang seperti gangguan atmosfer.

Mengapa Anda tertarik mendaftar program France Excellence?

Selain komitmennya terhadap keunggulan ilmiah, program ini menyederhanakan proses administrasi, sehingga memberikan keuntungan tambahan. Misalnya, biaya kuliah, administrasinya lebih sederhana karena saya tidak perlu melakukan transfer untuk membayar.

Bagaimana Anda menemukan topik penelitian dan pembimbing disertasi Anda?

Dalam kasus saya, pembimbing saya menentukan topik penelitian saya dan saya menemukan pembimbing disertasi saya tersebut melalui mantan mentor saya di ITB.

Bagaimana pengalaman Anda di Prancis dan di laboratorium? Apa pengalaman yang paling berkesan?

Pengalaman di laboratorium sangat kaya. Kolaborasi dengan tim memberikan suasana penelitian yang kondusif sehingga meninggalkan kesan mendalam.

Apa saja pengalaman Anda dengan France Excellence dan bagaimana program ini dapat membantu Anda dalam penelitian yang Anda lakukan?

Proses pengelolaan beasiswa telah disederhanakan dengan menghilangkan proses administasi tertentu, sehingga memungkinkan saya untuk berkonsentrasi penuh pada penelitian saya. Dukungan dari penyelenggara beasiswa telah meningkatkan pelaksanaan dan dampak studi saya.

Keterampilan teknis apa yang Anda dapatkan dari program France Excellence?

Saya mengasah keterampilan teknis terkait instalasi eksperimental, analisis data, dan teknik optimisasi. Dukungan yang diterima berkontribusi pada keahlian yang kuat dalam penelitian proteksi kebakaran.

Keterampilan nonteknis apa yang Anda dapatkan dari program France Excellence?

Menurut saya keterampilan umum, termasuk komunikasi yang efektif, manajemen proyek, dan kolaborasi dengan beragam tim, telah meningkat.

Prospek masa depan apa yang tersedia untuk Anda dan bagaimana program France Excellence dapat berkontribusi pada hal tersebut?

Dalam pekerjaan saat ini sebagai peneliti di BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh melalui beasiswa ini telah memajukan karir saya dan menempatkan saya untuk berkontribusi secara signifikan terhadap pengembangan sumber daya manusia di BRIN.

Bagaimana Anda dapat berkontribusi untuk memajukan sains?

Pekerjaan saya dapat berkontribusi dengan memberikan informasi seputar teknologi-teknologi pemadaman kebakaran yang ramah lingkungan, dengan melibatkan aspek penting dari kelangsungan hidup dan keselamatan kendaraan.

Apakah Anda akan merekomendasikan program France Excellence dan kepada kandidat yang seperti apa?

Saya akan merekomendasikan program France Excellence kepada para peneliti masa depan yang berkomitmen untuk mendobrak batas-batas pengetahuan ilmiah. Bagi saya, pekerja keras dan seseorang yang mampu beradaptasi dengan tim yang berbeda merupakan kandidat yang ideal.

Kesimpulan Anda

Saya mengucapkan terima kasih kepada program France Excellence atas dukungan yang tiada henti dalam perjalanan penelitian saya.

Indra Bayu Vimono

Testimoni: Indra Bayu Vimono

Testimoni: Indra Bayu Vimono

Apa topik disertasi Anda?

Salah satu pencapaian terbaik saya adalah menyelesaikan studi di Prancis dengan disertasi berjudul “Filogeografi Bulu Babi jenis Echinometra dan Diadema (Echinoidea) dari Kepulauan Indo-Melayu”. Penelitian yang dilakukan pada bulu babi Diadema dan Echinometra di Kepulauan Indo-Melayu (dalam hal ini, sebagian besar wilayah Segitiga Terumbu Karang) bertujuan untuk memahami struktur genetik, diferensiasi populasi, dan mekanisme spesiasi mereka. Beberapa marka genetik yang digunakan dalam filogeografi adalah gen COI dan marka nuklir tipe RADseq-SNP. Struktur genetik yang kuat terlihat pada Diadema setosum, yang memiliki tiga populasi berbeda untuk diamati, yakni Laut Andaman, Laut Indonesia Barat, dan Laut Indonesia Timur. Di sisi lain, struktur filogeografi yang lemah ditemukan di wilayah ini pada setiap spesies Echinometra. Pola diferensiasi genetik alopratrik dan parapatrik pada D. setosum sesuai dengan hipotesis bahwa segitiga terumbu karang berperan sebagai pusat pertahanan. Berbeda dengan model D. setosum, model Echinometra tidak memvalidasi hipotesis apapun yang menjadikan segitiga terumbu karang sebagai model pusat spesiasi/asal-usul, model pusat akumulasi, model pusat tumpang tindih, ataupun model pusat pertahanan.

Mengapa Anda tertarik mendaftar program France Excellence?

Program France Excellence memberikan saya berbagai kesempatan dan dukungan untuk studi doktor saya, ketika saya nyaris percaya bahwa studi di Prancis berada di luar jangkauan saya.

Bagaimana Anda menemukan topik penelitian dan pembimbing disertasi Anda?

Saya telah bekerja sama dengan pembimbing saya sejak tahun 2014 dalam sebuah ekspedisi riset bersama, kemudian kami mulai berdiskusi tentang kemungkinan melanjutkan studi doktor serta topik yang relevan dengan minat saya dan keahlian beliau. Seiring berjalannnya waktu, lima tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2019, beasiswa Pemerintah Prancis mengirim saya ke Université de Montpellier, sebuah mimpi yang menjadi kenyataan!

Bagaimana pengalaman Anda di Prancis dan di laboratorium? Apa pengalaman yang paling berkesan?

Suasana penelitian di kampus tersebut memberikan saya wawasan dan pengalaman baru. Perencanaan, manajemen, dan pekerjaan selama penelitian berjalan sangat efisien, serta terdapat pembagian tanggung jawab yang jelas. Kesetaraan selama berinteraksi antartim peneliti dan kebebasan dalam mengutarakan kesulitan, serta cara penyelesaiannya membuat alur kerja tim selalu ke arah yang positif. Dengan begitu, silahturahmi pun terjalin, sehingga memperkuat pemahaman antarindividu dan membantu menyelesaikan berbagai kesulitan. Suasana Liberté (Kebebasan), Égalité (Kesetaraan), Fraternité (Persaudaraan) sangat tercermin pada tim penelitian.

Keterampilan teknis apa yang Anda dapatkan dari program France Excellence?

Tim France Excellence telah membantu saya untuk tetap sesuai jalur, khususnya laporan kemajuan studi, juga mengingatkan saya pada sejumlah proses administrasi yang berdampak pada studi saya, serta pengingat lainnya.

Keterampilan teknis apa yang Anda dapatkan dari program France Excellence?

Sebagai peneliti yang berfokus pada keanekaragaman hayati dan ekologi bulu babi, disertasi ini telah membantu saya untuk mengembangkan pemahaman saya mengenai keragaman genetik dan bagaimana struktur populasi mereka dibentuk oleh faktor paleogeografi dan oseanografi.

Prospek masa depan apa yang tersedia untuk Anda dan bagaimana program France Excellence dapat berkontribusi pada hal tersebut?

Pemahaman saya terhadap sistem pendidikan dan sistem penelitan di Prancis akan membuka peluang kolaborasi di masa depan yang lebih besar, terlebih lagi program France Excellence membuat saya selalu terhubung dengan para peneliti dan lembaga penelitian Prancis. Di samping itu, metode ilmiah baru dan teknologi canggih yang digunakan dalam penelitian saya bukanlah pembelajaran terakhir dalam karir saya sebagai peneliti, namun hal ini adalah awal dari evolusi karir saya terhadap metode dan teknologi yang digunakan oleh para peneliti Eropa, khususnya di Prancis.

Apakah Anda akan merekomendasikan program France Excellence dan kepada kandidat yang seperti apa?

Program France Excellence adalah sebuah oase untuk mencari bantuan dan dukungan jika Anda ingin melaksanakan studi di Prancis.

Kesimpulan Anda

Saya berharap agar semakin banyak talenta muda yang dapat tumbuh dan berkembang lebih baik berkat dukungan France Excellence…

SIGIT ISMAWANTO

Sigit Ismawanto (panggilan Sigit),
asal Yogyakarta (Jawa), bekerja selama 13 tahun untuk Pusat Penelitian Karet
(IRRI), di Balai Penelitian Sembawa (Palembang).

Apa pekerjaan Anda di
Balai Penelitian Sembawa?

Di IRRI saya bekerja sebagai plant leader. Tugas saya membuat Genotip baru karet, klon baru yang
memiliki karakteristik tertentu yang dikembalikan kepada kami setelah evaluasi.
Tujuan jangka panjangnya adalah untuk menemukan klon yang menggabungkan
ketahanan terhadap stres abiotik dan produktivitas yang baik.

Apa latar belakang akademis Anda?            

Saya lulus sarjana dari Universitas Gajah Mada (UGM)
Yogyakarta pada tahun 2005 jurusan biologi, kemudian saya bekerja selama tiga
tahun (2005-2008) untuk Balai Penelitian Sembawa. Berkat pengalaman ini – dan
di era yang relatif tinggi untuk bidang karet – saya memperoleh bantuan
keuangan dari IRRI untuk melanjutkan studi master di bidang rekayasa genetik di
Malaysia (Universitas Putra Malaysia) dari tahun 2009 sampai tahun 2013,
kemudian saya kembali ke Balai. Sekarang, di tahun 2019, saya telah memulai membuat
sebuah tesis di UGM berkat beasiswa LPDP.

Mengapa
bergabung di IRRI setelah lulus sarjana?

Dikarenakan beberapa hal dan ada peluang! Saya bisa saja
menjadi dosen atau peneliti, tetapi sayangnya untuk universitas negeri islam
saya juga harus mampu berbicara bahasa Arab, yang saya tidak kuasai! Saya
melihat lowongan di Balai Penelitian Sembawa dimana hanya dibutuhkan
ketrampilan biologi ilmiah jadi saya segera mengambil kesempatan itu.

Kapan Anda mulai bekerja dengan tim Pascal
Montoro (CIRAD)?

Waktu itu, pendahulu saya
Pak Kuswanhadi, sedang mengerjakan PhD
nya di Montpellier dengan timnya Pascal Montoro.
Ketika beliau kembali ke Balai di tahun 2006, beliau menjadi peneliti dan
melanjutkan kerjasamanya dengan C
IRAD. Meski saat itu saya baru saja mulai bekerja di
Balai dan baru lulus kuliah, t
etapi saya kerap dimintai bantuan soal
permasalahan teknis.

Saya baru benar-benar mulai terlibat di akhir
masa studi master saya dan memang ketika itu, mereka telah memulai proyek
fenotip
ing, dimana saya menjadi bagiannya
.

Apa
yang Anda dapatkan dari kerja sama dengan Prancis?

Hal ini bagus untuk penelitian karena mereka
memiliki peralatan yang tidak kami miliki, jadi mereka dapat menganalisa lebih
jauh. Secara pribadi, pertukaran Indonesia ke Prancis dan Prancis ke Indonesia
menjadikan
saya lebih kompeten.

Ika Amalia Kartika

Ika Amalia Kartika lahir pda Mein 1968 di Cianjur.
Tahun 1997, ia memperoleh gelar master di bidang teknik kimia dari Institut
Teknologi Bandung (ITB).
Kemudian pada tahun 2005, ia melanjutkan pendidikan S3 di
bidang ilmu pertanian di Ecole Nationale Supérieure des Ingénieurs en Arts
Chimique et Technologiques (ENSIACET) di Toulouse. Ika Amalia Kartika kini
bekerja sebagai dosen peneliti di Fakultas Teknologi Pertanian Institut
Pertanian Bogor (FATETA-IPB) dan di Fakultas Teknologi Industri Institut
Teknologi Bandung (FTI-ITB).

 

– Tentang
apa penelitianmu ?

Saat ini saya sedang meneliti pembelahan calophyllum sebelum
menghasilkan minyak dan getah dengan mengembangkan campuran pelarut buatan dan
teknologi
thermopressing dalam mesin
pengolah. Minyak calophyllum yang diproduksi akan digunakan untuk
membuat getah
biodiesel dan alkyd.
Kemudian, karena
tidak ada yang terbuang, getah yang dihasilkan juga dapat digunakan untuk
keperluan kosmetik dan farmasi sebagai antioksidan.

Kami juga mengembangkan teknologi transesterifikasi untuk
menghasilkan biodiesel langsung dari biji. Teknologi ini sangat sederhana,
mudah diterapkan, dan
mengonsumsi sedikit energi. Pengembangan
transesterifikasi dan penggunaan biji calophyllum sebagai bahan baku
dapat digunakan untuk pengembangan
teknologi berkelanjutan biodiesel.

Untuk karir saya selanjutnya, saya akan fokus pada
penelitian yang berkaitan dengan fraksinasi dan pengolahan produk pertanian
menjadi produk bernilai tambah tinggi dan pengembangan teknologi berkelanjutan.
Saya suka melakukan penelitian dan menemukan hal-hal
baru. Bagi saya, ini adalah tantangan yang menarik dan tidak membosankan.

 

– Bagaimana akhirnya kamu bisa bekerja sama dengan Prancis?

Setelah menyelesaikan S3 pada 2005, saya terus
berhubungan dengan dosen S3
saya, Dr. Luc
RIGAL. Sejak 2009 kami melakukan penelitian bersama.

Kolaborasi penelitian pertama kami adalah PHC NUSANTARA. Pada riset
ini, kami bekerja sama dalam pemisahan dan pengolahan biji jatropha untuk menghasilkan minyak, biodiesel, dan plakat.

Kerja sama penelitian
kami terus berlanjut dengan pendanaan dari Pemerintah

Perancis dan juga dari Pemerintah Indonesia.
Kami masih mengerjakan fraksinasi dan pengolahan berbagai biji
untuk menghasilkan minyak, biodiesel, plakat, dan
produk bernilai tinggi lainnya.

 

– Pengalaman
apa yang kamu dapatkan dari kerja sama ini?

Kerja sama penelitian ini sangat bermanfaat dan
penting bagi karir saya, terutama untuk meningkatkan kompetensi saya di ranah
global. Selain itu, saya semakin percaya diri untuk melakukan kerja sama dengan
peneliti-peneliti lain di seluruh dunia.

 

– Belum lama ini kamu berpartisipasi dalam program Pemerintah
Prancis
Make Our Planet Great Again“. Apakah itu benar? 

Saya mendaftarkan proyek penelitian saya untuk ikut
program ini pada Mei 2018. Kami mulai dari pengamatan bahwa Indonesia harus
segera memiliki bahan bakar bio yang dapat menggantikan bahan bakar fosil.
Memang produksi minyak telah menurun 5 tahun terakhir ini karena penurunan
alami sumur minyak. Selain itu, kualitas lingkungan di Indonesia menurun dari
tahun ke tahun. Oleh karena itu, perlu untuk mengembangkan bahan bakar ramah
lingkungan seperti biodiesel untuk mencegah degradasi lingkungan yang
berkelanjutan dan tidak dapat diubah. Penelitian saya tentang penggunaan daun
calophyllum sebagai biodiesel merupakan alternatif yang menjanjikan, karena
terbarukan dan ramah lingkungan.
Namun, teknologi produksi biodiesel saat ini begitu lama dan
mahal.

Saya mendapatkan beasiswa untuk mengembangkan teknologi
ini. Tujuannya adalah untuk menghasilkan biodiesel dari buah calophyllum hanya dalam
satu langkah.

Saya menerima tunjangan harian, tiket pesawat, dan
juga asuransi kesehatan selama saya tinggal di Perancis. Langkah selanjutnya
dari proyek kami adalah untuk mengajukan proyek penelitian dengan bantuan biaya
yang lebih besar, seperti program-program dari Uni Eropa. Kami akan membentuk
konsorsium dengan universitas di Kamboja dan Vietnam untuk melakukan penelitian
bersama tentang pengembangan teknologi berkelanjutan biodiesel.

 

Cari tahu lebih lanjut tentang penelitian Ika Amalia
Kartika terkait produksi biodiesel dalam
Buku Besar Kerja Sama Ilmiah,
di halaman 64-65 dan 170-171.

ROMAN GOENARJO

Sebelum datang ke Prancis, Roman GOENARJO, mahasiswa S3 di prodi STAPS-ED jurusan biologi kesehatan, adalah pengajar di Universitas Indonesia. Ia kemudian mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Indonesia yang mendorong para pengajar untuk melanjutkan pendidikan tinggi mereka di luar negeri.

Pada 2015, pascakunjungan Gérarg Mauco, profesor di Universitas Poitiers, ke Universitas Indonesia, Roman akhirnya dapat menyicip pengalaman belajar pertamanya di Prancis dan Eropa. Saat itu, Roman juga mengontak Laurent Bosquet (kini pembimbing disertasinya), dan berkesempatan untuk tinggal di Poitiers selama dua minggu.

Sampai saat ini, Roman telah menghabiskan dua semester bekerja di Laboratorium MOVE (Mobilité Vieillissement et Exercice). Disertasinya berjudul “Hubungan antara Pengaturan Tekanan Darah, Oksigenasi Otak, dan Kinerja Kognitif dalam Dua Tugas Ganda”. Tujuannya, untuk mempelajari hubungan tersebut pada tubuh manusia dewasa dan lanjut usia.

Roman beserta timnya merupakan para peneliti yang berusaha keras untuk memberikan hasil yang diharapkan para pasien dan keluarga mereka. Sekarang ini, jumlah orang yang menderita demensia bertambah secara signifikan. Setiap tahun di seluruh dunia, ada kira-kira 9,9 juta kasus demensia baru.

Selain itu, Roman adalah juga Presiden Perkumpulan Pelajar Indonesia (PPI) di Poitiers. Digagas pada 2012, PPI adalah sebuah perkumpulan yang terdiri 18 cabang yang tersebar di seluruh Prancis. Perkumpulan ini memberi dukungan pada para pelajar Indonesia dalam keseharian juga dalam perkuliahan. Di antara banyaknya aktivitas mereka adalah pertemuan rutin, pembelajaran bahasa Prancis, Indonesia dan Inggris, serta partisipasi dalam pameran-pameran kebudayaan untuk memperkenalkan budaya Indonesia.

Mimpi besar Roman adalah kembali ke Indonesia dan membagikan ilmu dan pengalamannya dengan para koleganya. Ia juga pergi belajar sejauh ini bersama keluarganya agar kelak dapat bekerja kembali sebagai dosen-peneliti di Universitas Indonesia. Dalam waktu dekat ini, ia berharap dapat turut serta dalam pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia karena kita tidak boleh melupakan orang-orang yang mencintai kita.

Pada 2018, Roman ikut berpartisipasi dalam kompetisi MT180 Indonesia edisi ke-3.

HADYAN FIBRIANTO SOEKARNO

Lahir di Yogyakarta pada tahun 1973, Hadyan Fibrianto Soekarno bergabung bersama bagian kerjasama ilmiah dan teknologi IFI  Kedutaan Prancis pada tahun 2015.

Insinyur teknik sipil yang lulus pada tahun 1997 dan Doktor dalam bidang automasi dan produksi (kontrol proses) tahun 2001, keduanya di Prancis – Ia memiliki segudang pengalaman di bidang managemen proyek, dan juga riset dan industri baik di Eropa maupun di Asia Tenggara.

1/ Bagaimana anda dapat sampai dalam bidang kerjasama dengan Prancis atau dengan Indonesia ?

Sains selalu menjadi minat saya sejak dulu, oleh sebab itu riset untuk saya adalah sebuah cara untuk memahami sains serta aplikasinya. Saya juga senang menjadi berguna bagi banyak orang. Dan mengapa Prancis ? sebab Prancis merupakan rumah kedua bagi saya di mana saya mengenyam pendidikan tinggi dan karena itu saya mendapatkan banyak pengetahuan saintifik.

2/ Kenapa anda memilih pengalaman ini, apa yang anda harapkan ?

Sekarang ini sebenarnya saya tidak sedang berada dalam riset ilmiah, tapi pekerjaan saya memperkaya koneksi saya, terutama pada para peneliti. Lebih lanjut lagi, pengalaman ini membuat saya memiliki pengetahuan ilmiah baru. Saya yang memiliki rasa keingintahuan yang tinggi, menyenangi itu.

3/ Sampai hari ini, apa yang anda rasakan dari pengalaman ini ?

Sangat positif. Tidak hanya saya mendapatkan banyak kolega, tapi juga teman.

4/ Bagaimana anda melihat karir anda sekarang dan bagaimana pengalaman ini memberi dampak pada karir anda ? kehidupan personal anda ?

Pekerjaan saya sekarang ini memungkinkan saya untuk berkembang dalam karir profesional terutama dalam manejemen kerjasama. Secara pribadi, saya sangat berbunga bunga.

5/ Menurut anda, bagaimana pengalaman ini dapat mempengaruhi masa depan anda ?

Saya berharap dapat terus berkontribusi bagi dunia dengan sains., baik itu melalui riset, kerjasama organisasi dll. Dengan pengalaman ini, saya mengembangkan koneksi profesional saya.

6/ Apa yang ingin anda ucapkan pada para pembaca (peneliti, pelajar, pembuat keputusan) terkait pengalaman anda di bidang kerjasama ?

Sekarang ini, kita tidak mungkin dapat berkembang sendirian. Kita hanya memiliki satu dunia, dan untuk mempertahankan ketahanannya, kita tidak punya pilihan lain selain bekerjasama, saling bahu-membahu. Ini semua terkait itikad baik.

TONNI KURNIAWAN

1 / Bisakah Anda ceritakan lebih lanjut tentang diri Anda? Tentang karier dan bidang penelitian Anda?

Saat ini saya adalah peneliti di sebuah universitas negeri di Republik Rakyat Cina. Sebagai ilmuwan, saya pernah melakukan penelitian di Finlandia, Inggris, dan Jerman. Mengingat kontribusi saya di bidang teknologi, saya telah menerima berbagai penghargaan internasional. Baru-baru ini Institute for Scientific Information memilih saya sebagai salah satu ilmuwan yang paling sering dikutip di bidang teknik. Bidang penelitian saya adalah aplikasi ilmu kimia untuk keperluan industri.

2 / Pada 2015, Anda memenangkan ASEAN Green Award dari ASEAN Academy of Engineering and Technology sebagai technopreneur hijau muda dan kontributor pertumbuhan hijau di kawasan ASEAN. Bisakah Anda ceritakan lebih lanjut tentang proyek Anda saat itu?

Proyek itu mengenai pemulihan lingkungan yang tercemar akibat logam berat seperti timbal, tembaga dan seng. Ide untuk melakukan penelitian di bidang ini didasarkan pada konsep bahwa lingkungan yang tercemar dapat dipulihkan menggunakan bahan seperti arang tempurung kelapa. Bahan non-konvensional seperti limbah pertanian banyak tersedia di Asia Tenggara. Karena tempurung kelapa memiliki nilai ekonomi kecil, ini dapat diperoleh secara gratis atau dengan biaya minimal. Konversinya ke karbon, yang dapat digunakan untuk pemurnian air, akan menambah nilai ekonomi, membantu mengurangi biaya pembuangan limbah, dan yang terpenting, memberikan pilihan murah untuk karbon aktif.

3 / Sebelum kesuksesan Anda dalam ASEAN Green Awards, Anda telah mendapatkan banyak pengakuan di berbagai acara ilmiah dan teknologi internasional yang ditujukan kepada para peneliti muda dan berbagai inovasi terkait pelestarian lingkungan. Ini bukan hanya pengakuan terhadap kualitas pekerjaan Anda, tetapi juga menunjukkan keterlibatan Anda dalam komunitas peneliti ramah lingkungan dan inovator global. Sebagai peneliti apakah hal ini merepresentasikan keyakinan Anda terhadap pekerjaan Anda? Bagaimana Anda melihat integrasi global penelitian yang berfokus pada pelestarian lingkungan saat ini?

Sebagai ilmuwan, saya mempromosikan paradigma kimia hijau dengan menerapkan gagasan Produksi Bersih, yaitu bagaimana memecahkan masalah polusi menggunakan sedikit bahan kimia dengan sedikit energi, sambil meminimalkan limbah yang dihasilkan.

Secara umum, jalan ke depan untuk melindungi lingkungan tercermin oleh prinsip-prinsip Produksi Bersih yang diperjuangkan oleh UNEP sejak tahun 2000-an. Karena itu, para ilmuwan menggunakan bahan-bahan yang tidak hanya bisa meminimalkan timbulnya limbah sekunder, tetapi juga mengurangi konsumsi energi, sambil memastikan bahwa limbah diperlakukan memenuhi undang-undang yang berlaku. Dengan mengembalikan kualitas limbah air mendekati minum air baku, ilmuwan berinovasi dalam mengatasi masalah pencemaran air.

4 / Start-up Anda hanya telah dipilih oleh French Tech di ajang Hello Tomorrow Challenge, kompetisi yang memberikan penghargaan kepada 500 start-up terbaik di bidang iptek. Anda akan berpartisipasi pada Hello Tomorrow Summit Global yang akan diselenggarakan bulan Oktober 2016 di Paris. Dapatkah Anda menceritakan tentang proyek yang tim Anda kerjakan untuk ajang besar ini? Kemudian, apa yang Anda harapkan dari pertemuan ini?

Beberapa negara memiliki begitu banyak tempat pembuangan limbah, namun mereka masih mengimpor minyak. Bayangkan jika mereka memiliki pengetahuan untuk memanfaatkan energi mereka. Kita semua tahu bahwa akan ada revolusi energi global. Di Paris, kami akan menyampaikan hal ini kepada para investor dan semoga ada yang tertarik untuk terlibat dalam proyek kami.

5 / Apa rencana Anda untuk tahun 2017?

Bila kami mendapatkan investor yang cocok untuk rencana jangka panjang ini, kami ingin memperbesar skala proyek ini agar mendapatkan pasar yang lebih luas.