.

Fête de la Musique di Yogyakarta

Mari rayakan musik bersama kami pada 21 Juni mendatang! 

Festival ini diselenggarakan di tanggal yang sama, “Fête de la Musique” (World Music Day) ditujukan untuk mendukung praktik musik, terutama bagi anak muda. 

Berbagai konser gratis yang dimainkan oleh musisi amatir maupun profesional, seluruh aliran musik berpadu, diselenggarakan pada tanggal tersebut, di ruang-ruang pertunjukan, di cafe maupun di jalanan.

Festival ini juga merupakan kesempatan bagi para musisi amatir untuk dapat dikenal oleh khalayak umum.

Pada edisi 2024 kali ini di Yogyakarta, 8 konser dari 8 grup band lokal akan diselenggarakan pada Jumat, 21 Juni antara pukul 16.00 – 22.00 di Institut français (Jl. Sagan No.3).

Konser ini gratis, terbuka untuk umum dan tanpa pendaftaran.

JADWAL KONSER

16:00: Vincent Meyer World Music Family (French Chanson)

Pasangan duo (suami dari Prancis dan istri dari Indonesia) yang menyanyikan lagu Prancis ciptaan sendiri. Lagu yang diciptakan terinspirasi dari negara – negara yang pernah dikunjunginya (Prancis, Belgia, Indonesia Bangladesh, Kongo, Nigeria, Uganda dll. Pernah ikut serta dalam acara musik yang diselenggarakan oleh Institut français Yogyakarta tahun 1989 dan 2017.
Vincent Meyer (SoundCloud)

17:00: Alesia Jennaira (Pop)

Alesia Jennaira dibentuk pada tanggal 21 Juni 2022. Band yang awalnya beranggotakan 5 orang ini membawakan format akustik dalam setiap penampilannya. Alesia Jennaira memainkan musik pop yang tenang dan mengcover lagu-lagu hits. Di masa yang akan datang, Alesia Jennaira akan membawakan format band dan sedang menggodok lagu perdana.
@alesiajennaira

17:50: The Question (Pop)

Band yang dibentuk pada November 2023 yang terdiri dari beberapa mahasiswa yang tergabung di satu Departemen pendidikan musik UNY. Band yang mengusung genre pop alternatif atau pop indo ini beraktivitas secara kolektif. Baru saja merilis single lagu barunya berjudul “Jadi Milikku” pada Mei 2024 lalu.
@_thequestion.why

18:40: We’re All Gonna Make It (Pop)

We’re All Gonna Make It adalah band yang berasal dari Yogyakarta. Genre musik We’re All Gonna Make It sangat tidak biasa sehingga tidak mudah untuk dikategorikan. Maka, kami menyebut genre kami WAGMIsm. WAGMIsm adalah aliran WAGMI (We’re All Gonna Make It) yang bermakna sebuah pergerakan seni. Sebab, selain bermusik kami juga menyebarkan propaganda sekaligus bertanggungjawab atas tuntutan estetis sebagai penghasil karya yang mencabik kecerdasan intelegensi dan emosional penikmatnya.
@wagmism

19:00: Kontener Guitar Kuartet (Classical / Instrumental)

Sebuah grup musik bergenre classical instrumental dengan format gitar kuartet yang dibentuk pada 3 April 2024.Beranggotakan 4 personil yang berasal dari jurusan dan universitas yang sama hingga mampu meraih juara 2 Festival Seni Pertunjukan Indonesia 2024 kategori musik kamar. Pernah mengikuti konser antara lain Konser Da Capo al Fine 2024 dan South North Guitar Concert 2024.
@konten_er

19:30: Nuklea (Rock Alternative / Pop)

Nuklea merupakan grup band yang berdomisili di Yogyakarta dan dibentuk pada Desember 2022. Nuklea melakukan kegiatan produksi di tahun 2023 dan berhasil menelurkan 7 karya dan sebagian telah dirilis 3 singlenya di awal tahun 2024. Single “Bersamamu” merupakan rilisan yang pertama dengan nuansa Pop yang kental dengan balutan emosional yang positif. Disusul dengan rilisan “Sedang Diuji” dan “Bukan Khayalan Belaka” yang justru penuh dengan style rock. 
@nukleaofficial

20:20: Fuzzteria (Alternative Rock / Grunge)

Fuzzteria adalah band alternative rock grunge yang berasal dari Yogyakarta. Fuzzteria terbentuk pada bulan Maret 2023 dan telah menjadi bagian integral dari skena musik alternatif grunge rock Yogyakarta. Pada tanggal 27 Juli 2023, Fuzzteria merilis mini album Bergerak Tak Gentar yang dapat dinikmati di Spotify, iTunes, Resso dan YouTube Music. Saat ini, Fuzzteria sedang mempersiapkan materi baru yang akan segera rilis.
@fuzzteria

21:10: Just For Fun (Pop Punk)

Just For Fun merupakan band beraliran pop punk yang dibentuk 17 Agustus 2023 di Yogyakarta. Just For Fun mengangkat tema melodramatic pop punk, di mana mereka mengusung lagu-lagu dengan lirik melankolis namun dibawakan dengan irama pop punk yang energetic. Serta mengover berbagai lagu populer di sub genre punk. Saat ini Just For Fun memiliki tiga karya lagu dengan hit single “Ketika” yang sudah bisa didengar di channel YouTube JUST FOR FUN.
@justforfunpoppunk

Bagikan:

WhatsApp
Facebook
Twitter