.

Creative Talks"RETROSPECTIVE: Jean Pierre Melville

Creative Talks"RETROSPECTIVE: Jean Pierre Melville

Jumat, 24 November 2023 | 19.00
IFI Thamrin
Gratis

French New Wave, yang lahir di Prancis pada tahun 1950-an, menandai pergerakan film yang signifikan dengan karakteristik yang berbeda. Film-film ini menonjol karena penggunaan close-up, pengambilan gambar di lokasi untuk keaslian, dan teknik penyuntingan yang dinamis. Mereka sering mengangkat tema-tema seperti agama, konflik kelas, seksualitas, dan budaya anak muda. Yang membuat gerakan ini luar biasa adalah keberangkatannya yang radikal dari norma-norma sinematik tradisional. Gerakan ini dengan berani menolak teknik-teknik seperti fokus mendalam dan penceritaan linier dan memilih metode eksperimental, termasuk pemotongan lompatan, pengambilan gambar genggam, pencahayaan alami, dan pengambilan gambar di lokasi.

Inovasi-inovasi ini memungkinkan para pembuat film untuk membebaskan diri dari batasan konvensional dan menciptakan sesuatu yang benar-benar segar dan orisinal. Pergeseran ini memiliki dampak yang mendalam pada penyuntingan film. Para pembuat film New Wave lebih menyukai pemotongan yang tiba-tiba daripada transisi yang mulus, dengan menggunakan jump cut. Mereka sering mengabaikan aturan pengeditan 30 derajat dan menggunakan bidikan dari sudut yang sama. Dissolve, terutama untuk kilas balik atau celah naratif, jarang digunakan. Hal ini dapat membingungkan penonton karena pergeseran temporal yang signifikan terjadi tanpa petunjuk yang jelas.

  1. Konteks Sejarah: Jelajahi latar belakang sejarah French New Wave dan teknik pengeditan terobosan yang muncul pada era ini. Pahami mengapa inovasi-inovasi ini dianggap revolusioner.

  2. Dampak Kontemporer: Kenali bagaimana teknik penyuntingan French New Wave terus memengaruhi pembuatan film modern. Selidiki bagaimana elemen-elemen seperti pemotongan lompatan dan penyuntingan yang tidak konvensional membentuk bahasa sinema masa kini.

  3. Eksplorasi Naratif: Pelajari bagaimana penyuntingan French New Wave menantang struktur naratif tradisional dan norma-norma penceritaan. Lihat bagaimana penyuntingan digunakan untuk bereksperimen, menciptakan kemungkinan naratif yang tidak konvensional.

  4. Teknik Inovatif: Biasakan diri Anda dengan teknik penyuntingan khusus yang digunakan oleh sutradara New Wave, seperti pemotongan lompatan dan bidikan genggam. Pahami bagaimana teknik-teknik ini mendobrak tradisi dan membuka jalan bagi kemajuan dalam penyuntingan film.

  5. Analisis Kritis: Kembangkan kemampuan analitis Anda untuk menilai film-film French New Wave dari perspektif penyuntingan. Jelajahi bagaimana pilihan penyuntingan berkontribusi pada tema, emosi, dan penceritaan dalam film-film ini.

  6. Inspirasi Kreatif: Temukan inspirasi untuk pembuatan film Anda sendiri dengan mempelajari teknik penyuntingan yang berani dari French New Wave. Pahami bagaimana teknik-teknik ini dapat menginformasikan pendekatan Anda terhadap penceritaan dan bahasa visual dalam pembuatan film kontemporer. 

  7. Bahasa Sinematik: Perluas pengetahuan sinematik Anda dengan mempelajari terminologi dan konsep yang terkait dengan penyuntingan French New Wave. Tingkatkan kemampuan Anda untuk terlibat dalam diskusi tentang penyuntingan film sebagai bagian penting dari proses pembuatan film.

Acara ini akan dimulai dengan menonton film The Red Circle (1970) dan dilanjutkan dengan diskusi bersama dosen Sastra Prancis Universitas Indonesia Jiro Danusastro di IFI Thamrin pada Jumat, 24 November 2023.