.

Tag: Jakarta

Jakarta

Renaître: Pameran Lukisan Tunggal Giri Basuki

Giri Basuki Renaître (terlahir kembali), dengan hasrat dan semangat baru, pada kesempatan ini dia  memamerkan karya-karya barunya yang terinspirasi dari  genre dimasa lalu, periode setelah esai  tentang seni « L’art pour L’art » yang terbit di Paris pada tahun 1833, yaitu dari periode impresionisme, abstrak ekspresionisme, artdeco dan modern art.

Dia mengekspresikan dirinya tidak hanya diatas kanvas, tetapi juga pada media beragam lainnya. Hal ini dilakukan untuk memaknai, bahwa didalam setiap memulai karya barunya, para pelaku kesenian selalu dituntut pada kenyataan: Re-think, Re-design dan Re-build.

Mengedepankan semangat dalam pencarian-pencarian estetika baru, mengkontemplasikan dari dialektika pemikiran-pemikiran yang berhubungan dan bersentuhan langsung dengan lingkungan dan kondisi keseharian saat ini

Besar harapan, agar karya-karya ini bisa menjadi semacam penyemangat berkarya bagi para pekerja seni, pelaku kesenian dan para penggerak kesenian. Sebuah oase akan kebutuhan  keindahan dan kedamaian, agar pikiran-pikiran positif konstruktif senantiasa terjaga. Hal ini sangat diperlukan sebagai asupan nutrisi bagi sebuah jiwa.

Dia terlahir kembali,
untuk bisa menginspirasi Anda,
dan orang-orang yang Anda cintai…

Diskusi

Malam Pemutaran 16 Film Dokumenter Pendek Pemenang Festival MegaCities-ShortDocs Bersama Tiga Pemenang Indonesia

Gratis dengan registrasi.
Untuk registrasi, klik disini.

Institut Français Indonesia dengan bangga mengumumkan bahwa tiga film dokumenter pendek Indonesia dianugerahi penghargaan oleh Dewan Juri Festival MegaCities-ShortDocs ke-8.

Untuk merayakannya, IFI menyelenggarakan pemutaran 16 film dokumenter pendek pemenang yang merupakan seleksi final Festival MegaCities-ShortDocs, pada hari Rabu, 7 Desember pukul 19.00 WIB.

Pemutaran film tersebut akan dihadiri oleh para sutradara Indonesia pemenang festival. Mereka adalah:

  • Yogi Tujuliarto (atau diwakili tim) untuk film pendeknya “They Don’t Need to Know”.
  • Kurniawan Idrus Rachmat, Felicia Salvina dan Ario Masri untuk film pendek “Jumantara of Bantargebang“.
  • Jeffri Kaharsyah untuk film pendek “The Rain Collector“.

Sutradara penerima penghargaan juga diundang oleh Festival MegaCities-ShortDocs untuk menghadiri malam penyerahan penghargaan di Paris yang akan berlangsung tanggal 15 Desember mendatang.

Festival MegaCities-ShortDocs merupakan festival film dokumenter pendek yang menyoroti tantangan kehidupan di kota besar beserta inisiatif-inisiatif yang muncul sebagai solusi efektif permasalahan tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat kota besar. Topik-topik yang diangkat menyangkut tantangan pembangunan berkelanjutan di daerah perkotaan seperti pengelolaan sampah, akses air minum, ketidaksetaraan, aksesibilitas kota untuk orang-orang dengan mobilitas terbatas, transportasi umum, akses untuk mendapatkan makanan, tempat tinggal, dsb.

Festival yang diselenggarakan di Prancis ini berskala internasional dan diikuti oleh berbagai produksi film dokumenter pendek dari Brasil, Cina, Panama, Afrika Selatan, Prancis dan Indonesia! IFI bergabung tahun ini untuk mengundang para sineas Indonesia agar ikut serta dalam festival ini. Oleh karena itu, IFI merasa sangat besar bahwa tiga film produksi Indonesia berhasil lolos seleksi final dewan juri.

Bergabunglah bersama kami untuk merayakan kemenangan para sutradara Indonesia dan temukan berbagai solusi alternatif yang diterapkan di seluruh dunia untuk menghadapi tantangan kehidupan perkotaan!

Film dokumenter dalam berbagai bahasa dengan takarir bahasa Inggris. Diskusi dalam bahasa Indonesia.

Untuk mengetahui Festival MegaCities-ShortDocs dan edisi-edisi terdahulu festival,  lihat di sini.