.

Bandung - Auditorium

Sejak didirikan 50 tahun lalu, Institut Prancis Indonesia, yang sebelumnya dikenal sebagai Pusat Kebudayaan Prancis, telah menjadi poros penting dalam gerakan dinamis seni dan budaya kreatif di Indonesia dan khususnya di Bandung.

Banyak tokoh terkemuka di bidang seni rupa, musik, seni pertunjukan, budaya, dan bahkan akademisi dari berbagai bidang memulai karier mereka di auditorium yang terletak di jantung kota Bandung ini. Nama-nama populer di dunia seni seperti Tisna Sanjaya, Marintan Sirait, dan seniman seangkatan mereka menjadi teman dekat di ruang seni ini. Bahkan seniman populer masa kini seperti Tulus dan Yura memulai karier mereka di auditorium ini.

Sampai saat ini, auditorium Institut Prancis di Indonesia tetap menjadi pilihan utama bagi para pelaku kreatif di Bandung, sebagaimana dibuktikan oleh tingkat hunian yang tinggi dan beragam kegiatan yang dapat diselenggarakan di sana, seperti festival film, konser berbagai genre musik, konferensi, pertunjukan, dan lain-lain. Seniman mapan maupun pendatang baru, serta organisasi mahasiswa, semuanya termasuk!

Setelah dua kali renovasi besar, auditorium IFI Bandung telah mengalami peremajaan yang signifikan, dengan tampilan baru dan pertunjukan yang siap meningkatkan kualitas kegiatan budaya di kota Bandung.

Wajah baru, semangat yang sama

Karakteristik akustik dan tata letaknya selalu menjadi keunggulan auditorium IFI Bandung, dan pengguna dapat menyelenggarakan konser piano, gitar klasik, serta paduan suara dan pertunjukan teater tanpa perlu menggunakan pengeras suara tambahan sambil memprioritaskan kenyamanan suara bagi penonton, yang merupakan persyaratan mendasar dari ruang pertunjukan itu sendiri.

Dengan kapasitas 200 tempat duduk atau 350 tempat berdiri, auditorium IFI Bandung menawarkan kondisi ideal untuk menghidupkan budaya di Bandung.
Meskipun auditorium ini menjadi tempat penyelenggaraan program budaya IFI, auditorium ini juga dapat disewakan dengan ketentuan sebagai berikut:

*dokumen data teknis tersedia berdasarkan permintaan.