100% Manusia Film Festival

100% MANUSIA FILM FESTIVAL IS BACK! Catat tanggalnya dari 30 Agustus hingga 8 September!

Tahun ini, Institut français Yogyakarta kembali menjadi rekanan dan akan menayangkan 13 pemutaran selama festival berlangsung.

Untuk mengetahui program lengkapnya, silahkan ikuti akun Website atau Instagram resmi festival.

Seluruh pemutaran film gratis dan terbuka untuk umum tanpa pendaftaran.

Sejak dibuat pertama kalinya pada 2017, 100% Manusia Film Festival mengusung secara garis besar terhadap isu yang berkaitan dengan hak asasi manusia, keberagaman, gender, toleransi dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai isu-isu ini. 100% Manusia juga merupakan platform keterbukaan, tempat berbagi dan bertukar.

Kelas Tatap Muka Persiapan Ujian DELF B1 & B2

Kelas Tatap Muka Persiapan Ujian DELF B1 & B2

Untuk kalian pejuang DELF B1 dan B2 sesi November 2024!

Supaya lulus Ujian DELF, kalian itu dapat mempersiapkan diri lho. Supaya belajarnya lebih terarah dan fokus, kalian bisa mengikuti Kelas Tatap Muka Persiapan Ujian DELF yang tersedia untuk tingkat B1 dan B2. Kalian akan dibimbing oleh pengajar yang kompeten dan bersertifikasi sebagai penguji-korektor di ujian DELF. Dengan ritme kursus yang tidak terlalu intensif, kalian masih bisa mengatur jadwal pribadi kalian, jadi tidak perlu khawatir.

Kelas persiapan DELF B1 ini kami rancang untuk peserta yang sudah pernah belajar bahasa Prancis meliputi tingkat A1-A2-B1, sedangkan kelas persiapan DELF B2 ditujukan untuk peserta yang telah menyelesaikan pelajaran bahasa Prancis tingkat A1-A2-B1-B2.

Kelas persiapan DELF B1:

Selasa & Kamis 13 Agustus – 17 Oktober 2024 (16.00-18.00 WIB)

Kelas persiapan DELF B2:

Senin, Rabu & Jumat 14 Agustus – 30 September 2024 (16.00-18.00 WIB)


Pendaftaran klik di sini

Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai kelas persiapan ini silakan menghubungi kami atau datang langsung ke IFI Yogyakarta di jalan Sagan No. 3  Yogyakarta.


WhatsApp

Concert de jazz – Noé Clerc Trio

En partenariat avec l’Association Jazzé Croisé (AJC), Jazz Gunung, Forum Jazz Indonesia et Ubud Village Jazz Festival, l’Institut français d’Indonésie aura le plaisir d’accueillir le groupe de jazzNoé Clerc Trio” pour une tournée du 20 juillet au 8 août 2024.

Cette tournée comprendra cinq dates :

  • 20 juillet: Jazz Gunung Bromo (Jiwa Jawa Resort, Probolinggo)
  • 23 juillet: IFI Surabaya
  • 26 juillet: Jazz Summit (IFI Thamrin, Jakarta)
  • 29 juillet: Jazz Mben Senen (Bentara Budaya, Yogyakarta)
  • 2 août: Ubud Village Jazz Festival

Le lundi 29 juillet à partir de 20h, Noé Clerc Trio se produira dans le cadre du Jazz Mben Senen, le rendez-vous hebdomadaire incontournable des passionnés de jazz de Yogyakarta, à Bentara Budaya (Jl. Suroto No.2, Kotabaru). Cet événement est gratuit, ouvert à tou.te.s, sans inscription.

Ce concert est organisé en partenariat avec l’Association Jazzé Croisé (AJC), Jazz Gunung, Forum Jazz Indonesia, Ubud Village Jazz Festival, Kompas Gramedia, Bentara Budaya Yogyakarta, Jazz Mben Senen, Hotel Grand Mercure Yogyakarta et l’Institut français d’Indonésie.

Noé Clerc Trio est un groupe de jazz composé de Noé Clerc à l’accordéon, Clément Daldosso à la contrebasse, et Elie Martin-Charrière à la batterie.

Formé en 2018, le groupe a remporté plusieurs concours internationaux : “Leopold Bellan” (2018), “Jazz à St Germain des Prés” (2019), “Prix d’instrumentiste du festival Jazz à La Défense” (2021).

Le trio se produit régulièrement en France (“Sunset Sunside“, “Avignon Jazz Festival“, “Gare Jazz“) et à l’étranger (“Studio Five” en Bulgarie).

Leur premier album “Secret Place“, sorti sur le label NoMadMusic, met en scène des paysages tantôt urbains, tantôt sauvages, parle de rencontres et nous invite au voyage. Il s’agit d’une combinaison virtuose et très moderne de trois instruments rarement réunis.

Konser Jazz – Noé Clerc Trio

Bekerja sama dengan Association Jazzé Croisé (AJC), Jazz Gunung, Forum Jazz Indonesia dan Ubud Village Jazz Festival, Institut français d’Indonésie dengan senang hati menyambut kedatangan grup jazzNoé Clerc Trio” untuk konser pada tanggal 20 Juli hingga 8 Agustus mendatang.

Berikut jadwalnya:

  • 20 Juli: Jazz Gunung Bromo (Jiwa Jawa Resort, Probolinggo)
  • 23 Juli: IFI Surabaya
  • 26 Juli: Jazz Summit (IFI Thamrin, Jakarta)
  • 29 Juli: Jazz Mben Senen (Bentara Budaya, Yogyakarta)
  • 2 Agustus: Ubud Village Jazz Festival

Senin, 29 Juli mulai pukul 20.00, Noé Clerc Trio akan pentas di Jazz Mben Senen, pertemuan mingguan para pecinta musik jazz asal Yogyakarta yang tidak boleh dilewatkan, di Bentara Budaya (Jl. Suroto No.2, Kotabaru). Acara ini gratis, terbuka untuk semua orang, tanpa registrasi.

Konser ini terselenggara berkat kerja sama dengan Association Jazzé Croisé (AJC), Jazz Gunung, Forum Jazz Indonesia, Ubud Village Jazz Festival, Kompas Gramedia, Bentara Budaya Yogyakarta, Jazz Mben Senen, Hotel Grand Mercure Yogyakarta dan Institut français d’Indonésie.

Noé Clerc Trio merupakan grup jazz yang terdiri dari Noé Clerc pada akordeon, Clément Daldosso pada bas dan Elie Martin-Charrière pada drum.

Terbentuk di tahun 2018, grup ini telah berhasil menyabet berbagai ajang perlombaan internasional: « Leopold Bellan » (2018), « Jazz di St Germain des Prés » (2019), « Prix d’instrumentiste du festival Jazz à La Défense » (2021).

Trio ini juga pentas secara rutin di Prancis (“Sunset Sunside“, “Avignon Jazz Festival“, “Gare Jazz“) dan di luar negeri (“Studio Five” di Bulgaria).

Album perdana mereka “Secret Place“, rilis di bawah label NoMadMusic, berpadu di panggung sebuah pemandangan alam yang terkadang urban, terkadang liar, bercerita tentang perjumpaan dan mengajak kita berkelana. Ini adalah kombinasi tiga instrumen virtuoso dan sangat modern yang jarang disatukan.

https://youtu.be/4y8G1ROPp10?si=ip_hMP43mFcyJ6Wb

Kelas Pengenalan Bahasa Prancis Juli 2024

Kelas Pengenalan Bahasa Prancis

Mari mulai belajar bahasa Prancis sesuai keperluan kalian (studi, karir, kesenangan, dll.). Bahasa Prancis dasar ini ditujukan untuk peserta yang belum pernah belajar sebelumnya. Kami akan menunjukkan metode belajar à la Institut Français Indonesia (IFI). Tujuannya: berbicara dalam bahasa Prancis sejak pertemuan pertama.

Daftarkan diri kalian untuk mengikuti sesi kelas pengenalan bahasa Prancis sesi cuma-cuma ini selama 60 menit. Di akhir kelas akan ada informasi pendaftaran kursus.

Kelas pengenalan bahsa Prancis ini tersedia untuk:

  • usia remaja (11-14 tahun) dan
  • usia dewasa (15 tahun ke atas).

Di hari itu, dapatkan potongan 15% biaya kursus bagi 10 orang pertama yang mendaftarkan diri untuk memulai kursus di bulan Juli 2024.

Jadwal kelas pengenalan yang dapat dipilih:

Jumat 12 Juli 2024

  • 16.00-17.00 WIB (kelas remaja & kelas dewasa)
  • 17.00-18.00 WIB (kelas dewasa)

Pendaftaran, klik di sini

Kursus Bahasa Prancis – Edisi Liburan

Hore, libur telah tiba! 🙌🙌

Buat kamu yang belum ada kegiatan untuk mengisi liburan tengah tahun, yuk gabung kursus bahasa Prancis edisi liburan di IFI Yogyakarta!

Melalui program edisi liburan ini, kamu akan belajar bahasa Prancis di tingkat A1 (pemula) dan B1.1 (madya). Daftar segera dan raih pengalaman belajar yang seru bersama IFI ! 🇫🇷✨

Kursus tersedia untuk kelas dewasa (usia 15 tahun ke atas). Info selengkapnya & pendaftaran klik tautan :

Periode pendaftaran⁠: 06 – 14 Juni 2024

Kontak (WA Chat): +62 818 0422 5573

Fête de la Musique à Yogyakarta

Venez fêter la musique avec nous le vendredi 21 juin !

Organisée dans le monde entier à la même date, la “Fête de la Musique” (World Music Day) vise à encourager la pratique de la musique, notamment chez les jeunes.

De très nombreux concerts gratuits de musiciens amateurs ou professionnels, tout genre confondus, sont organisés ce jour-là dans des salles de spectacles, dans les cafés-concerts mais aussi dans la rue !

C’est également l’occasion pour de jeunes musiciens amateurs de se faire connaître du grand public.

Pour cette édition 2024 à Yogyakarta, 8 concerts de groupes de musique locaux sont programmés le vendredi 21 juin de 16h à 22h à l’Institut français (Jl. Sagan No.3).

L’accès aux concerts sera gratuit, ouvert à tou.te.s sans inscription.

PROGRAMME DES CONCERTS

Jam Grup Musik Genre Tempat
16.00 Vincent Meyer World Music Family French Chanson Auditorium IFI
17.00 Alesia Jennaira Pop Auditorium IFI
17.50 The Question Pop Auditorium IFI
18.40 We’re All Gonna Make It Pop Auditorium IFI
19.00 Kontener Guitar Kuartet Classical / Instrumental Teras IFI
(Kafe Le Sole)
19.30 Nuklea Rock Alternative / Pop Auditorium IFI
20.20 Fuzzteria Alternative Rock / Grunge Auditorium IFI
21.10 Just for Fun Pop Punk Auditorium IFI

Fête de la Musique di Yogyakarta

Mari rayakan musik bersama kami pada 21 Juni mendatang! 

Festival ini diselenggarakan di tanggal yang sama, “Fête de la Musique” (World Music Day) ditujukan untuk mendukung praktik musik, terutama bagi anak muda. 

Berbagai konser gratis yang dimainkan oleh musisi amatir maupun profesional, seluruh aliran musik berpadu, diselenggarakan pada tanggal tersebut, di ruang-ruang pertunjukan, di cafe maupun di jalanan.

Festival ini juga merupakan kesempatan bagi para musisi amatir untuk dapat dikenal oleh khalayak umum.

Pada edisi 2024 kali ini di Yogyakarta, 8 konser dari 8 grup band lokal akan diselenggarakan pada Jumat, 21 Juni antara pukul 16.00 – 22.00 di Institut français (Jl. Sagan No.3).

Konser ini gratis, terbuka untuk umum dan tanpa pendaftaran.

JADWAL KONSER

16:00: Vincent Meyer World Music Family (French Chanson)

Pasangan duo (suami dari Prancis dan istri dari Indonesia) yang menyanyikan lagu Prancis ciptaan sendiri. Lagu yang diciptakan terinspirasi dari negara – negara yang pernah dikunjunginya (Prancis, Belgia, Indonesia Bangladesh, Kongo, Nigeria, Uganda dll. Pernah ikut serta dalam acara musik yang diselenggarakan oleh Institut français Yogyakarta tahun 1989 dan 2017.
Vincent Meyer (SoundCloud)

17:00: Alesia Jennaira (Pop)

Alesia Jennaira dibentuk pada tanggal 21 Juni 2022. Band yang awalnya beranggotakan 5 orang ini membawakan format akustik dalam setiap penampilannya. Alesia Jennaira memainkan musik pop yang tenang dan mengcover lagu-lagu hits. Di masa yang akan datang, Alesia Jennaira akan membawakan format band dan sedang menggodok lagu perdana.
@alesiajennaira

17:50: The Question (Pop)

Band yang dibentuk pada November 2023 yang terdiri dari beberapa mahasiswa yang tergabung di satu Departemen pendidikan musik UNY. Band yang mengusung genre pop alternatif atau pop indo ini beraktivitas secara kolektif. Baru saja merilis single lagu barunya berjudul “Jadi Milikku” pada Mei 2024 lalu.
@_thequestion.why

18:40: We’re All Gonna Make It (Pop)

We’re All Gonna Make It adalah band yang berasal dari Yogyakarta. Genre musik We’re All Gonna Make It sangat tidak biasa sehingga tidak mudah untuk dikategorikan. Maka, kami menyebut genre kami WAGMIsm. WAGMIsm adalah aliran WAGMI (We’re All Gonna Make It) yang bermakna sebuah pergerakan seni. Sebab, selain bermusik kami juga menyebarkan propaganda sekaligus bertanggungjawab atas tuntutan estetis sebagai penghasil karya yang mencabik kecerdasan intelegensi dan emosional penikmatnya.
@wagmism

19:00: Kontener Guitar Kuartet (Classical / Instrumental)

Sebuah grup musik bergenre classical instrumental dengan format gitar kuartet yang dibentuk pada 3 April 2024.Beranggotakan 4 personil yang berasal dari jurusan dan universitas yang sama hingga mampu meraih juara 2 Festival Seni Pertunjukan Indonesia 2024 kategori musik kamar. Pernah mengikuti konser antara lain Konser Da Capo al Fine 2024 dan South North Guitar Concert 2024.
@konten_er

19:30: Nuklea (Rock Alternative / Pop)

Nuklea merupakan grup band yang berdomisili di Yogyakarta dan dibentuk pada Desember 2022. Nuklea melakukan kegiatan produksi di tahun 2023 dan berhasil menelurkan 7 karya dan sebagian telah dirilis 3 singlenya di awal tahun 2024. Single “Bersamamu” merupakan rilisan yang pertama dengan nuansa Pop yang kental dengan balutan emosional yang positif. Disusul dengan rilisan “Sedang Diuji” dan “Bukan Khayalan Belaka” yang justru penuh dengan style rock. 
@nukleaofficial

20:20: Fuzzteria (Alternative Rock / Grunge)

Fuzzteria adalah band alternative rock grunge yang berasal dari Yogyakarta. Fuzzteria terbentuk pada bulan Maret 2023 dan telah menjadi bagian integral dari skena musik alternatif grunge rock Yogyakarta. Pada tanggal 27 Juli 2023, Fuzzteria merilis mini album Bergerak Tak Gentar yang dapat dinikmati di Spotify, iTunes, Resso dan YouTube Music. Saat ini, Fuzzteria sedang mempersiapkan materi baru yang akan segera rilis.
@fuzzteria

21:10: Just For Fun (Pop Punk)

Just For Fun merupakan band beraliran pop punk yang dibentuk 17 Agustus 2023 di Yogyakarta. Just For Fun mengangkat tema melodramatic pop punk, di mana mereka mengusung lagu-lagu dengan lirik melankolis namun dibawakan dengan irama pop punk yang energetic. Serta mengover berbagai lagu populer di sub genre punk. Saat ini Just For Fun memiliki tiga karya lagu dengan hit single “Ketika” yang sudah bisa didengar di channel YouTube JUST FOR FUN.
@justforfunpoppunk

Europe On Screen 2024 à Yogyakarta

Le Festival du film de l’Union Européenne “Europe on Screen” (EoS) est de retour, pour sa 24e édition, du vendredi 7 au dimanche 16 juin dans 8 villes d’Indonésie !

Après une première édition en 1990, puis une seconde en 1999, le festival “Europe On Screen” est programmé annuellement depuis 2003, ce qui en fait le plus ancien festival du cinéma encore actif en Indonésie !

75 films de 28 pays européens différents seront projetés pendant les 10 jours du festival dans 8 villes indonésiennes (Jakarta, Bandung, Medan, Yogyakarta, Denpasar, Surabaya, Sidoarjo et Malang).

Partenaire exclusif du festival EoS à Yogyakarta, l’Institut français (Jl. Sagan No.3) accueillera 22 projections, gratuites et ouvertes à tou.te.s sans inscription :

  • à 16h30 et 19h du lundi au vendredi
  • à 14h, 16h30 et 19h les samedi et dimanche

Le dimanche 9 juin, l’Institut français Yogyakarta aura le grand plaisir d’accueillir le scénariste irlandais Éamon Little pour une séance de questions-réponses à l’issue de la projection de son film “That They May Face the Rising Sun” à 19h.

Tous les films projetés sont en version originale et sous-titrés en anglais.

L’accès aux projections est gratuit, ouvert à tou.te.s, sans inscription.

Pour plus d’informations sur le festival EuropeOnScreen, consultez le site officiel (https://europeonscreen.org/) ou le compte Instagram du festival (@europeonscreen).

PROGRAMME

Tanggal Jam Judul Film Tempat
Sabtu, 8 Juni 14:00 Mamacruz (Spain) IFI Yogyakarta
Sabtu, 8 Juni 16:30 Behind the Haystacks (Greece) IFI Yogyakarta
Sabtu, 8 Juni 19:00 Do Not Expect Too Much from the World (Romania) IFI Yogyakarta
Minggu, 9 Juni 14:00 UFO Sweden (Sweden) IFI Yogyakarta
Minggu, 9 Juni 16:30 The Strange Case of Jacky Caillou (France) IFI Yogyakarta
Minggu, 9 Juni 19:00 That They May Face the Rising Sun (Ireland)
+ QnA session w/ the Irish Script Writer Éamon Little
IFI Yogyakarta
Senin, 10 Juni 16:30 The Jolly Forgers (Belgium) IFI Yogyakarta
Senin, 10 Juni 19:00 Embryo Larva Butterfly (Cyprus) IFI Yogyakarta
Selasa, 11 Juni 16:30 SFPP Winners 2023 (Indonesia) IFI Yogyakarta
Selasa, 11 Juni 19:00 The Rapture (France) IFI Yogyakarta
Rabu, 12 Juni 16:30 Love Alone Can’t Make a Child (Germany) IFI Yogyakarta
Rabu, 12 Juni 19:00 Sisu (Finland) IFI Yogyakarta
Kamis, 13 Juni 16:30 Championext (Spain) IFI Yogyakarta
Kamis, 13 Juni 19:00 Gondola (Germany) IFI Yogyakarta
Jumat, 14 Juni 16:30 Selling a Colonial War (Netherlands) IFI Yogyakarta
Jumat, 14 Juni 19:00 Gloria (Italy) IFI Yogyakarta
Sabtu, 15 Juni 14:00 Smoke Sauna Sisterhood (Estonia) IFI Yogyakarta
Sabtu, 15 Juni 16:30 Without Air (Hungary) IFI Yogyakarta
Sabtu, 15 Juni 19:00 Surprise Screening
IFI Yogyakarta
Minggu, 16 Juni 14:00 Hammarskjöld
(Sweden)
IFI Yogyakarta
Minggu, 16 Juni 16:30 The Magnet Man (Netherlands) IFI Yogyakarta
Minggu, 16 Juni 19:00 Dangerous Men (Poland) IFI Yogyakarta

BANDE ANNONCE

CATALOGUE

Europe On Screen 2024 di Yogyakarta

Festival film Uni Eropa “Europe on Screen” (EoS) kembali hadir! di edisi ke 24 kali ini, EoS akan ditayangkan pada Jumat – Minggu, 7 – 16 Juni di 8 kota di seluruh Indonesia!

Edisi pertama diselenggarakan pada 1990, lalu edisi kedua pada 1999, setelah itu, festival “Europe On Screen”, diselenggarakan setiap tahun sejak 2003, yang merupakan festival film tertua yang masih aktif di Indonesia!

75 film dari 28 berbagai negara Eropa akan ditayangkan selama 10 hari festival di 8 kota di seluruh Indonesia (Jakarta, Bandung, Medan, Yogyakarta, Denpasar, Surabaya, Sidoarjo et Malang).

Sebagai partner eksklusif festival EoS di Yogyakarta, Institut français (Jl. Sagan No. 3) akan menayangkan 22 pemutaran film, gratis dan terbuka untuk umum tanpa pendaftaran:

  • pukul 16.30 dan 19.00 dari Senin – Jumat
  • pukul 14.00, 16.30 dan 19.00 dari Sabtu – Minggu

Pada hari Minggu, 9 Juni, Institut français Yogyakarta berkesempatan menyambut penulis skenario dari Irlandia Éamon Little pada sesi tanya jawab seusai penayangan filmnya berjudul “That They May Face the Rising Sun” pukul 19.00.

Seluruh film yang ditayangkan dalam versi original dengan takarir bahasa Inggris.

Akses untuk menonton film ini gratis, terbuka untuk umum tanpa pendaftaran.

Segenap informasi tentang festival, bisa diakses melalui laman resmi (https://europeonscreen.org/) atau akun Instagram festival (@europeonscreen).

PROGRAM PEMUTARAN

Tanggal Jam Judul Film Tempat
Sabtu, 8 Juni 14:00 Mamacruz (Spain) IFI Yogyakarta
Sabtu, 8 Juni 16:30 Behind the Haystacks (Greece) IFI Yogyakarta
Sabtu, 8 Juni 19:00 Do Not Expect Too Much from the World (Romania) IFI Yogyakarta
Minggu, 9 Juni 14:00 UFO Sweden (Sweden) IFI Yogyakarta
Minggu, 9 Juni 16:30 The Strange Case of Jacky Caillou (France) IFI Yogyakarta
Minggu, 9 Juni 19:00 That They May Face the Rising Sun (Ireland)
+ QnA session w/ the Irish Script Writer Éamon Little
IFI Yogyakarta
Senin, 10 Juni 16:30 The Jolly Forgers (Belgium) IFI Yogyakarta
Senin, 10 Juni 19:00 Embryo Larva Butterfly (Cyprus) IFI Yogyakarta
Selasa, 11 Juni 16:30 SFPP Winners 2023 (Indonesia) IFI Yogyakarta
Selasa, 11 Juni 19:00 The Rapture (France) IFI Yogyakarta
Rabu, 12 Juni 16:30 Love Alone Can’t Make a Child (Germany) IFI Yogyakarta
Rabu, 12 Juni 19:00 Sisu (Finland) IFI Yogyakarta
Kamis, 13 Juni 16:30 Championext (Spain) IFI Yogyakarta
Kamis, 13 Juni 19:00 Gondola (Germany) IFI Yogyakarta
Jumat, 14 Juni 16:30 Selling a Colonial War (Netherlands) IFI Yogyakarta
Jumat, 14 Juni 19:00 Gloria (Italy) IFI Yogyakarta
Sabtu, 15 Juni 14:00 Smoke Sauna Sisterhood (Estonia) IFI Yogyakarta
Sabtu, 15 Juni 16:30 Without Air (Hungary) IFI Yogyakarta
Sabtu, 15 Juni 19:00 Surprise Screening
IFI Yogyakarta
Minggu, 16 Juni 14:00 Hammarskjöld
(Sweden)
IFI Yogyakarta
Minggu, 16 Juni 16:30 The Magnet Man (Netherlands) IFI Yogyakarta
Minggu, 16 Juni 19:00 Dangerous Men (Poland) IFI Yogyakarta

TRAILER

https://youtu.be/CLGOpYZvpeU?si=xkNI_uH5nQP5wT3m

KATALOG