Auditorium Yogyakarta



Auditorium IFI Yogyakarta dibangun pada tahun 1980an semasa jabatan M. Joseph Klein (1976-1981)  dan kemudian direnovasi sistem audio dan ruang pertunjukan pada masa kepemimpinan M.Alain Billy (1991-1997).  Beliau juga berkontribusi dalam pembukaan ruang pameran pada bulan Januari 1997 (dinamai dengan ruang Hector Guimard). Dalam perkembangannya Auditorium IFI Yogyakarta bertransformasi menjadi sebuah auditorium "black box"  semasa jabatan Ibu. Marie le Sourd (2006-2011) dan dengan akustik ruang sesuai dengan standarnya  guna menunjang kegiatan kebudayaan IFI Yogyakarta. Pada perkembangan selanjutnya auditorium IFI Yogyakarta dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat umum seperti resital piano, konser orkestra mini, konser musik, konferensi, seminar,  peluncuran album, pemutaran film dengan kapasitas 180 kursi. 





Dengan design panggung Proscenium  dan sistem tata cahaya yang bisa dipindah-pindah dengan bantuan 6 garis tiang sesuai kebutuhan  dan memungkinkan Auditorium IFI mengakomodasi pertunjukan-pertunjukan profesional yang membutuhkan tata cahaya teatrikal. Auditorium IFI mampu merealisasikan imajinasi baik penyelenggara acara maupun para seniman penampil. Auditorium IFI Yogyakarta telah menjadi saksi banyaknya pertunjukan dari seniman-seniman terkenal dari pelaku seni rupa, seni pertunjukan maupun seni musik. 



PARTNER