Pendidikan Informal - Debat Ide

TAHUN KEEMPAT FORUM INTERNASIONAL PARIWISATA DAN LINGKUNGAN DENGAN TEMA KEBUDAYAAN MARITIM

Pada pelaksanaan Forum Internasional Pariwisata dan Lingkungan di tahun 2019 ini, IFI, bekerja sama dengan UNESCO dan Politeknik Pariwisata Makassar, telah mengundang para mahasiswa, pembicara Prancis dan Indonesia selama 3 hari sejak tanggal 1 sampai dengan 3 Mei di Politeknik Pariwisata Makassar. Forum ini menjadi wadah diskusi bagi para peserta untuk memikirkan berbagai faktor yang berkontribusi terhadap identitas maritim Indonesia dan Prancis, dan pemberian hadiah kepada 3 mahasiswa Indonesia atas kualitas dan keunggulan mereka.

Kompetisi 2019: Warisan maritim
Tahun ini, 70 mahasiswa Indonesia dan Prancis dari instansi-instansi pendidikan tinggi pariwisata telah berpartisipasi dalam kompetisi online. Melalui video singkat yang mengangkat satu atau dua contoh warisan maritim dan tantangan-tantangannya, para mahasiswa telah menunjukkan identitas maritim Indonesia saat ini.

Kesepuluh finalis Indonesia yang terpilih mengikuti kompetisi final di Makassar. Mereka mempresentasikan argumen yang berhubungan dengan pariwisata berkelanjutan dan warisan maritim di hadapan para juri spesialis. 3 pemenang utama telah terpilih dan mereka berhak atas study tour ke Prancis yang dibiayai oleh IFI-Kedutaan Besar Prancis di Indonesia dan Sekolah Tinggi Pariwisata Universitas Angers (ESTHUA), yang adalah mitra kerja sama program F.I.T.E.


1 dari 10 finalis Indonesia mempresentasikan studi kasusnya di depan juri.

Mahasiswa pemenang dari Prancis, Elis Fakih (mahasiswa Master 1 dari ESTHUA), juga diundang untuk mempresentasikan penelitiannya mengenai industri surf dan pariwisata berkelanjutan di Makassar.

1 Mei: sesi pembekalan di Politeknik Pariwisata Makassar
Kesepuluh finalis telah mengikuti sesi pembekalan teknik presentasi publik dan retorika yang diampu oleh tim dari Universitas George Washington, yang terdiri dari Direktur klub debat dan 2 mahasiswa pendamping. Mereka telah membantu para finalis untuk mempersiapkan presentasi lisan, demikian pula bahan-bahan presentasi pendukung lainnya. Sesi pembekalan ini menjadi suatu pengalaman edukatif yang sangat berharga bagi para finalis.


2-3 Mei: Konferensi saintifik internasional dan kompetisi mahasiswa
Konferensi internasional dan kompetisi final antara mahasiswa Indonesia berlangsung pada tanggal 2-3 Mei, dihadiri oleh 200 peserta konferensi yang terdiri dari para ahli dan profesional di bidang pariwisata dan maritime; para direktur, mahasiswa dan dosen dari SPT/POLTEKPAR di Indonesia; perwakilan beberapa Dinas Pariwisata di Sulawesi Selatan; serta perwakilan dari Konsulat Jenderal Australia. Konferensi ini menjadi tempat untuk berdiskusi dan bertukar ide mengenai warisan maritime Indonesia serta berbagai permasalahan yang berkaitan dengan pariwisata yang berkelanjutan. Selain itu, para mahasiswa dan peserta lain yang hadir juga dapat memperoleh informasi-informasi di bidang pariwisata dan maritim melalui presentasi-presentasi yang disampaikan oleh nara sumber.


Pidato sambutan oleh Dr. Muhammad Arifin, Plt. Direktur POLTEKPAR Makassar.


(Kiri-kanan) Elise Fakih - pemenang Prancis dari Universitas Angers, ESTHUA; Ronan Le Baccon - Direktur Pariwisata Provinsi Brittany, Prancis; Muhammad Riza Damanik - Ketua Asosiasi Nelayan Tradisional Indonesia.

Dalam acara ini, hadir para nara sumber dan para ahli di bidang pariwisata dan maritim. Mereka adalah Bapak Ronan Le Baccon (Direktur Pariwisata Provinsi Brittany, Prancis) ; Bapak Andi Jaury Dharwis (Presiden Asosiasi Pengusaha Pariwisata Maritim) ; Ibu Naniek Harkantiningsih (Peneliti pada Pusat Penelitian dan Riset Arkeologi, KEMDIKBUD) ; Ibu Moe Chiba (Spesialis Program Kebudayaan, UNESCO) ; Bapak Muhammad Riza Damanik (Wakil Koordinator Biro Kepresidenan RI) ; dan Ibu Emilienne Baneth-Nouailhetas (Atase Kerja sama Pendidikan IFI – Kedutaan Besar Prancis).

Hadir pula para dosen dari berbagai STP/POLTEKPAR yakni ; Prof. Ilham Junaid (POLTEKPAR Makassar) ; Dr. Haryadi Darmawan (STP NHI Bandung) dan Dr. Farid Said (POLTEKPAR Lombok).


Para nara sumber dari lingkungan universitas dan nara sumber ahli lainnya, dan juga 10 finalis dari instansi pendidikan pariwisata Indonesia.

Di akhir acara, ketiga pemenang utama diumumkan dan mereka adalah : Hegi Kaban Siregar (POLTEKPAR Medan), Nur Zaitun (POLTEKPAR Makassar), dan Stevanus Christa Nugraha (STP NHI Bandung), yang telah menampilkan keunggulan dan orisinalitas bahasan presentasi meraka.

Hegi Kaban Siregar mengulas tentang konservasi mangrove di Sinanang, yang terletak di sisi utara Pulau Sumatera.

Nur Zaitun mempresentasikan tentang metode penangkapan ikan tradisional dengan menggunakan Bagang yang dilakukan oleh suku Bugis di Sulawesi Selatan.

Stevanus Christa Nugraha mengangkat tentang jalur budaya dan maritim Cheng Ho di bagian utara Pulau Jawa.


Kebahagiaan para pemenang yang akan mengikuti summer course di ESTHUA pada Juli tahun ini.


Share:

Pendidikan Informal - Debat Ide

PENGUMUMAN 10 FINALIS INDONESIA FORUM INTERNATIONAL FOR TOURISM AND THE ENVIRONMENT 2019

09 April 2019
Pendidikan Informal - Debat Ide

PELUNCURAN KOMPETISI MAHASISWA EDISI KEEMPAT FORUM FOR INTERNATIONAL TOURISM AND THE ENVIRONMENT (FITE) TENTANG IDENTITAS MARITIM

26 February 2019
Pendidikan Informal - Debat Ide

70 TAHUN DEKLARASI UNIVERSAL HAK ASASI MANUSIA

04 February 2019
Pendidikan Informal - Debat Ide

KAMPANYE INTERNASIONAL UNTUK PENGHAPUSAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN & 70 TAHUN DEKLARASI UNIVERSAL HAK ASASI MANUSIA

25 October 2018
Pendidikan Informal - Debat Ide

EDISI KETIGA FORUM INTERNASIONAL PARIWISATA DAN LINGKUNGAN - PARIWISATA BERKELANJUTAN DAN WARISAN BUDAYA

28 June 2018
Pendidikan Informal - Debat Ide

22 Juni di Bali: Forum for International Tourism and the Environment

05 June 2018
PARTNER