Sains & Teknologi

INAPR MENGGELAR KONFERENSI INTERNASIONAL TENTANG PATTERN RECOGNITION YANG PERTAMA

Indonesian Association for Pattern Recognition (INAPR) menyelenggarakan The 1st INAPR International Conference 2018, konferensi internasional pertamanya di bidang pengenalan pola sains komputer pada tanggal 7-8 September 2018. Bertempat di kampus Universitas Bina Nusantara Alam Sutra, Tangerang, konferensi ini diinisiasi menyusul bergabungnya INAPR sebagai anggota resmi International Association of Pattern Recognition (IAPR) ke-50 tahun ini.

The 1st INAPR International Conference 2018 akan menjadi wahana bertukar ide, keahlian, dan pengatahuan mengenai penelitian terbaru tentang pengenalan pola di Indonesia. Tiga pembicara kunci akan hadir dalam acara ini; yang pertama ialah Prof. Dr. PitoyoHartono dari Departemen Teknik Elektrik dan Elektronik Universitas Chukyo, Jepang; lalu yang kedua, Dr. Setiawan Hadi, M. Sc. CS. dari Laboratorium Riset Computer Vision Universitas Padjadjaran, Indonesia; dan ketiga,Prof. Antoine Doucet dari Le Laboratoire Informatique, Image, Interaction (L3i) Laboratory, Universitas La Rochelle, Prancis.

Konferensi ini juga membuka kesempatan bagi para akademisi dan peneliti Indonesia untuk mengikutsertakan makalah ilmiah mereka tentang berbagai topik dalam ranah pengenalan pola,seperti: handwriting recognition, biometrics and forensic, steganography and steganalysis,computer vision, machine learning dan masih banyak lagi. Makalah yang diterima nantinya akan tergabung dalam indeks basis data IEEE Xplore dan SCOPUS.

Konferensi pertama yang digelar di Jakarta ini dapat terselenggara atas dukungan Institut Prancis di Indonesia (IFI) dan kolaborasi banyak pihak, antara lain: program doktor Ilmu Komputer Universitas Bina Nusantara, IEEE Indonesia Section, dan The Indonesia Section Computer Society Chapter. Di masa mendatang, INAPR berniat untuk menggelar konferensi serupa di kota-kota lain di Indonesia, sebagai parameter persebaran pengetahuan tentang pengenalan pola di Tanah Air.

INAPR pertama kali dibentuk pada tahun 2017 atas inisiasi dua anggota IAPR Prancis, Prof. Jean-Marc Ogier, rektor Universitas La Rochelle, Prancis, dan rekannya Prof. Luc Brun dari Ecole Nationale Suprieure d’Ingenieur (ENSI) Caen, serta beberapa peneliti dan dosen dari Indonesia.Difasilitasi oleh IFI, dibentuklah susunan pengurus INAPR yang pertama, menempatkan Dr. Anto Satriyo Nugroho (BPPT) sebagai Ketua, Harci Leslie Hendric Spits Wanars, Ph. D. (Universitas BINUS) sebagai Wakil Ketua, dan Dr. Suryadiputra Liawatimena (Universitas BINUS) sebagai Sekretaris Jenderal.

Dengan bergabungnya INAPR sebagai anggota IAPR diharapkan dapat mewadahi kontribusi para peneliti, akademisi dan mahasiswa/i Indonesia di bidang riset teknologi, khususnya big data, neutral networks, artificial intelligence, dan computational forensics. IAPR sendiri merupakan lembaga internasional yang berdiri tahun 1978 untuk memayungi organisasi non-profit, ilmiah, maupun profesional yang bergerak di bidang pattern recognition, computer vision, dan image processing secara umum.

Untuk informasi lebih lanjut terkait The 1st INAPR International Conference 2018, silakan kunjungi: http://inapr.org/.


Share:

PARTNER