Satu Bulan, Satu Cita Rasa Prancis

AGUSTUS 2019: PEMUAS LIDAH DARI GUYANE

Tahukah kamu bahwa ada versi nasi goreng Jawa dari Guyana? Nassi guyanai – atau Bami dengan Spaghetti – adalah hidangan nasi yang ditumis dengan kecap asin (siou) dan disajikan dengan poulet fricassé, acar timun asam manis, dan hati berbumbu pedas. Saat ini wilayah luar negeri Prancis, yaitu Guyana yang pada kisaran abad ke-XVII sampai abad ke-XIX dihargai oleh koloni Belanda, bertetangga dengan Suriname. Hidangan khas Guyana yang wajib dinikmati ini juga sangat terkenal di “warung” di negara Kaledonia Baru dan Suriname. Dari situlah pada akhir abad ke-XIX makanan tersebut dibawa oleh pekerja imigran Indonesia yang datang untuk mengisi kekurangan tenaga kerja akibat penghapusan perbudakan di bekas jajahan Belanda. Hampir 33.000 imigran Jawa dilaporkan tiba di Suriname sebelum Perang Dunia Kedua. Hanya seperlima yang memutuskan kembali ke negara asal, menyisakan warisan kuliner mereka dengan pembaharuan bumbu lokal seperti jeruk nipis, jahe, dan bumbu-bumbu lainnya!

Anda ingin mengetahui lebih banyak lagi tentang gastronomi Guyana sambil belajar bahasa Prancis? Temukan resepnya di sini untuk dapat dipraktekan di rumah atau adakan acara memasak dengan kerabat Anda di dapur Institut Français d’Indonésie (IFI) Thamrin. Untuk mengenal makanan khas lainnya dari Guyane, jelajahi Atlas interactif dan lakukan perjalanan cita rasa di Prancis Selatan!


Share:

PARTNER