Diskusi HTS

SEMBILAN BELAS TAHUN KERJA SAMA PRANCIS-INDONESIA DALAM BIDANG ARKEOLOGI DI SUMATRA UTARA OLEH DANIEL PERRET

4 December 2019 | 17.30 | IFI Thamrin
Gratis | Reservasi: Eventbrite

Sejak ratusan tahun yang lalu, Sumatra merupakan sumber kapur barus, benzoin dan emas sehingga menjadi persimpangan aktivitas perdagangan yang besar. Pedagang Persia, Arab, India, Tiongkok dan Jawa berkumpul di Sumatra untuk membeli bahan baku sekaligus bersaing untuk menjamin persediaan barang dagangan mereka. Beberapa pedagang hanya singgah namun ada juga pedagang yang menetap. Semuanya telah meninggalkan jejak mereka di Sumatra. Sejak tahun 2001, Daniel Perret (Lembaga Kajian Prancis untuk Timur Jauh - EFEO) dan Heddy Surachman (Pusat Penelitian Arkeologi Nasional) telah melakukan penggalian di tiga situs utama habitat kuno di Provinsi Sumatra Utara : Barus-Bukit Hasang (Abad XXII – XVI) di pantai barat, Padang Lawas-Sipamutung (Abad IX – XIII) di pusat dan Kota Cina (Abad XI – XIV) di Selat Malaka. Kuliah umum ini merupakan kesempatan untuk menampilkan hasil penggalian, menunjukkan kontribusi arkeologi pada sejarah serta melakukan perbandingan antara ketiga situs (secara parisal) kontemporer namun sangat berbeda.

Pembicara


Daniel Perret bergabung di Lembaga Kajian Prancis untuk Timur Jauh (EFEO) pada tahun 1994 setelah memperoleh gelar Ph.D pada bidang sejarah Sumatra Utara di Ecole des hautes études en sciences sociales (EHESS). Beliau menjadi penanggung jawab EFEO Jakarta pada tahun 2000 hingga 2002 dan sejak tahun 2007, ia kembali ke Kuala Lumpur untuk menjadi pimpinan EFEO Kuala Lumpur.

Bidang keahliannya mencakup sejarah Asia Tenggara Maritim (Abad IX - XVII), sejarah ritual pemakaman Islam di Asia Tenggara (Abad XV - XIX), sejarah masyarakat Asia Selatan di Asia Tenggara Maritim (Abad IX - XVII) dan sejarah epigrafi di Asia Tenggara.

Penelitian yang saat ini dilakukan oleh Daniel Perret adalah penelitian yang terutama berfokus pada situs pemukiman lama di Sumatra, sejarah Kesultanan Patani di Thailand (Abad XVI - XVII) dan situs di Sungai Jaong dan Bongkisam di Sarawak (Malaysia).

Jika Anda melewati salah satu kuliah umum dari seri Hommes, Territoires, Sociétés, Anda dapat menontonnya di Youtube channel kami.


Share:

PARTNER