Diskusi HTS

"MIMPI PERIKANAN INDONESIA" OLEH ISABELLE ANTUNÈS

11 April 2018 | 17.30 | IFI Thamrin
Gratis
Reservasi: Eventbrite


Melalui kisah dua kampung nelayan di Indonesia, film dokumenter yang akan diputar untuk memulai kuliah malam kali ini bercerita tentang dua pandangan yang kontras. Pertama, masyarakat Desa Bendar di Pati, Jawa Tengah, yang mengeksploitasi laut tanpa memperhitungkan terbatasnya SDA. Kedua, masyarakat Desa Watlaar di Pulau Kei Besar, Kepulauan Maluku, yang mengelola SDA secara tradisional dengan mengadakan buka-tutup kawasan penangkapan ikan.

Tidak seperti yang kebanyakan orang kira, pembangunan berkelanjutan yang paling mengkhawatirkan tidaklah terjadi di daerah perbatasan Nusantara. Di balik penampilannya yang tidak meyakinkan, Desa Watlaar mengelola penangkapan tiram mutiara dengan memperhitungkan kelanggengan populasinya di masa depan.

Pemutaran film dokumenter ini akan menjadi pemantik diskusi mengenai pembangunan berlekanjutan antara sutradara film tersebut dan para hadirin.

 

Pembicara

Isabelle Antunès, spesialis kerja sama pembangunan kawasan Asia Pasifik (Indonesia, Pakistan, Bangladesh, Kaledonia Baru) dan Afrika, mempelajari geografi budaya saat kuliah dan menulis tesis berjudul "Pembangunan Lokal Perikanan di Indonesia: antara Politik dan Keragaman Budaya" yang membandingkan dua pandangan kontras antara masyarakat Desa Bendar di Jawa dan masyarakat Desa Watlaar di Kep. Maluku pada tahun 2000. Tesisnya ini ia hadirkan pula dalam bentuk film dokumenter berdurasi 56 menit yang telah ditayangkan di France 2, France 3, La Cinq, RFO, dan TV5 Monde.

Sebagai aktor perubahan yang ingin menularkan dampak positif, Isabelle juga mendirikan La fabrique du géographe, sebuah perusahaan yang memproduksi dan menggunakan film dokumenter sebagai sarana penyebaran inisiatif-inisiatif pelopor, berbagai solusi yang ditemukan oleh berbagai komunitas untuk meningkatkan kualitas hidup mereka dan yang menjanjikan, namun belum jamak didengar.


Apakah anda melewatkan diskusi sains kami? Jangan khawatir, Anda dapat menemukannya di saluran Youtube kami!



Share:

PARTNER