Pendidikan Tinggi

EROPA MENUJU 2030: KEMUNDURAN ATAU KELAHIRAN KEMBALI?

Kamis, 15 Februari 2018

10.00 – 12.00

Universitas BINUS - Kampus Senayan

Jl. Hang Lekir I No. 6, Jakarta Selatan


Kuliah umum – Eropa menuju 2030: kemunduran atau kelahiran kembali?

"Masa depan Eropa dalam pertaruhan: Eropa bisa lenyap, dan lebih dari sebelumnya, menuntut untuk memiliki pemimpin-pemimpin berkomitmen dan visioner. Sekarang lima menit menuju tengah malam – kita masih punya lima menit untuk bertindak."

 

Kuliah umum Nicolas Tenzer menganalisis sifat asli dan dinamika Eropa, serta membangun berbagai skenario yang mungkin menentukan masa depan Eropa. Ia akan membahas masalah-masalah utama ekonomi, geopolitik, institusional dan sosial yang harus dipecahkan, serta usulan-usulan pokok yang ada saat ini, termasuk dari Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Nicolas Tenzer selanjutnya akan mengusulkan rencana kegiatan Uni Eropa (dan benua Eropa) untuk dasawarsa mendatang, serta memperkirakan perannya sebagai kekuatan global dan bagaimana hal tersebut dapat menentukan hubungannya dengan seluruh dunia.

 

"Apabila masih ada kemungkinan untuk mundur, lahirnya Eropa kembali adalah komitmen bersama yang dapat menguntungkan semua orang, jauh melampaui benua Eropa."

 

Pembicara – Nicolas Tenzer

Nicolas Tenzer, Presiden Centre d’études et de recherches administratives et politiques (CERAP) atau Pusat Studi dan Riset Administrasi dan Politik, sebelumnya pernah memegang jabatan penasihat Menteri Ekonomi dan Keuangan, penyidik pada badan pemeriksa keuangan Prancis serta direktur Komisi Rencana Strategis (kabinet Perdana Menteri). Ia telah beberapa kali menjabat sebagai kepala misi khusus terkait masalah-masalah internasional untuk pemerintah Prancis dan berbagai organisasi internasional di Bosnia dan Herzegovina, Bulgaria, Aljazair, Ukraina, Montenegro, Serbia, Haiti, Maroko dan Yordania. Ia adalah salah satu pendiri, mantan presiden dan saat ini presiden kehormatan pada organisasi nonprofit Initiative pour le développement pour l’expertise française à l’international et en Europe (IDEFIE), juga anggota komite, direktur keuangan dan presiden eksekutif Institut Aspen France.

 

Nicolas Tenzer juga telah menulis tiga laporan untuk pemerintah Prancis, serta merupakan penulis 21 buku dan editor majalah Le Banquet.  Ia adalah penerima gelar kehormatan chevalier de la Légion d’Honneur dan chevalier des Arts et des Lettres.


Share:

PARTNER