Diskusi Budaya

CAFE-PHILO: BISAKAH KITA TIDAK EGOIS?

27 November 2019 | 18.00 | Mediatek IFI Thamrin
Gratis | Reservasi: mediatheque@ifi-id.com

Tahukah Anda apa kata “égoïsme” dalam bahasa Indonesia? Dalam bahasa Polandia, Albania, Yiddish, Catalan, Portugis dan lain-lain? Egoism, egoismo.

Di mana-mana, kata itu berakar kata sama yaitu ego yang berarti “saya”, “aku” yang. diyakini mengandung arti “semua untuk diri sendiri”. Begitu juga dengan definisi kata egois yang terdapat di semua benua dan di setiap individu tanpa terkecuali. Tetapi, dalam suatu kondisi, apakah kita bisa bersikap masa bodoh, bagaimana jika kita semua egois? Inilah yang akan menjadi pokok bahasan Café philo pada hari Rabu tanggal 27 November: “Peut-on ne pas être égoïste ?" (Bisakah kita tidak egois?). L'altruisme (memberi untuk sesama, untuk orang lain), apakah itu mungkin? Pahlawan menyelamatkan seseorang yang tidak ia kenal dari sebuah bahaya besar, apakah ia melakukannya untuk orang itu atau untuk kepentingan dirinya? Dua hal yang bertentangan; kepentingan diri sendiri dan kepentingan orang lain, ini tidaklah mudah.

Kita membutuhkan semuanya: rasa egois, sikap realistis, berbagi dengan sesama dan memahami kemanusiaan. Marilah memperdebatkannya dengan suasana hati yang senang, sambil menikmati kue-kue pastry, teh dan kopi yang disuguhkan secara cuma-cuma oleh Institut Prancis Indonesia !


Share:

PARTNER