Kerjasama

Joint Working Group Kerja Sama Prancis-Indonesia ke-9 di Yogyakarta Dihadiri Lebih Dari 220 Peserta

Para peserta Joint Working Group (JWG) Prancis – Indonesia ke-9  di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

 

3-4 Mei 2017

Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

 

Universitas Gadjah Mada (UGM) yang prestisius menjadi tuan rumah Joint Working Group (JWG) Kerja Sama Universitas dan Ilmiah Prancis-Indonesia ke-9 di Yogyakarta tanggal 3 dan 4 Mei lalu.

 

JWG yang merupakan acara utama bagi kerja sama antarkedua negara ini diselenggarakan secara bersama-sama oleh Institut Prancis di Indonesia (IFI), Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (RISTEKDIKTI), serta satu universitas yang menjadi tuan rumah, di bawah naungan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Prancis. JWG diselenggarakan setiap tahun, secara bergantian di Prancis dan di Indonesia.

 

Bapak Jean-Charles Berthonnet, Duta Besar Prancis untuk Indonesia, memberikan sambutan pembukaan JWG

Lebih dari 220 peserta berangkat ke edisi ke-9 acara ini, dan 52 di antaranya merupakan perwakilan dari institusi Prancis. Delegasi Indonesia, yang terdiri atas sekitar 170 orang dan di antaranya terdapat sejumlah Rektor, Wakil Rektor dan dekan, mewakili lebih dari 50 institusi, yang kesemuanya adalah universitas terakreditasi “A” oleh Kemristekdikti.

 

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, sejumlah pertemuan tematik diselenggarakan untuk menetapkan prioritas dalam hal penelitian dan untuk membangun kerja sama baru. Untuk edisi ke-9 ini, pembahasan terfokus pada 6 tema kerja, yaitu ketahanan pangan dan pertanian, kesehatan dan medis, energi, teknologi informasi dan komunikasi, ilmu humaniora dan sosial, serta ilmu kelautan dan maritim. Hasil dari sejumlah workshop yang masing-masing dipimpin oleh pasangan moderator dari universitas Prancis dan Indonesia ini dipresentasikan di hadapan seluruh peserta pada penghujung dua hari kerja tersebut.

Bapak Marc Piton (IFI), Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. (RISTEKDIKTI), Bapak Jean-Charles Berthonnet (Duta Besar Prancis untuk Indonesia), dan Dr. Paripurna, S.H., M.Hum., LL.M. (UGM)

Acara ini dilengkapi dengan makan malam gala di restoran yang terdapat di lingkungan istana Sri Sultan Hamengkubuwono X, Sultan Yogyakarta dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, pada tanggal 3 Mei, serta makan malam di Candi Prambanan, warisan budaya Indonesia, yang dilanjutkan dengan pertunjukan wayang orang yang menceritakan epik tradisional India, Ramayana.

 

JWG yang menginjak tahun ke-10 tahun 2018 akan diselenggarakan di Prancis. Saat ini sudah ada dua universitas yang menjadi kandidat tuan rumah acara tersebut, yaitu Universitas Montpellier atau Universitas Poitiers.

Bapak Marc Piton, Konselor Kerja Sama dan Kebudayaan – Direktur IFI, pada acara pembukaan JWG