Seminar

Peran Penting Situs-Situs Kecil Di Pesisir Utara Jawa Tengah

Oleh Veronique Degroot
15 November 2017 | 18.00
IFI Thamrin

Jalan M.H. Thamrin No. 20, Jakarta Pusat

GRATIS

Reservasi: Eventbrite

Di Indonesia, seperti di banyak negara lain, para arkeolog biasanya lebih memperhatikan situs-situs bersejarah besar yang mereka sebut sebagai “pusat peradaban”. Situs-situs tersebut tentu saja mengesankan dan menarik baik bagi para peneliti, masyarakat umum maupun pemerintah lokal; bahkan pemerintah sering kali mengistimewakannya untuk kepentingan pariwisata. Namun, sejarah apa yang sedang kita tuliskan bila kita hanya melirik pusat-pusat kerajaan dan melupakan daerah-daerah satelitnya? Bagaimana dengan kondisi demikian kita dapat menempatkan sebuah kerajaan di atas peta? Situs-situs yang kita anggap kecil ternyata memainkan peran yang sangat penting. Situs-situs tersebut memberikan kita sudut pandang lain mengenai sejarah sosial budaya sebuah negeri di luar kehidupan ibukotanya.

 

Pada seminar ini, Véronique Degroot akan mempresentasikan hasil-hasil awal survei arkeologi sistematis pertama di pantai utara Jawa Tengah. Dari pantai hingga pegunungan, Véronique Degroot akan mengajak kita untuk mengeksplorasi situs-situs Hindu-Buddha ternama di Jawa Tengah, peninggalan-peninggalan dari zaman Majapahit, serta beberapa contoh percampuran antara tradisi Hindu dan megalitik. Selain itu, dengan merangkai kembali potongan-potongan temuan yang terpisah, seperti tumpuan patung dan patung, kita bisa mendapatkan gambaran mengenai kehidupan di wilayah tersebut selama periode Hindu-buddha dan dapat melihat bagaimana pusat-pusat kebudayaan timbul-tenggelam silih berganti.

 

Pembicara

Selepas mengkaji arkeologi zaman kuno klasik, Véronique Degroot akhirnya mendapatkan gelar master di bidang seni dan arkeologi Asia Tenggara dari School of Oriental and African Studies di London, kemudian gelar doktor dari Universitas Leiden, Belanda. Ia pernah menjadi konservator wilayah Asia Selatan dan Tenggara di Museum Etnologi Nasional Belanda, kemudian pada tahun 2012 bergabung dengan Lembaga Penelitian Prancis untuk Kajian Timur Jauh (EFEO). Saat ini, Véronique Degroot menjabat sebagai Penanggung Jawab EFEO Jakarta. Penelitian-penelitiannya berfokus pada periode Hindu-Buddha kuno (abad ke-1 sampai ke-10 M), utamanya di wilayah Jawa dan Sumatra.